Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Sipejar UM Malang yang Sering Error Adalah Bukti Bahwa UM Tak Pernah (Bisa) Belajar dari Kesalahan, Malah Diulangin Lagi

Moch. Fadhil Reiza Putra oleh Moch. Fadhil Reiza Putra
6 Juni 2025
A A
Sipejar UM Malang yang Sering Error Adalah Bukti Bahwa UM Tak Pernah (Bisa) Belajar dari Kesalahan, Malah Rajin Mengulanginya di Kemudian Hari

Sipejar UM Malang yang Sering Error Adalah Bukti Bahwa UM Tak Pernah (Bisa) Belajar dari Kesalahan, Malah Rajin Mengulanginya di Kemudian Hari

Share on FacebookShare on Twitter

UM Malang, tidak bisa dimungkiri lagi, punya banyak hal untuk dikagumi. Mahasiswa yang ramah, suasana akademi yang menyenangkan, serta fasilitasnya juga bisa dibilang mumpuni. Tapi tentu saja selalu ada hal menyebalkan di balik hal yang menyenangkan. UKT, birokrasi, dan web kampus UM adalah hal tersebut. ketiga hal tersebut sama menyebalkannya, tapi entah kenapa, saya lebih sebal terhadap webnya, semua karena Sipejar.

UM Malang memiliki banyak sekali web yang pastinya mempunyai kegunaan yang berbeda-beda. Misal Siakad, berguna untuk mengambil KRS dan profil mahasiswa, Lalu, Sipadu, berguna untuk layanan perpustakaan, Simawa, berguna untuk mengurusi soal prestasi dan sertifikat mahasiswa. Dan yang terakhir ada Sipejar, yang berguna untuk melihat dan mengerjakan tugas dari dosen.

Nah, dari semua itu, Sipejar UM lah yang paling bikin naik darah. Kenapa? Karena ia sering error, padahal web tersebut perannya kelewat krusial.

Kegunaan Sipejar bukan Cuma untuk tugas aja, biasanya juga digunakan untuk melaksanakan ujian secara serentak entah UTS atau UAS. Bayangin aja, webnya pernah error waktu saya mau ngerjain UAS. Siapa yang nggak naik darah coba?

UM Malang tidak belajar dari kesalahan

Sebenarnya problematika web kampus sudah menjadi hal lumrah di kampus-kampus Indonesia. Hanya saja, UM Malang seakan tidak belajar dari kesalahan. Sudah tau webnya sering error, bukannya dibenahi tapi malah disuruh digunain terus. Yang paling kesel adalah, ketika saat UAS dan servernya error, dosen menyuruh mahasiswa nya untuk melakukan susulan. Lah?

Hal itu sebenarnya menjadi angin segar bagi mahasiswa, mengingat webnya error dan masih di beri kesempatan kedua untuk mengerjakan lagi. Tapi, hal itu tak semudah membuka tutup botol. Pasalnya, dosen menyuruh mahasiswanya untuk melakukan susulan menggunakan sipejar lagi. Maksud saya, apakah pihak UM Malang nggak pernah belajar dari kesalahan. Udah tau webnya error, tapi masih aja digunain untuk UAS.

Seharusnya, mereka memberikan jalan alternatif lain misalnya, UAS menggunakan Google Form atau mungkin menggunakan aplikasi atau menggunakan metode yang lain.

UKT udah bayar, Sipejar tetep ambyar

Problematika Sipejar UM Malang ini jelas nggak hanya dialami oleh angkatan saya. Seperti yang sudah saya jelaskan di awal, ini masalah menahun. Kakak tingkat saya yang angkatan 2020 saja mengalami hal yang sama.

Baca Juga:

4 Hal yang Bakal Saya Rindukan setelah Lulus dari UM Malang

Alasan Saya Dulu Memilih Kuliah di UM Malang dan Nggak Memilih Universitas Brawijaya

Mungkin saya terdengar seperti kaset rusak, mengulang kalimat “apakah UM Malang tidak belajar dari pengalaman yang ada”. Tapi, mau bagaimana lagi, hal ini bikin saya beneran keheranan. Ini masalah kan sudah jelas ya, tindakan yang harus dilakukan juga jelas ya, solusinya juga jelas ya, lalu, apa lagi yang dipikirkan?

Kalo Sipejar UM ini masih sering error ke depannya, hal itu menjadi nilai buruk bagi UM sendiri. Kalau sekelas web kampus aja mereka nggak bisa benerin, gimana ngurusin hal-hal lain?

Padahal UKT UM Malang juga nggak murah, bahkan beberapa harganya di luar nalar. Tapi sekelas web saja, mereka nggak bisa memberikan yang proper. Apakah harus diberi tahu kalau mahasiswa berhak dapet fasilitas mumpuni setelah melaksanakan kewajiban? Masak ya kayak gini harus dikasih tahu…

Penulis: Moch. Fadhil Reiza Putra
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA UM Malang Adalah Kampus Paling Ramah Perantau di Malang: Asrama Memadai, Kos Murah, Lokasi Strategis!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Juni 2025 oleh

Tags: sipejarUM Malangweb error
Moch. Fadhil Reiza Putra

Moch. Fadhil Reiza Putra

Seorang mahasiswa Sejarah di Universitas Negeri Malang yang sedang belajar menenun masa lalu menjadi narasi masa kini.

ArtikelTerkait

Smart Gate System Universitas Negeri Malang (UM) Merepotkan! (Unsplash)

Smart Gate System (SGS) di Universitas Negeri Malang (UM), Kebijakan Baru dengan Rasa Lawas: Tetap Mendadak dan Merepotkan!

7 April 2025
3 Hal yang Wajar di Kampus UM, tapi Nggak Lumrah di Kampus Lain di Malang Mojok.co alasan daftar UM

Alasan Saya Dulu Memilih Kuliah di UM Malang dan Nggak Memilih Universitas Brawijaya

26 September 2025
Kalau Kalian Merasa Tidak Berguna, Ingat Masih Ada Smart Gate System UM Malang yang Lebih Sia-sia Mojok.co

Kalau Kalian Merasa Tidak Berguna, Ingat Masih Ada Smart Gate System UM Malang yang Lebih Sia-sia

10 September 2025
3 Hal yang Wajar di Kampus UM, tapi Nggak Lumrah di Kampus Lain di Malang Mojok.co alasan daftar UM

3 Hal yang Wajar di Kampus UM, tapi Nggak Lumrah di Kampus Lain di Malang

12 September 2025
Malang Masa Kini Berpotensi Tidak Enak Ditinggali seperti Jakarta (Unsplash) hidup di malang

Malang Dulu Ramah untuk Tempat Tinggal tapi Kini Sudah Hampir Mirip Jakarta Berkat Kemacetan dan Parkir Liar yang Menjadi Penyakit

11 Mei 2025
Kuliah di Universitas Negeri Malang (UM) Menyadarkan Saya, Ternyata Nggak Semua Orang Cocok Belajar di Sini Mojok.co UM malang

Saya Rasa Perlu Ada Mata Kuliah Manajemen Parkir di UM Malang, sebab Mahasiswa UM Masih Cupu Perkara Parkir!

22 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya Mojok.co

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

29 Januari 2026
4 Sisi Terang Mahasiswa Kupu-Kupu yang Selama Ini Dipandang Sebelah Mata Mojok.co

Mahasiswa Kupu-Kupu Jangan Minder, Kalian Justru Lebih Realistis daripada Aktivis Kampus yang Sibuk Rapat Sampai Lupa Skripsi dan Lulus Jadi Pengangguran Terselubung

27 Januari 2026
3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan Mojok.co

3 Makanan Sunda yang Namanya Aneh dan Bikin Nggak Nafsu Makan

29 Januari 2026
Bagi Orang Bengkel, Honda Beat Adalah Motor Paling Masuk Akal yang Pernah Mengaspal MOJOK.CO

Bagi Orang Bengkel, Honda Beat Adalah Motor Paling Masuk Akal yang Pernah Mengaspal

28 Januari 2026
Tiga Tradisi Madura yang Melibakan Sapi Selain Kèrabhan Sapè yang Harus Kalian Tahu, Biar Obrolan Nggak Itu-Itu Aja

4 Pandangan Norak Orang Luar Madura tentang Orang Madura yang Perlu Diluruskan

29 Januari 2026
5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.