Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Menjadi Anak Baru di Kantor yang Nggak Pernah Diterima sama Senior Tuh Rasanya Kayak Sampah

Salsa Bela oleh Salsa Bela
21 September 2025
A A
Ditindas Senior di Kantor Rasanya Kayak Sampah (Unsplash)

Ditindas Senior di Kantor Rasanya Kayak Sampah (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Ini adalah kali pertama saya merasakan kerasnya dunia kerja setelah lulus S1. Terus kerjanya ngajar? Jawabannya, bukan. Saya hanyalah seorang buruh di sebuah kantor penjilidan buku.

Tempat kerja saya ini bukan pabrik. Hanya sebuah kantor kecil, rumah sederhana yang didalamnya hanya menampung 8 karyawati. Kerjanya sih sebenarnya cukup mudah. Dasarnya adalah nge-lem buku. Makanya, kalau mau masuk di sini, ijazah apa saja nggak akan terpakai. Pengalaman kerja? Nggak juga. Yang dibutuhkan hanyalah niat.

Lantas, apakah pendidikan yang saya jalani sampai sejauh ini percuma? Ah, saya rasa nggak juga. Ada hal lain yang membuat saya jauh lebih kecewa daripada hanya selembar ijazah yang tak dianggap, yaitu menjadi anak baru yang nggak diterima sama rekan-rekan kantor.

Jujur, menjadi anak baru di kantor yang nggak pernah diterima sama para senior tuh rasanya kayak sampah, bahkan lebih hina dari sampah. Soalnya kalau sampah kan masih berguna buat menyambung hidup para pemulung. Lah sedangkan ini, udah kayak batu dikasih nyawa. Ada tapi nggak pernah dianggap. Bahkan keberadaan kita kayak nggak ada gunanya buat mereka.

Di kantor selalu disalahkan 

Tiap hari ada aja perkataan dari senior yang bikin capek hati. Padahal bukan melulu salah saya. Jujur beberapa kali memang tanpa sengaja saya melakukan kesalahan. Tapi bukan berarti setiap ada kesalahan, saya dijadikan sebagai tersangka utamanya. Ingat, senior-senior di kantor juga manusia kali, bukan nabi.

Beberapa Kali saya perhatikan kalau ada senior lain yang berbuat salah cuma dianggap kayak angin lalu. Giliran saya, sampai kiamat juga itu kesalahan masih diungkit-ungkit aja, nggak ada habisnya. 

Belum lagi kalau saya berbuat kesalahan yang lain, langsung di ulti habis-habisan. Ya ampun, beneran deh saya nggak sengaja!

Kerja lama dimaki-maki orang kantor

Saya paham betul kapasitas saya seperti apa. Saya akui memang kecepatan saya dalam menyelesaikan suatu pekerjaan kalah jauh sama para senior di kantor yang punya kendali kecepatan 10 kali bahkan lebih.

Baca Juga:

3 Istilah dalam Dunia Kerja yang Patut Diwaspadai karena Punya Makna Berbeda dari Pikiran Karyawan

Gen Z di Dunia Kerja: Punya Potensi, tapi Kurang Disukai Rekan Kerja Sendiri

Jujur sebenarnya saya juga merasa sungkan alias nggak enak hati dengan teman-teman yang kerjanya cepat. Tapi apa boleh buat, memang tangan-tangan mungil nan lembut ini tak pernah diajari untuk mengejar waktu secepat kilat. 

Memang, tempat kerja saya ini bukan pabrik, tidak juga menggunakan sistem borongan, tapi kantor tetap ada targetnya. Sehari biasanya sekitar 600-800 buku harus selesai. Tapi kalau nggak juga nggak masalah sih sebenarnya, cuma paling bosnya juga mbatin, “Kok cuma dapat segini? orang-orang dari tadi kerjanya ngapain aja sih?”

Per detik ini pun sejujurnya saya juga masih terus belajar cara bekerja yang cepat dan tepat supaya bisa mengimbangi mereka. Yah semoga seiring berjalannya waktu, jari jemari saya ini semakin lihai dan terbiasa dengan lem dan buku-buku itu.

Direndahkan di depan orang lain

Orang kalau emang nggak suka sama kita tu pasti segala hal yang kita lakukan. Mau sebaik apapun itu selalu saja kurang di mata senior kantor. Apalagi kalau kita si anak baru yang dianggap sering melakukan kesalahan dan kerjanya lama, duh auto jadi santapan empuk buat bahan ngegosip.

Digosipin, direndahkan secara sembunyi-sembunyi maupun blak-blakan di depan banyak orang sudah pernah saya rasakan. Sesuai dengan faktanya? Iya, tapi hanya sebagian. Sisanya dikarang bebas oleh senior di kantor. 

Kena mental? Pasti, bahkan saya sempat berpikir untuk resign. Tapi sayang, saat ini sedang berada di posisi masih butuh. Jadi mau nggak mau ya trabas aja. Toh berkat mulut-mulut bermata pisau itu saya jadi bisa intropeksi dan berbenah diri.

Begitulah kehidupan saya di kantor. Kalau nggak masalah gaji, bos, ya lingkungan kerjanya. Konon katanya 3 hal ini memang tidak akan pernah bisa kamu dapatkan semuanya. 

Dan part yang paling menguras energi di kantor tuh sebenarnya bukanlah pekerjaan itu sendiri. Tapi harus tetap berinteraksi secara normal dengan orang-orang yang sikap dan omongannya sudah membuat kita muak dengan kehidupan ini, hufft. Sehat-sehat para tulang punggung keluarga.

Penulis: Salsa Bela

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Cara Mengatasi Teman Kantor yang Suka Menindas

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 September 2025 oleh

Tags: direndahkan temankantorkantor busukRekan Kerjateman brengsek
Salsa Bela

Salsa Bela

Lulusan S1 Ilmu Perpustakaan. Tinggal di Kediri.

ArtikelTerkait

cuaca panas arab saudi waktu terbaik umrah jeddah mekkah mojok.co

Siapa Bilang Ekspatriat di Arab Saudi Bisa Naik Haji dengan Mudah?

20 Juli 2021
3 Istilah dalam Dunia Kerja yang Patut Diwaspadai karena Punya Makna Berbeda dari Pikiran Karyawan

3 Istilah dalam Dunia Kerja yang Patut Diwaspadai karena Punya Makna Berbeda dari Pikiran Karyawan

4 November 2025
Anak Magang Itu Sebaiknya Menerima Bayaran atau Nggak, sih_ terminal mojok

Anak Magang Itu Sebaiknya Menerima Bayaran atau Nggak, sih?

1 Juli 2021
Moodyan, Hal yang Haram Dilakukan di Tempat Kerja Terminal Mojok

Moodyan, Hal yang Haram Dilakukan di Tempat Kerja

30 November 2022
5 Tipe Atasan Menyebalkan di Tempat Kerja dan Cara Menghadapinya Terminal Mojok

5 Tipe Atasan Menyebalkan di Tempat Kerja, Mulai dari si Superindo sampai si Sugih

25 November 2022
hobi resign dari tempat kerja alasan ragu cara memutuskan menyesal mojok.co

4 Alasan yang Sering Membuat Orang Ragu-ragu Resign dari Tempat Kerja

31 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Waktu dan Cara yang Tepat Membunyikan Klakson di Jogja, Sebuah Panduan untuk Pengendara Luar Mojok.co

6 Waktu dan Cara yang Tepat Membunyikan Klakson di Jogja, Sebuah Panduan untuk Pengendara Luar

26 Januari 2026
Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya Mojok.co

Membayangkan Jalur KA Kalisat Jember-Bondowoso Aktif Kembali, Pasti Banyak Manfaatnya

28 Januari 2026
4 Alasan Freezer Nugget Lebih Membingungkan daripada Kulkas Minuman di Indomaret

4 Alasan Freezer Nugget Lebih Membingungkan daripada Kulkas Minuman di Indomaret

26 Januari 2026
PO Bus 27 Trans, PO Bus Rute Jakarta-Malang dengan Armada Ternyaman

Punggung dan Bokong Sakit Itu Fana Kalau Sudah Merasakan Kursi Empuknya President Class 27 Trans

24 Januari 2026
4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

27 Januari 2026
4 Cara Mudah Menikmati Mie Ayam untuk Sarapan ala Warga Lokal Jakarta Mojok.co

Mie Ayam Tengah Malam, Kuliner yang Akan Membuatmu Kecewa Setengah Mati, Berkali-kali

28 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Salah Kaprah Soal Tinggal di Perumahan, Padahal Lebih Slow Living-Frugal Living Tanpa Dibebani Tetangga ketimbang di Desa
  • Sebagai “Alumni” KA Airlangga, Naik KA Taksaka Ibarat “Pengkhianatan Kelas” yang Sesekali Wajib Dicoba Untuk Kesehatan Mental dan Tulang Punggung 
  • Memfitnah Es Gabus Berbahaya adalah Bentuk Kenikmatan Kekuasaan yang Cabul
  • Waste to Energy (WtE): Senjata Baru Danantara Melawan Darurat Sampah di Perkotaan
  • AI Mengancam Orang Malas Berpikir, Tak Sesuai dengan Ajaran Muhammadiyah
  • Menjadi Guru BK Capek Mental dan “Tak Menghasilkan”, Memilih Resign dan Kerja Kantoran Meski Harus Mengubur Cita-Cita

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.