Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Fitnah di Among Us Nggak Seberapa Dibanding di Permainan Karambol

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
21 Oktober 2020
A A
Fitnah di Among Us Nggak Seberapa Dibanding di Permainan Karambol terminal mojok.co

Fitnah di Among Us Nggak Seberapa Dibanding di Permainan Karambol terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sepak bola memang segalanya di kampung saya. Olahraga yang nggak hanya memeras keringat, tetapi juga memeras keberuntungan orang di luar lapangan. Benar, melalui judi, sepak bola kampung rasanya akan selalu abadi. Lihat aja bapak-bapak atau mas-mas pakai sarung, kalau sudah berkumpul, Jackpot Society rasanya bakal minder.

Namun, ketika saya dijejali pertanyaan olahraga apa yang dipilih untuk mengisi waktu luang, sepak bola luput dari pilihan. Edan po main sepak bola di kala waktu luang. Bukan juga badminton, catur, atau bahkan lompat tali. Pilihannya jatuh pada olahraga komunal yang bernama karambol.

Karambol adalah pilihan yang tepat. Tidak ada kubu. Semua adalah lawan. Tidak ada kawan, semua adalah tentang kombinasi kristal dan bedak, jentikan jemari yang mematikan, ditambah lambe yang nggak bisa berhenti ngomongin orang. Wes toh, apa yang lebih paripurna daripada itu semua?

Kenapa bukan catur? Sebuah cabang olahraga yang selalu diselenggarakan dalam ajang olimpiade cakruk? Jawabannya adalah catur permainan yang nggak losss dolll melepas penat. Justru, bagi sebagian orang, malah nambah beban masalah. Apalagi, jika judi nyelip dengan khusyuk di tengahnya.

Selain itu, catur itu mikir. Nggak bisa sambil ketawa-ketiwi ngomongin Mbak Dewi yang kemarin bawa pacarnya ke kampung. Catur juga penuh dengan tekanan, apalagi lawannya Pak RT yang sekali gerakin pion, lima menit lamanya. Gerakan Pak RT memang nggak segesit kinerja DPR dalam menetapkan RUU Cipta Kerja. Nggak mbois blas.

Saya hanya ketawa ketika ada yang bilang gim Among Us (yang baru naik itu), adalah sarana yang tepat untuk saling fitnah. Maaf, Kisanak, sebelum Among Us ada, fitnah selalu terjadi di permainan karambol. Apalagi main pasca mabuk, menentukan giliran itu susahnya setengah mati. Kami seakan cosplay jadi kepala negara yang linglung dengan janji-janji kala pemilu dulu.

Saya mengamati, objek fitnah yang dikaji bukan dari anggota yang sedang memainkan, melainkan pihak-pihak yang nggak ada di cakruk. Nah, serunya, pasti ada saja impostor yang lambenan kepada pihak yang menjadi objek kajian gibah. Ini sungguh menegangkan manakala meluruskan nalar, kritis, dan halusinasi pasca mabuk tadi.

Ada beberapa indikasi impostor saat main karambol yang bisa saya catat dan telaah. Pertama, bagi si paling kuat minum. Ini lambung kuda. Kala beberapa teguk banyak orang sudah terbang, modelan ini masih bertahan di garda terdepan. Nah, bisa saja kan si pemilik kesadaran paling tinggi ini mengorek banyak informasi.

Baca Juga:

Teror Ninja di Banyuwangi, Pembantaian yang Bermula dari Fitnah

Membela Kaum Dedemit yang Sering Kena Fitnah Manusia

Kenapa harus karambol? Jelas, dengan karambol fokus seseorang akan menjadi berkurang, tetapi nyaman. Ini yang nggak dimiliki oleh catur atau malah sepak bola.

Kedua, si paling jago karambol. Nah, ini yang seru. Ketika ada yang jago main karambol, biasanya ia akan mendominasi. Ia diam pun diperhitungkan. Saya percaya petuah tong kosong nyaring bunyinya. Nah, yang kalahan ini biasanya nggambleh terus dan bakal ngomongin apa pun yang ada di kepalanya saat itu.

Ketiga, si paling gampang kesemutan. Ini juga rawan jadi impostor pembocor gibah di cakruk. Kan karambol itu olahraga yang paling merakyat, dimainkan saat sila, bisa guyub bebarengan. Nah, ketika sila seperti ini biasanya ia akan mencari momen dengan alasan kesemutan, padahal ia mendengarkan semua gibah.

Pada titik tekan ini, Among Us jelas nggak ada apa-apanya ketimbang karambol. Damage yang dihasilkan Among Us paling berupa video lucu atau tangkap layar yang nggak lucu-lucu amat itu. Sebaliknya, damage yang dihasilkan kala main karambol begitu luar biasa jika ada satu bajingan bernama impostor. Nggak hanya video, tapi satu desa bisa geger dari gibah satu kelompok saja.

Hasil gibah Among Us paling hanya bermuara di akun-akun repost doang. Lihat, nih, kalau permainan karambol masalah yang diciptakan bisa bermuara sampai kantor desa atau bahkan KUA. Nggak cuma sampai sana, gara-gara gibah saat main karambol, arena main layangan di desa saya bisa terbelah karena gap-gapan.

Dari hal sederhana bernama permainan karambol, kok saya punya ide menarik, ya. Coba saja para DPR RI yang terhormat itu adain Karambol Cup. Semua anggota DPR harus main, dan bersenang-senang. Saya jamin, rakyat yang diwakilkan bakalan seneng.

Loh, wakil rakyat kok main-main?

Ya, lihat saja ketika mereka kerja, hasilnya bikin susah satu negara, kan?

Sumber gambar: YouTube TapGameplay

BACA JUGA Jadilah Impostor Sukses nan Menyebalkan di Game Among Us dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2020 oleh

Tags: Among Usfitnahkarambol
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

cabor olimpiade selain skateboard mojok

Selain Skateboard, Beberapa Olahraga Ini Wajib Masuk Cabor Olimpiade

28 Juli 2021
Citra Hand Body Bengkoang_ Lotion yang Dituduh Jadi Penyebab Lebatnya Bulu terminal mojok

Citra Hand Body Bengkoang: Lotion yang Dulu Dituduh Jadi Penyebab Lebatnya Bulu

24 Juni 2021
fitnah tenaga medis mojok

Menyebar Fitnah terhadap Tenaga Medis Adalah Cara Bahagia Orang-orang dengan Otak Sebesar Kacang Polong

24 Juli 2020
ronda MOJOK.CO

6 Tipe Mas-mas yang Selalu Ada Ketika Ronda

9 Juli 2020
alasan gosip disukai mojok

Kenapa sih Orang-orang Suka Banget sama Gosip?

8 Agustus 2021
Teror Ninja di Banyuwangi, Pembantaian yang Bermula dari Fitnah

Teror Ninja di Banyuwangi, Pembantaian yang Bermula dari Fitnah

30 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

31 Januari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.