Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Underpass Kentungan Jogja Saat Banjir

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
28 November 2024
A A
5 Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Underpass Kentungan Jogja Saat Banjir

5 Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Underpass Kentungan Jogja Saat Banjir (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beredar di media sosial X beberapa waktu lalu, video yang menampakkan kondisi banjir di Underpass Kentungan Jogja. Lucunya, video tersebut diberi caption: Wahana baru Jogja Kentungan Waterpark.

Hahaha. Sepertinya sender sudah terlalu lelah dengan kondisi underpass Kentungan yang sudah membagongkan sejak dalam pikiran. Tidak diragukan lagi, pasti sender KTP-nya Jogja.

Meski demikian, selayaknya kota dengan slogan Jogja berhati nyaman, sudah saatnya tunjukkan pada dunia bahwa Jogja tetaplah nyaman, sekalipun sedang banjir. Maka, alih-alih mengutuk banjir (ingat, banjir itu nggak salah, yang salah adalah penanganannya), lebih baik melakukan aktivitas-aktivitas seru berikut ini di underpass Kentungan.

#1 Lomba foto estetik berhadiah voucher

Aktivitas pertama adalah menyelenggarakan lomba foto estetik bertemakan banjir di underpass Kentungan Jogja. Kamu-kamu yang punya bakat modelling wajib ikutan lomba ini. Keluarkan outfit terbaikmu lalu berpose lah bak super model.

Bayangkan betapa estetiknya hasil jepretan foto yang akan kamu dapatkan. Kamu dan warna-warni outfitmu yang kontras dengan warna air banjir akan tampak sangat memukau. Apalagi kalau kamu bisa menghadirkan wajah dan tawa yang ekspresif.

Misalnya saja, pose dengan satu kaki disentakkan ke depan supaya ada efek percikkan. Jangan lupa nanti saat pose, kedua tangan diangkat, lalu tunjukkan jari tengah, eh, maksud saya, kedua tangan dilebarkan seperti sedang terbang. Wah, apik itu, Lur.

Kemudian, namanya juga lomba ya harus ada hadiahnya. Usul saya, hadiahnya voucher servis di bengkel saja. Bermanfaat banget ini. Yakali mobil yang bolak-balik menerjang banjir di underpass Kentungan Jogja nggak butuh servis~

#2 Sebar lele di underpass Kentungan Jogja, saatnya bungkam stigma mancing itu membosankan

Aktivitas lain yang nggak kalah seru untuk dilakukan di underpass Kentungan saat banjir yaitu menyebar lele. Selanjutnya, tinggal lemparkan joranmu, kawan. Mari nikmati syahdunya mancing ditengah banjir.

Baca Juga:

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Selama ini, mancing kerap diidentikkan dengan aktivitas yang membosankan. Nggak salah, tapi ya nggak sepenuhnya bener juga. Itu sebabnya, banjir di underpass Kentungan Jogja ini bisa dijadikan momen untuk membungkam stigma bahwa mancing itu membosankan.

Kan seru tuh mancing di tengah-tengah banjir. Antimainstream dan pastinya konten-able banget, apalagi kalau nyambi gibahin underpass Kentungan yang ada-ada aja masalahnya.

#3 Menyelam ke dasar underpass Kentungan Jogja, siapa tahu ketemu solusi

Jika dilihat dari video yang beredar, banjir di underpass Kentungan memang cukup dalam. Nah, (((supaya tidak sia-sia))) jadikan momen banjir tersebut untuk mengambil foto underwater. Maklum, kalau mengandalkan upah UMR, rasanya agak berat kalau harus snorkeling dan foto underwater di Bunaken, Wakatobi, ataupun Raja Ampat. Sudahlah, manfaatkan kearifan lokal saja: banjir underpass Kentungan.

Selain bisa dapat foto underwater yang unik, siapa tahu menyelam ke dasar banjir bisa membuat kamu menemukan solusi dari banjir yang kerap terjadi di underpass Kentungan Jogja. Asal, solusinya jangan melarang hujan turun, ya. Sudah cukup motor saja yang dilarang lewat underpass demi mengurangi kecelakaan. Yakali hujan dilarang~

#4 Buat kotak curhat karena warga berhak untuk sambat

Selanjutnya, terkait banjir di underpass Kentungan ini, saya ada ide kegiatan nih untuk mahasiswa Fakultas Psikologi yang sedang menuntut ilmu di Jogja. Bagaimana kalau kalian buka jasa kotak curhat? Ya, mirip-miriplah dengan ide Ridwan Kamil yang berencana membuat mobil curhat keliling untuk memfasilitasi warga yang stres karena macet.

Saya yakin, banyak warga yang pengen misuh-misuh karena Jogja yang belakangan ini jadi langganan banjir, termasuk di underpass Kentungan Jogja. Kalau perlu, sediakan sekalian megaphone biar sambatnya bisa didengar sampai jauh.

Sejauh apa? Ya, minimal sampai tembus ke tembok pejabat lah.

Selanjutnya, tugas mahasiswa Fakultas Psikologi nih untuk ngadem-ngademin jiwa-jiwa yang sudah lelah karena banjir yang seringkali terjadi. Kasih counter, quotes, narasi positif atau apalah. Eh, wait, kok malah jadi kayak buzzer, ya?

#5 Buka wisata rakit ala-ala wisata kanal di Venice

Terakhir, aktivitas seru yang bisa dilakukan untuk menghibur hari yang mangkel karena banjir di underpass Kentungan Jogja adalah dengan membuka wisata ala-ala wisata kanal di Venice. Bedanya, kalau di Venice, moda yang digunakan adalah gondola, perahu tradisional khas Venesia. Khususon untuk banjir di underpass Kentungan, pakai rakit aja udah.

Lumayan, kan? Penyedia jasa rakit dapat cuan, yang naik rakit bisa menikmati pemandangan saat banjir, sambil mbatin dikit-dikit. Kok bisa ya kota ini dapat julukan Istimewa, Never Ending Asia, trus apa lagi itu? The Spirit of Java?

Itulah beberapa aktivitas seru yang juga bisa dilakukan sebagai pelipur lara akibat banjir di underpass Kentungan Jogja. Namun, namanya juga lara, yang ia butuhkan bukan hanya sekedar penghiburan. Yang lara butuhkan adalah pengobatan, agar tak semakin menganga dan menjadi borok.

Begitu pun dengan banjir di Jogja, khususnya di underpass Kentungan. Semoga pemerintah setempat bisa segera menemukan solusi jitu, sehingga masalah ini tidak berlarut-larut. Apalagi menurut komentar salah satu warga X, dalam rentang waktu 10 tahun terakhir, Jogja sering sekali banjir. Hujan gede sebentar saja, langsung banjir. Artinya, ada sesuatu yang salah.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Underpass Kentungan Jogja, Pengurai Kemacetan yang Kini Terbukti Tidak Ada Gunanya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 November 2024 oleh

Tags: banjirJogjakentungan jogjapilihan redaksiunderpass kentungan
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

5 Tipe Dosen yang Nggak Cocok Jadi Dosen Pembimbing Skripsi. Mahasiswa Lebih Baik Menghindarinya demi Lulus Tepat Waktu Mojok.co

5 Tipe Dosen yang Nggak Cocok Jadi Dosen Pembimbing Skripsi. Mahasiswa Lebih Baik Menghindarinya demi Lulus Tepat Waktu

18 Mei 2024
4 Aturan Tidak Tertulis supaya Nyaman Tinggal di Semarang

Semarang Jarang Masuk Daftar Kota yang Romantis, padahal Punya Banyak Modal untuk Jadi Kota (Paling) Romantis

1 Februari 2025
Pengabdi Setan 2: Communion: Lebih Bagus? Ah, Nggak Juga

Pengabdi Setan 2: Communion: Lebih Bagus? Ah, Nggak Juga

5 Agustus 2022
Ngopi Itu Enaknya Pagi, tapi Coffee Shop Malah Buka Jam 9! terminal mojok.co

Ngopi Itu Enaknya Pagi, tapi Coffee Shop Malah Buka Jam 9!

14 September 2021
4 Tipe Perempuan di Kolom Komentar IG Nicholas Saputra terminal mojok

4 Tipe Perempuan di Kolom Komentar IG Nicholas Saputra

28 September 2021
Kok Bisa Ada Orang Bahagia di Jogja, padahal Hidup Mereka Susah?  

Sebaiknya Jogja Ditutup Saja Saat Tahun Baru

27 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.