Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Banyak Kota di Indonesia Harus Belajar dari Keberhasilan Wonosobo Menata Alun-Alun sebagai Ruang Terbuka Hijau Sekaligus Memanusiakan PKL

Yoga Aditya L oleh Yoga Aditya L
19 April 2024
A A
Alun-Alun Wonosobo, Alun-Alun Terbaik di Indonesia (Unsplash)

Alun-Alun Wonosobo, Alun-Alun Terbaik di Indonesia (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Belajar dari Alun-Alun Wonosobo

Ketika PKL berbondong-bondong berjualan di alun-alun kota, maka pasti akan terlihat sangat ramai. Namun, kebersihan kemudian menjadi masalah tersendiri. Belum lagi masalah jatah lahan yang terkadang harus berebut untuk mendapatkan kesempatan berjualan. Ini kerap digunakan oleh sebagian oknum untuk mendapatkan uang lebih dari pungutan liar. 

Masalah kemudian merembet dan membesar. Parkir liar tumbuh secara subur tanpa ada komando dari pemerintah. Kemacetan jalan kemudian terjadi dan dianggap lumrah.

ADVERTISEMENT

Sederet masalah tersebut kemudian tidak dapat diatasi oleh pemerintah daerah saja. Penggunaan lahan di ruang hijau untuk perdagangan saja sudah menyalahi kodrat dari ruang hijau itu sendiri. Saya rasa, Alun-Alun Wonosobo berhasil melewati tantangan ini.

Tentu ketika prosedur diawal saja bermasalah, pemerintah tidak akan berani mengambil sikap selanjutnya. Apalagi aktivitas itu jelas ilegal dan mengandalkan sisi kemanusiaan dari satu perspektif semata.

Jalin komunikasi, bukan kepentingan

Alun-Alun Wonosobo dapat dikatakan lebih baik dalam problem penempatan PKL dibandingkan kota lainnya. Proses komunikasi yang lebih intens antara para pedagang dan pemerintah dilakukan secara terus-menerus. 

Akhirnya, Pemerintah Wonosobo menyediakan tempat yang lebih layak bagi para PKL. Dan, pemerintah juga melakukan promosi lewat media sosial pemerintah untuk mempopulerkan tempat tersebut sebagai tempat wisata kuliner andalan daerah.

Seandainya masing-masing pihak hanya sekadar mendorong kepentingan pribadi maka niscaya tidak akan ada solusi yang ditemukan. Masalah ini bukan masalah pemerintah saja, tapi juga problem sosial yang pelakunya adalah warga daerah itu sendiri. 

Seandainya Pemerintah Wonosobo menggusur para pedagang tanpa solusi, maka yang terjadi adalah aksi kekecewaan. Padahal, sejak awal, alun-Alun itu bukan tempat yang diperuntukkan bagi PKL. Kalau pemerintah saja tidak taat dengan peraturan yang dibuat maka bagaimana dengan warganya?

Baca Juga:

Klaten sejatinya bukan kota, tapi obat mujarab buat wargi Jogja yang stres karena padatnya jalanan

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

Sekarang, di Alun-Alun Wonosobo, para pelaku PKL yang tadinya berjualan di alun-alun kota mulai terbiasa dengan tempat yang baru. Selain lebih sejuk, juga ternyata lebih dekat dengan sekolah dan aktivitas keagamaan. 

Alih-alih akan mendapatkan perlawanan yang sengit dari para PKL, pemerintah setempat justru mendapatkan apresiasi. Mereka dianggap mampu memindahkan PKL ke tempat yang lebih layak bahkan melakukan promosi via media sosial pemerintah. 

Proses komunikasi menjadi penting. Hanya dengan komunikasi yang baik, potensi konflik dapat diredam sekaligus solusi yang lebih baik dapat ditemukan.

Penulis: Yoga Aditya L

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Alun-Alun Wonosobo Dianggap Sepi, Bukti Pendatang Gagal Paham dengan Kehidupan Warga Setempat

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2026 oleh

Tags: alun-alun purbalinggaAlun-Alun Terbaik di Indonesiaalun-alun wonosobojawa tengahKabupaten Alun-Alun WonosoboKecamatan Alun-Alun WonosoboPemerintah WonosoboPenataan Alun-Alun Wonosobowonosobo
Yoga Aditya L

Yoga Aditya L

ArtikelTerkait

culture shock si inyong arek kota surabaya terminal mojok

Ekspektasi Tak Sesuai Kenyataan, Tetap Bangga Bilang Inyong Arek Suroboyo

17 April 2021
Alun-alun Purwokerto Jadi Semakin Cantik Setelah Renovasi, tapi Tetap Problematik

Alun-alun Purwokerto Jadi Semakin Cantik Setelah Renovasi, tapi Tetap Problematik

2 April 2024
5 Tips KKN di Demak dari Pemuda Setempat (Unsplash)

5 Tips KKN di Demak dari Pemuda Setempat yang Prihatin Melihat Ada Mahasiswa Diusir Warga

1 Agustus 2023
Berapa sih Penghasilan Ideal untuk Hidup Nyaman di Jawa Tengah? Sini Saya Beri Hitungannya

Berapa sih Penghasilan Ideal untuk Hidup Nyaman di Jawa Tengah? Sini Saya Beri Hitungannya

20 Januari 2025
Sinyal 5G di Solo Rasanya Sama Saja seperti 4G. Menyedihkan! (Unsplash)

Sinyal 5G di Solo Rasanya Sama Saja seperti 4G, Padahal Kota Besar dengan Sinyal Stabil

31 Agustus 2023
3 Kuliner Magelang yang Layak Dikenal Orang Banyak selain Kupat Tahu

3 Kuliner Magelang yang Layak Dikenal Orang Banyak selain Kupat Tahu

1 November 2024
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang Mojok.co

Selain rumah makan Padang, usaha fotokopi juga identik dengan orang Minang

23 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026
Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru Mojok.co

Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru

22 Agustus 2026
7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan Mojok.co

7 hal yang sebaiknya diajarkan saat PKKMB, bikin atribut aneh dan tradisi nggak bermanfaat lain mending dihapuskan

21 Agustus 2026
Ngeri! Rekening Bank Mandiri bisa diblokir atas permintaan aparat (Unsplash)

Rekening Bank Mandiri hilang sekali klik sukses melahirkan rasa takut karena pemblokiran tanpa proses hukum bisa menimpa siapa saja

24 Agustus 2026
30 menit ngopi di angkringan, puluhan info bawah tanah saya dapat (Shutterstock)

30 menit ngopi di angkringan, saya bisa mengakses puluhan informasi bawah tanah

23 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.