Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Arsenal dan Cerita Transfer: Antara Kekesalan dan Usaha Membeli Diri Sendiri

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
3 Agustus 2020
A A
Arsenal dan Cerita Transfer_ Antara Kekesalan dan Usaha Membeli Diri Sendiri MOJOK.CO

Arsenal dan Cerita Transfer_ Antara Kekesalan dan Usaha Membeli Diri Sendiri MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Konon, kelancaran Arsenal di bursa transfer ditentukan oleh status mereka di panggung Eropa. Gagal juara FA Cup, artinya duit belanja cuma sedikit. Namun, alhamdulillah, The Gunners bisa menjadi juara setelah menang atas Chelsea. Lantas, apakah duit belanja di musim panas ini akan lebih banyak?

Jujur saja, saya tidak bisa memberikan jawaban yang pasti. Musim lalu saja, ketika diberitakan hanya punya 30 juta paun, Arsenal bisa mendatangkan Nicolas Pepe dengan harga 75 juta paun. Memang, Pepe dibeli dengan cara dicicil. Singkat kata, soal keuangan klub untuk saat ini lebih susah ditebak ketimbang beberapa tahun ke belakang.

ADVERTISEMENT

Oleh sebab itu, ketimbang membicarakan ranah yang kita semua tidak bisa meraba dengan pasti, lebih baik fokus ke ranah lainnya. Yang ingin saya tegaskan adalah masalah penjualan pemain dan kebutuhan skuat saat ini.

Arsenal dan kekesalan di sekitar Guendouzi

Setiap kali menulis soal berita transfer, saya selalu menegaskan kalau pekerjaan yang justru paling sulit adalah menjual. Ketika performa pemain sedang buruk atau tidak ada peminat, harga akan jatuh. Bahkan tidak hanya itu saja variabel untuk menentukan harga pemain. Sifat dan sikap pemain juga bisa berpengaruh. Dan untuk soal ini, Arsenal boleh merasa kesal.

Bagaimana tidak kesal, ketika skuat baru saja selesai melakoni final FA Cup, Matteo Guendouzi sudah berlibur duluan. Mungkin saja, pemain asal Prancis itu mendapatkan izin dari klub untuk pergi. Seperti izin yang diberikan Arsenal kepada Mesut Ozil. Sebuah sikap yang bermakna bahwa 2 pemain ini memang akan dilepas.

Sikap Guendouzi, nampaknya sudah sangat sulit untuk diampuni. Tidak terlihat usaha untuk memperbaiki diri. Bagi Mikel Arteta, sikap seperti ini artinya pintu keluar dari Arsenal. Nah, menyikapi sikap si pemain, manajemen Arsenal perlu berhati-hati.

Jika tantangan dari usaha menjual Ozil adalah soal gaji, manajemen Arsenal perlu menjaga mood klub peminat Guendouzi. Jangan sampai, soal sikap buruk si pemain menjadi narasi utama. Meskipun si pemain memang sangat berbakat, jika tidak ada sikap dewasa dan profesional, tidak akan ada klub besar yang mau memakai jasanya.

Padahal, kita tahu kalau uang hasil penjualan si wonderkid itu akan digunakan untuk membeli pemain baru. Atau, bisa juga, si pemain digunakan dalam sistem pertukaran pemain plus sejumlah uang. Kekesalan yang mengitari sosok Guenzdouzi ini perlu menjadi perhatian serius manajemen Arsenal.

Baca Juga:

Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Membeli diri sendiri

Apakah pembaca menonton pertandingan Arsenal vs Chelsea? Melihat cara Arsenal bermain, khususnya 11 pemain utama, seperti tidak terlihat bahwa mereka membutuhkan pemain baru. Kecuali, memang, ketika menengok bangku cadangan. Hampir tidak ada pemain di bangku cadangan yang punya kualitas untuk “mengubah jalannya pertandingan”.

Padahal, keseimbangan skuat juga mencakup keseimbangan 11 pemain utama dan mereka yang duduk di bangku cadangan. Kualitasnya tidak boleh terlalu jomplang.

ADVERTISEMENT

Namun, fokus saya di sini adalah sebuah fokus yang pasti tidak populer di mata fans. Kalau melihat dari performa di laga final saja, sebetulnya membeli pemain baru tidak harus menjadi proyek utama di musim panas. Proyek utama adalah menanamkan visi, misi, dan identitas Mikel Arteta ke dalam kepala pemain.

Mikel Arteta, yang datang di pertengahan musim, tentu membutuhkan fase pra-musim supaya ide bermainnya bisa diserap lebih efektif. Jika dalam waktu 6 bulan saja sudah terlihat perubahan, seiring waktu, keyakinan akan perbaikan pasti besar. Oleh sebab itu, setelah bergabungnya William Saliba, Arsenal tidak butuh amat membeli pemain.

Yang perlu mereka beli adalah “konsistensi” diri sendiri. Dan, bagi saya, harga sebuah konsisten ini lebih mahal ketimbang pesepak bola mana saja.

Duet Granit Xhaka dan Dani Ceballos memang belum sempurna. Namun, keduanya sudah tahu caranya bermain dengan ide Arteta. Di lini depan, Eddie Nketiah belum sampai ke level tertinggi. Namun, karena kemudaannya, kita bisa memaklumi segala kesalahan dan kekurangan di tengah perkembangan.

Kalau masih ingin bermain dengan skema 3 bek, trio Rob Holding, David Luiz, dan Saliba terlihat menjanjikan. Untuk pelapis, masih ada Shkodran Mustafi dan Papa Sokratis.

Untuk lini depan, saya rasa, baru bisa diraba setelah ada kepastian soal masa depan Aubameyang dan Lacazette. Bisa jadi, akan ada satu penyerang sayap baru yang dibeli. Namun, mau dikemanakan Bukayo Saka dan Reiss Nelson? Oleh sebab itu, inilah opini tidak populer itu, ketika Arsenal tidak membeli pemai baru.

Tentu saja, opini tidak populer ini cuma sebatas tulisan di atas layar. Kita semua tahu dan pasti sepakat kalau Arsenal selalu punya cara ajaib untuk menyakiti diri sendiri. Mulai dari masalah inkonsistensi dan cedera. Sekian soal opini tidak populer. Soal nama-nama potensial, kita bahas lain waktu.

BACA JUGA Milan Kalahkan Juventus, tapi Dapat Penalti, Milanisti Kecewa dan tulisan Yamadipati Seno lainnya. 

ADVERTISEMENT

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Agustus 2020 oleh

Tags: arsenalartetaguendouziliga inggrisozilrumor transfer
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

mohamed elneny mesut ozil arsenal liga inggris mourinho NLD MOJOK.CO

Mesut Ozil dan Arsenal: Kisah Klasik Cinta Tak Harus Selalu Bersama

15 Agustus 2020
Arsenal Butuh Factory Reset terminal mojok

Arsenal Butuh Factory Reset

1 September 2021
Kangen Arsenal karena Piala Dunia 2022 Bikin Muak (Unsplash)

Kangen Arsenal karena Piala Dunia 2022 Bikin Muak, Bahkan Sebelum Sepak Mula

20 November 2022
Arsenal Menjual Balogun Meninggalkan Siluet Kepergian Serge Gnabry (Unsplash)

Arsenal Menjual Balogun, Meninggalkan Siluet Kepergian Gnabry

26 Agustus 2023
petr cech chelsea kepa kiper mojok

Cech Turun Gunung dan Kiper Chelsea yang Makin Linglung

21 Oktober 2020
manchester united Liverpool MOJOK

Manchester United, eh, Penchester United Pantas Jadi Juara dari Jalur Penalti

11 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja Mojok.co

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja

23 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026
KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar Mojok.co

KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar

20 Agustus 2026
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini Mojok.co

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyepelekan mahasiswa Administrasi Pemerintahan bukti dia keliru memahami jurusan ini 

22 Agustus 2026
Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1 Mojok.co

Kuliah S2 itu cuma lanjutan, kualitas asli seseorang justru terlihat saat kuliah S1

18 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.