Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Baskara ‘Hindia’ Putra dan Lagu-lagunya yang Diklaim Menyembuhkan Depresi

Sri Pramiraswari Hayuning Ishtara oleh Sri Pramiraswari Hayuning Ishtara
10 April 2020
A A
depresi dengerin lagu hindia secukupnya bisa sembuh .feast milenial problem mojok

depresi dengerin lagu hindia secukupnya bisa sembuh .feast milenial problem mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Baskara Putra atau lebih dikenal dengan nama panggung Hindia menjadi perbincangan sejak ia menjadi pengisi soundtrack film NKCTHI. Saya termasuk penikmat lagu-lagunya, tapi perkenalan kami justru terjadi ketika saya sering menyimak diskografi band .Feast. Pacar saya yang memberi tahu, vokalis .Feast punya proyek solo bernama Hindia.

Hindia dan .Feast menurut saya sangat berlawanan. .Feast yang punya citra garang terkenal dengan tema-tema komunal soal ketidakadilan, berlawanan dengan Hindia yang terkesan adem ayem, condong pada tema personal dan konflik batin. Menurut argumen sok tahu saya, Baskara memilih dua proyek tersebut karena ingin bebas menyuarakan apa yang ia rasakan. Keluhan-keluhan yang selama ini dia simpan dan tidak mungkin dibawakan oleh .Feast ditumpahkan saat ia menjadi Hindia. Begitu juga sebaliknya.

Akhir-akhir ini Hindia seolah dipuja semua orang terutama dari kalangan milenial. Banyak sekali kicauan di Twitter maupun komentar di YouTube yang mengucapkan terima kasih kepada Baskara atas lagu-lagu yang ia ciptakan. Yang membuat saya mengerutkan kening, ada ucapan terima kasih karena saat mendengarkan lagu Hindia si pendengar jadi sembuh dari depresi.

Depresi bagaimana yang dialami si pemberi komentar, sampai-sampai begitu hebatnya efek lagu-lagu Hindia bisa mengobati depresinya? pikir saya. Memang benar lagu-lagu Hindia mengajarkan fase acceptance terhadap masalah yang kita alami. Tapi untuk menyembuhkan depresi? Saya rasa tidak semudah mendengarkan lagu.

Sejak membaca komentar itu, saya mulai mengobservasi teman-teman sendiri. Rupanya banyak juga yang baru-baru ini memproklamirkan diri sebagai fans Hindia. Ketika saya bertanya kenapa kamu suka Hindia, jawaban mereka sama. Lagu-lagu Hindia related dengan masalah mereka, yaitu depresi.

Saya paham, usia 21 tahun ke atas jadi momen yang rentan akan quarter life crisis. Saya juga merasakannya. Tetapi apa pantas kita mendiagnosis diri mengidap depresi tanpa sekal ipun berkonsultasi ke psikolog atau pskiater, saya rasa tidak.

Kalian perlu tahu, alasan terbesar bunuh diri di Indonesia adalah karena depresi. Hal tersebut tidak bisa dianggap enteng mengingat kasus bunuh diri di Indonesia makin tahun makin melonjak. Menurut Riset Kesehatan Dasar Kemenkes tahun 2018, sebanyak 6,1% penduduk Indonesia berusia 15 tahun ke atas mengalami depresi. Artinya, dari 170 juta populasi berusia 15 tahun ke atas pada 2018, sebanyak 10,37 orang depresi. Seram? Tentu saja. Karena itu, depresi bukan hal sembarangan.

Depresi berbeda dengan penyakit lain yang yang bisa terdekteksi dengan tes laboratorium. Hanya modal baca di internet soal gejala depresi lalu kemudian merasa bahwa dirinya mengidap depresi, saya harap kalian jangan seperti itu.

Baca Juga:

6 Sisi Gelap Jurusan Psikologi yang Tidak Masuk Brosur Promosi

Aksi Liar Sok Rock n Roll dan Destruktif di Panggung Musik yang Kerap Merugikan Tidak Bisa Dibenarkan!

Kalian pasti pernah merasakan situasi seperti depresi. Merasa seolah beban berat yang nggak kelar-kelar selalu menghantui. Merasa semua yang kita lakukan nggak berguna sama sekali dan ingin menghilang saja. Bahkan yang lebih ekstrem, mencoba untuk bunuh diri. Tapi apa kalian yakin itu adalah depresi klinis? Atau label “depresi” hanya dipakai untuk menjadi pembelaan ketika lari dari masalah?

Kalian perlu benar-benar memastikan apa yang kalian alami memang gangguan kesehatan mental atau bukan. Caranya dengan berkonsultasi kepada ahlinya. Jangan modal membaca di Google kemudian mencoba mengobati sendiri apalagi menasihati orang lain dengan masalah serupa.

Sejujurnya saya menyayangkan banyaknya fenomena-fenomena depresi yang secara bangga dijadikan ajang pamer. Berlomba menjadi siapa yang paling banyak masalah, siapa yang paling depresif, siapa yang paling sedih. Tampaknya aksi-aksi itu dilakukan untuk mendapat perhatian dan diberi pemakluman jika melakukan kesalahan. Padahal sadness is not a competition. Berhentilah berlomba.

Kembali lagi ke Hindia, saya senang ada musisi yang menyuarakan kegamangan hatinya melalui lagu, mewakili orang-orang yang menyimpan masalahnya. Tak banyak ada musisi yang menggalakkan pentingnya kesehatan mental. Salut. Hanya saja pendengarnya yang bikin saya gemas. Terutama dengan komentar-komentarnya.

Saya tidak menyalahkan bila kalian mendengarkan lagu-lagu Hindia, namun jangan serta-merta memproklamirkan diri menjadi orang yang paling depresi, kemudian bisa menjadi sembuh hanya karena lagu Hindia. Lagu-lagu Hindia hanya sebagai media menyalurkan perasaan kalian, tapi bukan menyembuhkan (jika kalian benar-benar depresi).

Semoga kalian semua selalu sehat baik secara fisik dan mental. Jika merasa mengalami gejala depresi maupun gangguan kesehatan mental yang lain, lekas hubungi psikolog maupun psikiater. Itu bukan hal yang tabu kok.

Sumber gambar: Instagram Hindia @wordfangs

BACA JUGA Saling Berebut Titel Paling Indie, Buat Apa sih?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2021 oleh

Tags: depresiHindiaMusik
Sri Pramiraswari Hayuning Ishtara

Sri Pramiraswari Hayuning Ishtara

Calon sarjana yang suka skincare.

ArtikelTerkait

Semua Tidak Harus Lofi pada Akhirnya, tapi Wajib Dicoba jika Anda Musicaholic terminal mojok.co

Semua Tidak Harus Lofi pada Akhirnya, tapi Wajib Dicoba jika Anda Musicaholic

22 Oktober 2020
Studio Lokananta: Studio Musik Tertua yang Tetap Berdiri meski Dihajar Digitalisasi

Studio Lokananta: Studio Musik Tertua yang Tetap Berdiri meski Dihajar Digitalisasi

3 Juli 2022
makan banyak

Dilema Orang yang Makan Banyak Tapi Tetap Kurus

30 Agustus 2019
pengamen dibayar untuk segera pergi request lagu pengamen jalanan mojok.co

Lika-liku Pengamen saat Ini: Dibayar Bukan Untuk Bernyanyi, tapi Agar Segera Pergi

26 Agustus 2020
album rilisan fisik mojok

Tren Rilisan Fisik Memang Sudah Tidak Menjanjikan Lagi bagi Musisi

10 Agustus 2020
Relasi Bunyi, Sebuah Usaha Merawat Interaksi Seni di Yogyakarta terminal mojok.co

4 Channel YouTube Main Gitar Nonmusisi Terbaik di Indonesia

9 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hilangnya Estetika Kota Malang Makin Kelam dan Menyedihkan (Unsplash)

Di Balik Wajah Kota yang Modern: Kehidupan Kelam di Labirin Gang Sempit dan Hilangnya Estetika Kota Malang

29 Maret 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau

Kerja di Jakarta Memang Kejam, tapi Masih Banyak Hal yang Bisa Disyukuri dari Kota yang Mengerikan Itu

29 Maret 2026
3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan (Wikimedia Commons)

3 Tempat yang Bikin Saya Merindukan Tangerang Selatan

30 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab, Tidak Mengeluarkan Aura Brengsek seperti Fortuner dan Pajero
  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.