Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sebaiknya para pejabat berhenti bawa-bawa Jawa Timur untuk tameng atas gaya bicara yang arogan

Dodik Suprayogi oleh Dodik Suprayogi
23 Juli 2026
A A
Sebaiknya para pejabat berhenti bawa-bawa Jawa Timur untuk tameng atas gaya bicara yang arogan

Sebaiknya para pejabat berhenti bawa-bawa Jawa Timur untuk tameng atas gaya bicara yang arogan (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Label untuk orang Jawa Timur itu ada banyak. Kami sering dibilang kasar, terlalu blak-blakan, hingga yang paling populer belakangan ini, slengean.

Sebagai warga ber-KTP Jawa Timur asli, dada saya agak sesak mendengar tanggapan yang menyamaratakan gaya bicara kami. Seolah-olah cara kami bersikap selalu identik dengan sifat tidak sopan, bahkan dijadikan tameng pembelaan atas gaya komunikasi pejabat publik yang buruk.

ADVERTISEMENT

Kritik terhadap pernyataan pejabat atau tokoh publik dari Jawa Timur memang sah-sah saja. Namun, menggeneralisasi bahwa semua orang Jawa Timur itu slengean tanpa aturan jelas merupakan sebuah kekeliruan.

Slengean pun ada waktunya

Sebagai orang Jawa Timur, terutama warga Surabaya, nada bicara kami memang cenderung keras dan ceplas-ceplos. Gaya blak-blakan ini kerap bikin kaget kawan-kawan dari Bandung atau Jogja yang dikenal soft spoken dan serba halus. Nada tinggi dan gaya lugas itu sering disalahartikan sebagai kemarahan atau ketidaksopanan.

Padahal, bukan berarti kami tidak punya sopan santun. Itu cuma soal dialek, bukan niat buruk. Gaya santai dan ceplas-ceplos itu biasanya baru kami keluarkan secara lepas saat cangkrukan di warung kopi bersama kawan akrab.

Kami paham betul kapan harus bercanda dan kapan harus bersikap formal. Kalau sedang berada di forum resmi atau menjalankan amanah jabatan publik, warga Jawa Timur juga tahu tata krama.

Slengean beda dengan arogan

Di sinilah letak kerancuan terbesar yang sering terjadi. Banyak orang keliru mencampuradukkan antara gaya slengean dan sikap arogan.

Slengean itu merupakan bentuk komunikasi yang santai, rileks, serta tidak kaku demi mencairkan suasana. Slengean sama sekali tidak berniat merendahkan atau menyakiti perasaan lawan bicara. Sebaliknya, arogan adalah kesombongan murni yang muncul karena merasa lebih tinggi, merasa paling benar, dan enggan mendengarkan orang lain.

Baca Juga:

Alasan Kenapa Saya Tidak Betah Tinggal di Demak

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

Ketika seorang pejabat publik bersikap meremehkan kritik atau merespons persoalan secara menyepelekan, itu bukan lagi gaya slengean khas Jawa Timur. Itu murni tindakan arogan yang kebetulan dilakukan oleh orang Jawa Timur.

Nggak usah bawa-bawa Jawa Timur

Sebagai sesama warga asal Jawa Timur, saya justru menjadi pihak yang paling keras melontarkan protes. Kami sama sekali tidak terima jika karakter daerah kami dijadikan alat untuk memaklumi sikap pongah seseorang demi menutupi buruknya tata kelola komunikasi publik.

Mengatasnamakan gaya Jawa Timur demi membenarkan cara komunikasi publik yang buruk hanya akan mencoreng citra masyarakat luas. Kami bangga dengan identitas daerah kami yang cair dan akrab, tetapi kami jauh lebih menghargai kepatutan serta rasa hormat.

Jika ada figur pejabat yang dikritik karena cara bicaranya yang kurang patut, akuilah hal tersebut sebagai kekurangan pribadi, bukan dibebankan kepada seluruh warga Jatim.

Pada akhirnya, menjadi orang Jawa Timur yang sejati berarti tahu bagaimana cara menempatkan diri secara bijak. Kita boleh bangga dengan karakter yang lugas dan spontan, tetapi jangan sampai kehilangan empati serta rasa hormat.

Slengean yang bermartabat adalah gaya santai yang tetap menjunjung etika. Mari berhenti berlindung di balik kedaerahan hanya untuk menutupi keangkuhan individu. Nggak mbois itu namanya.

Penulis: Dodik Suprayogi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Betapa Pentingnya Ilmu Komunikasi buat Pejabat Negara Kita

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Juli 2026 oleh

Tags: aksen jawa timurjawa timurlogat jawa timur
Dodik Suprayogi

Dodik Suprayogi

Penggiat pertanian yang sedang menempuh pendidikan S2 Ilmu Ekonomi di Universitas Trisakti Jakarta.

ArtikelTerkait

6 Kuliner Madura yang Cocok untuk Dijadikan Oleh-oleh Terminal Mojok

6 Kuliner Madura yang Cocok Dijadikan Oleh-oleh

7 September 2022
Kediri, Kota Paling Romantis tapi Tragis di Jawa Timur (Unsplash)

Kediri, Kota di Jawa Timur yang Menyimpan Kisah Cinta Paling Tragis dan Abadi dalam Sejarah

24 Januari 2024
Pacet Mojokerto, Tempat Terbaik untuk Menikmati Masa Tua (Unsplash) trawas, cangar

Pacet Mojokerto, Tempat Terbaik untuk Menikmati Masa Tua

4 September 2024
7 Pantai di Pacitan yang Cocok Didatangi di Akhir Pekan

7 Pantai di Pacitan yang Cocok Didatangi di Akhir Pekan

29 April 2023
Malang, Kota yang Hobi Bikin Tersesat para Perantau Baru (Unsplash)

Mengembara di Kota Malang: Hampir Tersesat karena Buta Arah sampai Malah Jadi Navigator Andal

16 Januari 2024
3 Titik Jalan Raya Mojoagung Jombang yang Patut Diwaspadai Pengendara Pemula

3 Titik Jalan Raya Mojoagung Jombang yang Patut Diwaspadai Pengendara Pemula

23 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gara-gara pada magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri (Unsplash)

Gara-gara semua orang magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri

21 Juli 2026
4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi ruang publik yang lebih hidup  Mojok.co

4 hal lazim di Jogja yang masih asing di Tulungagung, tapi perlu dicontoh demi jadi daerah lebih hidup 

17 Juli 2026
3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah Mojok.co purwakarta

Ironi Karawang: bikin pusat perbelanjaan, tapi pinjem nama Jakarta karena nggak pede

22 Juli 2026
Drama pembayaran tunai ojol, uang kembalian jadi menguras waktu dan energi saya Mojok.co

Niat beli makanan lewat layanan pesan antar ojol supaya praktis, eh berujung repot karena driver tak punya kembalian

20 Juli 2026
Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer Mojok.co

Alasan orang Semarang seperti saya menghindari nonton di bioskop XXI, lebih memilih Cinepolis walau kalah populer

19 Juli 2026
Setelah Membelah Sleman-Bantul dan Melawan Kemacetan Jogja, Saya Nyatakan Yamaha Aerox Alpha Motor Terbaik di Masa Kini

Setelah Membelah Sleman-Bantul dan Melawan Kemacetan Jogja, Saya Nyatakan Yamaha Aerox Alpha Motor Terbaik di Masa Kini

17 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.