Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Status Alumni UI Tak Membebani Saya, Nama Besar Kampus Adalah Kenikmatan, Bukan Tekanan!

Karina Londy oleh Karina Londy
7 Maret 2025
A A
Status Alumni UI Tak Membebani Saya, Nama Besar Kampus Adalah Kenikmatan, Bukan Tekanan!

Status Alumni UI Tak Membebani Saya, Nama Besar Kampus Adalah Kenikmatan, Bukan Tekanan! (Dokumentasi pribadi penulis)

Share on FacebookShare on Twitter

Enam tahun lalu aku begitu takut menanggalkan status sebagai mahasiswa UI. Nggak hanya takut, bahkan enggan. Menjadi mahasiswa aja udah enak sekali, apalagi menjadi anak UI. Begitu banyak privilege yang diberikan sama status itu. Aku jadi enggan menyongsong kedewasaan yang penuh tanda tanya. Waktu itu aku berpikir, kantor adalah sangkar dan jam kerja adalah tali kekang.

Kalau bisa bicara dengan Karin tahun 2019, aku ingin menenangkannya. Aku mau bilangin, kalau ternyata menjadi dewasa nggak semenakutkan itu kok. Iya, pasti kamu harus menghadapi quarter life crisis, semua Gen Z pasti mengklaim pernah mengalaminya. Tapi paling nggak, kamu menjalaninya dengan bergelimang privilege dari nama kampus besar.

ADVERTISEMENT

Makanya, aku kurang relate sama tulisan alumni UGM yang “mengubur” status sebagai lulusan kampus ternama karena merasa terbebani. Aku yakin bahwa nggak hanya aku, tapi semua alumni UI yang sejati, nggak akan tega seperti itu. Minimum karena terikat motto Veritas, Probitas, Iustitia kampus kami. Alasan lainnya adalah karena lebih banyak yang dapat dinikmati dari label Alumni UI daripada dijadikan beban.

Probitas dalam segala hal

Bapak Ornitologi Indonesia, Prof. Dr. Soekarja Somadikarta merupakan pencetus motto yang (mestinya) menjadi pilar dari kampus bernama negara kita ini: Veritas, Probitas, Iustitia. Aku akan fokus pada value kedua yang diusung, yang artinya adalah kejujuran. Menurut Prof. Soma, value ini harus berlaku secara luas. 

Ketika kamu berprestasi, pastikan kamu mendapatkannya secara jujur. Namun roda kehidupan selalu berputar, kamu mungkin juga akan berada di bawah dan gagal dalam upayamu. Tapi bahkan dalam kegagalan, kamu tetap harus jujur akan jati dirimu. Tidak perlu ditutupi semua perjalananmu menimba ilmu di kampus perjuangan itu. Kalau kayak begitu, kamu malah turut menutup peluang untuk memutar kembali posisimu menjadi lebih baik.

Bagi alumni UI, berkisah tentang kampus adalah leverage melamar kerja

Sebaliknya, jika kamu membranding diri sebagai lulusan kampus tertentu dengan takaran yang pas, lebih banyak peluang yang bisa muncul. Entah gimana di UGM ya, tapi kami di UI punya satu kisah yang selalu sama tiap angkatan. Kisah ini bisa menjadi modal untuk SKSD ke sesama alumni UI yang lebih duluan lulus dan kebetulan diamanahkan jabatan atau ketenaran yang di atas rata-rata. Misalnya, recruiter kerjaan yang kita incar. 

Kisah ini tak lain adalah tentang the one and only konduktor musik paduan suara mahasiswa baru: Pak Dibyo. Cukup sebut nama itu, maka suasana bisa mencair. Bapak atau Ibu Recruiter terbawa arus nostalgia dan kamu pun berhasil menerobos pertahanan emosinya. Kamu jadi punya leverage dibanding pelamar lain. Pekerjaan impian makin dekat dengan genggaman.

Networking sejak dini

Bukan hanya tidak sengaja bertemu sesama alumni di ruang wawancara. Sebagai anak UI, kamu bisa dengan sengaja membangun network sejak masih berkuliah. Asalkan mau aktif berorganisasi lintas fakultas, 5 tahun setelah lulus kamu akan punya network di berbagai lembaga negara serta korporasi besar. Network itu ya siapa lagi kalau bukan teman-teman satu organisasimu dulu.

Baca Juga:

Betapa Jahatnya Orang yang Ngatain Anak Daerah Gara-gara PPKB UI, Orang Luar Jakarta Juga Berhak Masuk UI!

Mustahil Mahasiswa UI Meromantisasi Kota Depok, Kenal Saja Tidak

Bukan berarti maksudku menebar benih ordal, bukan itu. Maksudnya, relasi yang tepat akan membawamu ke lingkungan yang tepat pula. Ini tale as old as time. Gaul sama pedagang minyak wangi akan bikin kita jadi wangi. Tapi bukan berarti ini jadi justifikasi milih teman secara diskriminatif ya. Tetap bertemanlah sebanyak-banyaknya dan seluas-luasnya.

Kalaupun mau pilih-pilih, pastikan kamu melakukannya karena personality, bukan status sosial dia saat itu. Inget, status dia saat kuliah dipengaruhi orang tuanya. Perjalanan di UI tuh bisa memutar balik nasib semua orang, tapi tergantung siapa yang menjalaninya.

Baca halaman selanjutnya

Ikatan Alumni UI yang banyak memberi

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 7 Maret 2025 oleh

Tags: alumni UIbebantekananUI
Karina Londy

Karina Londy

Lulusan komunikasi yang bekerja di industri penerbangan. Fotografer dan pegiat olahraga alam bebas. Pengelola taman baca swadaya di Jakarta Timur.

ArtikelTerkait

Bus Odong UNPAD Masih Perlu Banyak Belajar dari Bus Kuning UI Mojok.co

Bus Odong Unpad Perlu Banyak Belajar dari Bus Kuning UI

29 Januari 2024
Mahasiswa Bandung yang Kuliah di ITB, UNPAD, UNPAR, UPI, dan UNISBA Punya Ciri Masing-masing terminal mojok.co

4 Hal yang Bikin UIN Jauh Lebih Unggul dari UI

2 April 2020
Alasan Saya Kecewa dengan Perpustakaan UI, Jam Operasional Nggak Jelas hingga Koleksi Ilang-ilangan Mojok.co

Alasan Saya Kecewa dengan Perpustakaan UI, Jam Operasional Nggak Jelas hingga Koleksi Ilang-ilangan

13 Mei 2024
Wahai para Mahasiswa Problematik, Kalian Nggak Capek Jadi Beban? Nggak Bosan Merugikan Orang Lain?

Wahai para Mahasiswa Problematik, Kalian Nggak Capek Jadi Beban? Nggak Bosan Merugikan Orang Lain?

14 September 2023
Gang Kober Depok, Wilayah Strategis Dekat UI tapi Menyiksa Pejalan Kaki

Gang Kober Depok, Wilayah Strategis Dekat UI tapi Menyiksa Pejalan Kaki

17 Oktober 2023
Jadi Alumni UI Itu Nggak Ada Beban? Sesekali Cobalah Menapak Tanah, Bebannya Ada dan Nyata!

Jadi Alumni UI Itu Nggak Ada Beban? Sesekali Cobalah Menapak Tanah, Bebannya Ada dan Nyata!

9 Maret 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Semua orang tahu Jalan Juanda Ciputat dan Jalan Raya Sawangan adalah jalan neraka kemacetan

Semua orang tahu Jalan Juanda Ciputat dan Jalan Raya Sawangan adalah jalan neraka kemacetan

27 Juli 2026
Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi Mojok.co

Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi

27 Juli 2026
7 kata dalam bahasa Jawa yang terdengar aneh, bahkan oleh penutur aslinya Mojok.co

7 kata dalam bahasa Jawa yang terdengar aneh, bahkan oleh penutur aslinya

30 Juli 2026
Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

31 Juli 2026
Nostalgia masa kecil, majalah Bobo dan Bee Magazine adalah bacaan terbaik Mojok.co

Nostalgia masa kecil, majalah Bobo dan Bee Magazine adalah bacaan terbaik

28 Juli 2026
Jaga ikhtiar Bupati Klaten beresin borok PD BKK Klaten (Pexels)

Yang paling penting adalah jagain ikhtiar Bupati Hamenang menyelesaikan luka lama yang dibikin PD BKK Klaten

29 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.