Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Pajak Naik dan UMR Mini Bikin Warga Jawa Tengah Bersyukur karena Diberi Kesempatan untuk Menderita Luar Biasa

Budi oleh Budi
13 Februari 2026
A A
Pajak Naik dan UMR Mini- Sumber Derita Warga Jawa Tengah (Unsplash)

Pajak Naik dan UMR Mini- Sumber Derita Warga Jawa Tengah (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Tahun 2026 ini, warga Jawa Tengah, termasuk saya, benar-benar “mendapat berkah”. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) naik signifikan gara-gara penerapan Opsen PKB sesuai UU No.1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pusat-Daerah. 

Pajak motor matik tahun 2014 yang dulu cuma Rp189.000 sekarang jadi Rp209.500. Naik sekitar Rp20 ribu dan ada yang lebih.

Pajak mobil yang biasa Rp1,4 juta bisa melonjak ke Rp1,9 juta. Bahkan ada yang tembus Rp6 juta! Alih-alih mengeluh, kami warga Jawa Tengah tentu saja bersyukur.

Sebab, itu artinya, kami ikut berkontribusi lebih besar lagi buat pembangunan daerah. Pajak ini langsung mengalir ke kabupaten atau kota untuk perbaikan jalan, jembatan, dan fasilitas publik lainnya. Mantap, kan?

Baca juga Panduan A-Z Sederhana Memahami Apa itu PPN dan Dampak Kenaikannya bagi Rakyat

Berkah Opsen: Pajak naik 16-17% demi infrastruktur

Tarif PKB di Jawa Tengah sekarang 1,74% dari Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Terdiri dari tarif provinsi 1,05% plus Opsen kabupaten atau kota sekitar 66%. Jadi, kenaikan yang terjadi, kurang lebih 16-17% jika membandingkannya dengan skema lama.

Tapi ada yang bilang kena pajak sampai 48-66% di kasus progresif (kepemilikan lebih dari satu kendaraan). Wajar kalau ada warga yang protes karena kenaikan pajak ini memang terasa tajam. Tapi tenang, ini semua demi infrastruktur!

Jadi, jalan provinsi di Jawa Tengah sendiri sudah mencapai 94,01% mantap di akhir 2025. Bahkan total pembenahan 2.440 kilometer lebih. 

Baca Juga:

Sensus Ekonomi 2026 Cuma Hasilkan Sampah, Petugas BPS Dianggap “Intel Pajak” oleh Warga

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

Jelas, ini bukti nyata kerja keras Pemprov Jawa Tengah. Sementara jalan kabupaten atau kota? Masih sekitar 87%. Itu berarti masih ada 13% yang lagi menunggu berkah dari kenaikan pajak.

Ya, walau pas hujan deras begini, banyak jalan yang becek dan berlubang, motor suka oleng, mobil suka nyangkut. Tapi ya sudahlah, ini namanya ujian kesabaran bagi warga Jawa Tengah. Siapa tahu, semakin sering lewat jalan rusak, semakin terlatih mental baja kami.

Rasa terima kasih kudu tetap kami haturkan karena tanpa tambahan pajak ini, mungkin jalan kabupaten masih lebih parah. Sekarang naik jadi 87%, progres luar biasa! Mungkin mulus tahun depan, atau tahun depannya lagi.

UMR Mini: Latihan hidup menderita bagi warga Jawa Tengah

Setelah kami, warga Jawa Tengah, sangat bersyukur karena kenaikan pajak, lantas bagaimana dengan Upah Minimum Kabupaten atau Kota (UMK) 2026? 

Saat ini, Kota Semarang menjadi yang tertinggi dengan Rp3.701.709. Tapi di kabupaten-kabupaten lain? Banjarnegara terendah Rp2.327.813, Wonogiri Rp2.335.126, Sragen Rp2.337.700, Blora Rp2.345.695, dan banyak lagi di bawah Rp2,5 juta. Bahkan masuk 10 UMK terendah nasional.

Sekali lagi, kami sangat mensyukuri realita ini. Karena artinya, warga Jawa Tengah juga sedang melatih diri untuk hidup sederhana banget. Gaji minim, tapi pajak naik. Ini resep sempurna buat diet sekaligus memunculkan kreativitas. Lihatlah betapa banyak seniman yang anti kemapanan biar tetap kreatif?

Warga Jawa Tengah paling tahu caranya hidup jauh dari kata mapan

Kami, warga Jawa Tengah, memang paling tahu caranya hidup jauh dari kata mapan. Selain itu, kami juga maklum kalau kerja itu nggak mungkin satu tempat supaya bisa menahan kenaikan pajak dan UMR mini. Misalnya, kami paling jago mencari usaha tambahan lewat jualan online, ojek online, apa saja untuk makan. 

Semakin susah, kami akan semakin tangguh. Pemerintah pasti bangga punya rakyat yang resilien begini.

Anda tentu bisa membayangkan kami warga Jawa Tengah ketika pagi-pagi naik motor lewat jalan kabupaten yang masih berlubang, isi bensin mahal, bayar pajak lebih tinggi, UMR mini. Dompet tipis, hati tetap bahagia.

Ini namanya “hidup berkah dalam keterbatasan”. Karena tanpa jalan jelek, kami nggak belajar sabar menghindari lubang. kalau UMR nggak mini, kami nggak akan kreatif cari rezeki tambahan. Dan tanpa pajak naik, kami nggak akan merasakan betapa “pedulinya” pemerintah sama kami.

Baca juga Tarif Pajak 0,5 persen Perlahan Membunuh Pedagang Kecil yang Selama Ini Sudah Menopang Ekonomi Negara, Masih Juga Digerogoti

Respons cepat Pak Gubernur atas kenaikan pajak

Banyak warga protes di medsos, bahkan muncul gerakan “stop bayar pajak” yang viral. Ada yang share struk pajak naik drastis, ada yang bilang “naik untuk apa?” 

Tapi kami, sebagai warga taat, sekali lagi tetap bersyukur. Kemarin, Pak Gubernur sudah respons cepat. Beliau minta Bapenda kaji ulang pencabutan diskon PKB 2026.

Terharu bukan? Artinya, pemerintah mendengar suara rakyat. Yaudah lah ya, walau itu jelas bukan solusi, kami warga Jawa Tengah terharu saja biar pemerintah senang dan kelihatan kerja ketika pajak naik ini.

Semua ini sudah jadi bagian dari berkah hidup di tanah Jawa Tengah yang subur. Subur rakyatnya, subur juga pajaknya.

Yuk, terus bersyukur sambil cek pajak sendiri di e-Samsat atau app New Sakpole. Share struk pajakmu di medsos, siapa tahu gubernur baca dan kasih kejutan diskon lagi. 

Karena di balik setiap kenaikan, pasti ada hikmah besar. Kami warga Jawa Tengah kan terkenal terima apa adanya, sambil berharap lebih baik. Semangat Nda!

Penulis: Budi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Bayar Pajak Kendaraan Itu Wajib, tapi Jujur Saja Saya Nggak Ikhlas Melakukannya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Februari 2026 oleh

Tags: jawa tengahopsen pkbpajakpajak naikPKBumr jatengumr jawa tengah
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

Sragi Pekalongan, Tempat Terbaik untuk Frugal Living di Jawa Tengah. Dijamin Cepat Kaya dan Bisa Bolak-balik Umrah kalau Tinggal di Sini

Sragi Pekalongan, Tempat Terbaik untuk Frugal Living di Jawa Tengah. Dijamin Cepat Kaya dan Bisa Bolak-balik Umrah kalau Tinggal di Sini

5 Maret 2024
Di Grobogan, Paving Block Lebih Direkomendasikan Jadi Lantai Rumah ketimbang Keramik

Di Grobogan, Paving Block Lebih Direkomendasikan Jadi Lantai Rumah ketimbang Keramik

26 Februari 2024
Kereta Api Serayu, Kereta yang Menguji Kesabaran Penumpang

Kereta Api Serayu, Kereta yang Menguji Kesabaran Penumpang

21 Januari 2024
3 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Ambarawa terminal mojok

3 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi di Ambarawa

28 November 2021
Membedah Pajak dari Transaksi Kripto terminal mojok.co

Membedah Pajak dari Transaksi Kripto

17 Januari 2022
gaji profesional professional fee mojok

3 Alasan Pekerja Profesional Harus Dibayar secara Layak

4 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Niat ikut organisasi mahasiswa di UIN cuma mau cari teman, malah jadi terpaksa ikut pengkaderan yang rumit

31 Juli 2026
Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam "Naik Kelas" Jadi Makin Diperhitungkan Mojok.co

Waktunya Kebumen berhenti jual diri sebagai “kota yang murah”, harus mulai berani punya harga diri!

27 Juli 2026
Setengah anggaran Perpusnas RI dipangkas, bukti pemerintah memang tidak ingin mencerdaskan rakyat Mojok.co

Setengah anggaran Perpusnas RI dipangkas, bukti pemerintah memang tidak ingin mencerdaskan rakyat

27 Juli 2026
Naik Kereta Dhoho Penataran dari Surabaya ke Kediri: Mata Dimanjakan, tapi Punggung Tersiksa

Kalah war tiket kereta Dhoho Penataran artinya harus menderita, karena berdiri di kereta ini betul-betul menyiksa

29 Juli 2026
Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

26 Juli 2026
Pertemukan dengan duit Rp100 miliar, saya akan bangun usaha kue, laundry kiloan, dan toko buku Mojok.co

Pertemukan dengan duit Rp100 miliar, saya akan bangun usaha kue, laundry kiloan, dan toko buku

29 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.