Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Srumbung Boleh Jadi Kecamatan Paling Menyedihkan di Kabupaten Magelang, tapi Tetap Ada yang Bisa Dibanggakan di Sini

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
15 April 2025
A A
Srumbung Boleh Jadi Kecamatan Paling Menyedihkan di Kabupaten Magelang, tapi Tetap Ada yang Bisa Dibanggakan

Srumbung Boleh Jadi Kecamatan Paling Menyedihkan di Kabupaten Magelang, tapi Tetap Ada yang Bisa Dibanggakan (Kang Henry Irawan via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu saya pernah menulis soal Kecamatan Srumbung yang berada di Kabupaten Magelang. Dalam tulisan tersebut saya menyebut bahwa kecamatan ini layak dinominasikan sebagai kecamatan paling menyedihkan se-Kabupaten Magelang. Bukan tanpa alasan saya mengatakan demikian. Jalan yang rusak parah bertahun-tahun, minimnya fasilitas umum, hingga letaknya yang jauh dari ibu kota kabupaten menjadi alasan utama. 

Meski terlihat begitu menyedihkan, rupanya ada beberapa hal yang bisa dibanggakan juga dari kecamatan seluas 53,18 kilometer persegi ini. Saya mencoba merangkum dan membagikannya pada jamaah mojokiyah.

ADVERTISEMENT

#1 Lingkungan sekitar masih asri dan pemandangan cantik

Srumbung merupakan wilayah Kabupaten Magelang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sleman, DIY. Kecamatan ini juga berada tak jauh dari Gunung Merapi. Jadi tak usah heran apabila tanah di sini begitu subur. 

Di sini, kalian masih bisa menjumpai sawah hijau yang menghampar luas. Tak banyak bangunan beton berdiri di kecamatan ini. Udara juga masih terasa segar karena tak banyak polusi dan kendaraan yang lalu-lalang. Yah, kecuali lalu-lalang truk-truk besar pengangkut pasir dan batu dari Merapi, sih. Tapi itu urusan lain. Yang jelas, lingkungan di kecamatan ini masih asri dan terjaga.

Selain itu, karena terletak tak jauh dari Merapi, pemandangan di kecamatan ini juga cantik. Apabila cuaca sedang cerah, kita bisa melihat pemandangan Merapi dan Merbabu dari kecamatan ini. Rasanya nggak perlu jauh-jauh mencari tempat healing, mampir ke Srumbung Magelang dan melihat hamparan sawah hijau di bawah kaki Gunung Merapi sudah cukup untuk mengobati penatnya hari.

#2 Srumbung Magelang terkenal sebagai penghasil sayuran khususnya cabai dan salak nglumut

Seperti yang saya katakan di atas, Srumbung dianugerahi tanah yang subur. Berbagai tanaman tumbuh di sini, misalnya saja sayur-sayuran hingga buah seperti salak.

Kalian perlu tahu, Srumbung juga menjadi daerah penghasil sayuran di Kabupaten Magelang, khususnya cabai. Mengutip data BPS Kabupaten Magelang, tahun 2023 lalu Srumbung berada di urutan ke-7 se-Kabupaten Magelang sebagai penghasil cabai rawit terbanyak, yakni sekitar 25 ribu kuintal. Selain cabai, sayuran seperti kol, tomat, dll., juga tumbuh subur di sini.

Srumbung juga punya salak nglumut yang menjadi andalan. Salak ini banyak dibudidayakan di Desa Nglumut, Kecamatan Srumbung. Rasanya yang manis membuat buah satu ini diincar banyak orang. Menurut Good News From Indonesia, salak nglumut ini memiliki ciri bentuk buah segitiga dengan pangkal meruncing. Kulit buahnya bersisik tersusun seperti genting pendek dan berwarna coklat kekuningan. Dinding bagian dalam kulit berserat dan dagingnya berwarna putih kekuningan. Banyak yang menyebut buah ini dengan nama salak pondoh super.

Baca Juga:

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

#3 Diberkahi tempat wisata alam yang memanjakan mata

Siapa sangka kalau Srumbung yang selama ini terkenal dengan jalan rusaknya ternyata juga punya potensi wisata alam yang tak kalah dari daerah lain di Magelang. Kecamatan ini memiliki beberapa tempat wisata alam yang bisa dipertimbangkan untuk dikunjungi.

Pertama, di sini ada objek wisata Jurang Jero. Dari sini, kita bisa melihat gagahnya Merapi dan hamparan pepohonan hijau. Ada gardu pandang yang tersedia bagi kalian yang ingin mengabadikan pemandangan di sekitar sini. Selain menyuguhkan pemandangan alam, wisatawan yang datang juga bisa merasakan petualangan dengan menyewa mobil jeep, naik ATV, dan bahkan camping di sini.

Selanjutnya, ada Embung Mranggen atau disebut juga Embung Dewi Suba yang berada di Desa Mranggen, Kecamatan Srumbung. Saya beberapa kali pergi ke embung ini untuk berolahraga. Tempatnya memang asyik untuk berolahraga santai seperti jalan kaki atau jogging. Di sini, kita juga bisa duduk-duduk di pinggiran embung untuk menikmati pemandangan. Biasanya kalau cuaca cerah, kita bisa melihat puncak Merapi dari embung ini.

Selanjutnya, ada Waterpark Tirto Redjo. Ini adalah wahana air yang bisa dikunjungi di Srumbung Magelang. Letaknya berada di Desa Sudimoro, Kecamatan Srumbung. Untuk ukuran wahana air di kecamatan, tempat ini boleh lah dikunjungi. Fasilitasnya cukup lengkap, tempatnya pun luas, apabila kalian punya anak atau ponakan, pasti senang diajak ciblon di sini.

Ternyata Srumbung nggak sepenuhnya menyedihkan, kan. Masih ada beberapa hal yang bisa dibanggakan dari kecamatan ini dan patut disyukuri. Meski begitu tetap saja masalah jalan rusak dan fasilitas umum yang kurang harus segera diperbaiki pihak Pemkab Magelang. Harapannya agar Srumbung semakin maju dan jadi salah satu tujuan wisata di Kabupaten Magelang.

Penulis: Intan Ekapratiwi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Srumbung, Kecamatan Paling Menyedihkan di Kabupaten Magelang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 April 2025 oleh

Tags: kabupaten magelangmagelangsrumbungSrumbung Magelang
Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Redaktur Terminal Mojok yang suka nonton drama Korea.

ArtikelTerkait

Pertama Kali ke Candi Umbul Magelang Berujung Kecewa karena Merasa Dibohongi. Katanya Candi, tapi Nggak Ada Bangunan Candinya

Pertama Kali ke Candi Umbul Magelang Berujung Kecewa karena Merasa Dibohongi. Katanya Candi, tapi Nggak Ada Bangunan Candinya

26 Juni 2025
Untidar Magelang Bukan Kampus Anak Manja (Unsplash)

Untidar Magelang Bukan Kampus Anak Manja yang Sukses Menanamkan Karakter Kewirausahaan

2 Oktober 2023
Dear Tetangga, Tolong Kendalikan Hewan Peliharaan Anda! (Unsplash)

Tetangga yang Nggak Niat Mengurus Hewan Peliharaan Wujud Kehidupan Tanpa Adab: Kalau Nggak Niat Pelihara, Mending Nggak Usah

24 Maret 2026
5 Hal yang Dimiliki Magelang dan Nggak Bisa Saya Jumpai di Semarang

5 Hal yang Dimiliki Magelang dan Nggak Bisa Saya Jumpai di Semarang

29 Oktober 2025
Terjebak di Lampu Merah Artos Magelang Bisa Ditinggal Naik Haji Dulu Saking Lamanya Mojok.co

Terjebak Lampu Merah Artos Magelang Bisa Ditinggal Naik Haji Dulu Saking Lamanya

7 April 2024
3 Rekomendasi Makanan Murah Rp5 Ribuan untuk Anak Kos Magelang

3 Rekomendasi Makanan Murah Rp5 Ribuan untuk Anak Kos Magelang

25 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Larang thrifting boleh saja, asal baju lokal harganya nggak bikin puasa seminggu

Larang thrifting boleh saja, asal baju lokal harganya nggak bikin puasa seminggu

10 Agustus 2026
Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026
Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua Mojok.co

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

7 Agustus 2026
Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

9 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.