Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Kereta Api Ambarawa Ekspres, Transportasi Terbaik dari Semarang ke Surabaya

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
17 Januari 2025
A A
Kereta Api Ambarawa Ekspres, Transportasi Terbaik dari Semarang ke Surabaya

Kereta Api Ambarawa Ekspres, Transportasi Terbaik dari Semarang ke Surabaya (Saverailfansindo via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau bepergian dari Semarang ke Surabaya atau sebaliknya, coba deh pertimbangkan opsi naik kereta Ambarawa Ekspres alih-alih bus. Dijamin ketagihan.

Sejak menetap di Surabaya, setidaknya dalam 5 bulan terakhir, saya jadi sering menggunakan kereta api untuk mobilitas pulang pergi Semarang. Sebelumnya, saya lebih sering menggunakan bus ketimbang kereta api. Alasannya sederhana, dengan harga yang tak berbeda jauh, bus menawarkan tempat duduk nyaman dan fasilitas makan. Sementara di kereta api, saya harus rela berdesakan dan bokong panas berjam-jam dengan posisi duduk tegak 90 derajat. Ah, membayangkannya saja sudah bikin lelah.

ADVERTISEMENT

Akan tetapi sejak di Surabaya, kekhawatiran saya tentang ketidaknyamanan menggunakan kereta api sedikit demi sedikit berkurang. Sebab, ketika pulang ke Semarang, ternyata ada satu kereta yang punya fasilitas manusiawi dengan harga tiket terjangkau. Kereta yang saya maksud adalah Ambarawa Ekspres.

Ambarawa Ekspres, KA Ekonomi Premium beroperasi sejak tahun 2016

KA Ambarawa Ekspres pertama kali diluncurkan pada tahun 2016 dan merupakan salah satu KA kelas Ekonomi Plus atau sering disebut Ekonomi Premium yang berada di bawah koordinasi Daerah Operasi IV Semarang (Daop IV Semarang). Daop IV adalah salah satu wilayah operasional kereta api yang dikelola oleh PT KAI mencakup jaringan kereta api di wilayah Jawa Tengah bagian utara, dengan kantor pusatnya terletak di Kota Semarang.

Wilayah operasional Daop IV meliputi berbagai stasiun penting dan jalur strategis, termasuk rute Semarang–Surabaya yang dilayani oleh KA Ambarawa Ekspres. Bila ditarik dari Semarang, perjalanan dengan kereta ini dimulai dari Stasiun Semarang Poncol, kemudian melewati Stasiun Ngrombo, Stasiun Kradenan, Stasiun Randublatung, Stasiun Cepu, Stasiun Bojonegoro, Stasiun Babat, Stasiun Lamongan, dan terakhir Pasar Turi Surabaya.

Saya tidak tahu pasti asal-usul pemilihan dari nama kereta ini. Tapi kalau mengacu dari kata Ambarawa, maka nama tersebut sudah pasti diambil dari kota bersejarah di Jawa Tengah, yakni Ambarawa. Di sana, terdapat museum kereta api di Indonesia.

Fasilitas memadai, harga nggak bikin kantong perih

Lantaran statusnya KA Ekonomi Plus, tentu tempat duduk di kereta api ini bukan kursi tegak lurus dan berhadapan siku ketemu siku seperti di kereta ekonomi KA Airlangga atau Darmawangsa. Kursi Ambarawa Ekspres berkonsep konfigurasi 2-2 yang memberikan ruang cukup luas, terutama bagi kaki penumpang.

Hal tersebut karena penataan kursi kereta ini menghadap satu arah hingga ke tengah gerbong. Jadi, kursi yang berhadapan hanya dimulai dari kursi paling tengah gerbong kereta. Itu pun jaraknya jauh, jadi tidak bakal ada yang namanya lutut ketemu lutut.

Baca Juga:

Jangan cintai Surabaya secara berlebihan, ia juga punya kekurangan yang patut dibicarakan

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Yang paling penting dari kehadiran Ambarawa Ekspres adalah harga tiketnya yang murah. Bahkan paling murah di antara tiket KA lain dengan rute Semarang-Surabaya atau sebaliknya. Berbekal uang Rp110 ribu, saya sudah bisa naik kereta premium dari Stasiun Pasar Turi (Surabaya)-Stasiun Poncol (Semarang) PP. Waktu perjalanannya pun hanya 4 jam lebih sekian menit, sehingga tidak terasa lama.

Harga tiket yang ditawarkan tersebut membuat saya bisa berhemat ratusan ribu dalam sekali perjalanan pulang. Setidaknya dengan uang tidak lebih dari Rp120 ribu, saya sudah bisa tiba di rumah. Saya biasa turun di Stasiun Poncol, kemudian melanjutkan perjalanan ke rumah dengan bus Trans Semarang dan Trans Jateng.

Selain itu, tempat duduk Ambarawa Ekspres yang nyaman membuat saya bisa menikmati pemandangan indah seperti hamparan sawah, pedesaan, dan sungai kecil. Perjalanan jadi terasa lebih menyenangkan, terlebih di musim hujan seperti sekarang. Rasanya kayak mini trip dalam perjalanan pulang.

Fasilitas pendukung lain di kereta api ini pun sangat memadai. Toiletnya selalu dibersihkan secara berkala, stopkontak tersedia di tiap tempat duduk, AC tiap gerbong pun terasa.

Kekurangan kereta ini yang perlu dipahami calon penumpang

Meski banyak kelebihannya, ada yang perlu diperhatikan dan dipahami penumpang soal KA Ambarawa Ekspres, yakni jadwal perjalanannya yang terbatas. Setahu saya hanya ada dua kali perjalanan kereta ini. Di Semarang ada pukul 8 pagi dan 11 siang. Sementara dari Surabaya hanya ada di pukul 6 pagi.

Selain itu, harga tiketnya yang terjangkau membuat tiket Ambarawa Ekspres cepat habis. Apalagi di musim liburan seperti kemarin. Jadi kalau kalian dari Surabaya ingin ke Semarang naik kereta ini, saya sarankan pesan tiket dari jauh hari dan siap-siap bangun pagi.

Akan tetapi secara keseluruhan, bagi saya pribadi KA Ambarawa Ekspres menawarkan pelayanan yang baik dan nyaman untuk perjalanan Semarang ke Surabaya dan sebaliknya. Fasilitasnya memadai dan harga tiket yang terjangkau juga menjadi daya tarik tersendiri bagi calon penumpang.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kereta Api Logawa New Generation Bikin Saya Kaget: Kereta Ekonomi Rasa Eksekutif.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Januari 2025 oleh

Tags: Ambarawa Ekspreskereta api ekonomi premiumkereta ekonomi premiumpilihan redaksiSemarangstasiun pasar turiStasiun Semarang PoncolSurabaya
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Kelurahan Kapasari, Kawasan Kumuh yang Terpinggirkan di Jantung Surabaya

Kelurahan Kapasari, Kawasan Kumuh yang Terpinggirkan di Jantung Surabaya

10 September 2024
Wisata Kolong Jembatan Suramadu, Potret Warga Surabaya yang Kurang Tempat Healing Mojok.co

Wisata Kolong Jembatan Suramadu, Bukti Warga Surabaya yang Kurang Tempat Healing

18 Desember 2023
Larangan Demo untuk PNS Adalah Bentuk Nrimo Ing Pandum Sesungguhnya terminal mojok.co

Larangan Demo untuk PNS Adalah Bentuk Nrimo Ing Pandum Sesungguhnya

28 Januari 2022
Warteg Jakarta dan Surabaya Terlihat Serupa, tapi Aslinya Tak Sama Mojok.co

Warteg Jakarta dan Surabaya Terlihat Serupa, tapi Aslinya Tak Sama

23 Juni 2025
persebaya

Persebaya Bukan AC Milan, Surabaya Bukan Napoli

20 Juni 2020
Sumber gambar: Instagram official Pendhoza

Pendhoza, Teman Sejati dan Representasi Kelas Pekerja yang Paripurna

6 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

Jamuan untuk dosen saat sidang akhir itu suka rela atau paksaan yang dibalut tradisi?

19 Juli 2026
Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg, padahal tahu gudeg yang enak, gurih, dan murah?

19 Juli 2026
Advan 360 Stylus: Laptop Lokal yang Bisa Jadi Tablet tapi Kurang Laris di Pasaran

Saya menyesal membeli laptop Advan, sebetulnya niat nggak sih bikin produk lokal yang bagus?

16 Juli 2026
Mohon maaf, tidak semua orang suka tahu campur Lamongan, bahkan saya sebagai warlok juga kurang cocok

Mohon maaf, tidak semua orang suka tahu campur Lamongan, bahkan saya sebagai warlok juga kurang cocok

19 Juli 2026
Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

19 Juli 2026
Pengakuan orang Semarang, lidah Jawa saya menyerah pada kuliner Jakarta yang nggak bikin selera Mojok.co

Pengakuan orang Semarang, lidah Jawa saya menyerah pada kuliner Jakarta yang nggak bikin selera

19 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.