Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Di Kendal Memang Nggak Cocok Ada Konser karena Isinya Orang Mabuk, Adu Pukul, terus Ricuh!

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
30 Juli 2024
A A
Di Kendal Memang Nggak Cocok Diadakan Konser karena Isinya Orang Mabuk, Adu Pukul, terus Ricuh!

Di Kendal Memang Nggak Cocok Diadakan Konser karena Isinya Orang Mabuk, Adu Pukul, terus Ricuh! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari terakhir warga Kendal mendapat hiburan gratis dari pelaksanaan Pekan Raya Kendal (PRK). Acara ini jadi serangkaian kegiatan hiburan yang dihadirkan untuk menyambut hari jadi Kabupaten Kendal yang ke-419 tahun. Diisi dengan berbagai konser hiburan dan sholawat, PRK ini diselenggarakan selama 8 hari, mulai dari 20-28 Juli 2024.

Lantaran berlabel gratis, tentu saja PRK ini mengundang warga Kendal dari berbagai daerah untuk datang. Mereka ingin menikmati konser grup band macam Ungu, Guyon Waton, dan lain-lain yang dihadirkan dalam PRK tersebut. Nah, persoalannya, para pengunjung dari kalangan ABG suka datang sambil membawa bekal berupa minuman keras. Mungkin di pikiran mereka, dengan berjoget setelah menenggak minuman keras, pikiran jadi tenang, rileks, kemudian jogetnya pun bisa lepas.

ADVERTISEMENT

Padahal apa yang mereka lakukan itu nggak lebih dari tingkah TOLOL dan BODOK! Sudahlah begitu, minuman keras yang mereka bawa ini biasanya oplosan lagi.

Sebelum masuk area Pekan Raya Kendal sudah pada emosi duluan

Mereka, para ABG ini, sudah sangat menyebalkan ketika di area parkir. Sok-sokan bergerombol, berasa keren kek jebolan suzuran, setelah itu ramai-ramai menenggak minuman keras sebelum masuk ke area konser.

Nah, ketika ada yang tanpa sengaja menyenggol motor atau diri mereka saat antri masuk dari parkiran, mereka biasanya sudah saling emosi dan adu pukul. Ini sering kali terjadi sehingga saya pun malas dan batal memasuki area PRK karena kejadian itu.

Kericuhan paling tampak ketika konser dari band NDX AKA pada 24 Juli dan band Guyon Waton pada Jumat 26 Juli lalu. Untuk konser Guyon Waton, kericuhan di tengah konser sampai membuat sang vokalis menghentikan nyanyiannya dan meminta pihak keamanan untuk menertibkan kerusuhan tersebut. Benar-benar memalukan.

Pada saat penutupan Pekan Raya Kendal 28 Juli lalu saat pentas dari Band After Shine juga terjadi kericuhan, bahkan sudah seperti mini tawuran. Pada saat itu, kericuhan benar-benar terjadi dengan penyebab utamanya ya karena para pelaku ini berjoget dalam kondisi mabuk dan nggak terima ketika disenggol pengunjung lain. Emosi mereka mudah sekali tersulut karena pengaruh alkohol oplosan yang mereka tenggak itu.

Situasi seperti itu tentu sangat mengganggu bagi pengunjung lain. Niat hati mau lihat hiburan, eh, malah menonton tingkah orang absurd saling gelut. Mau masuk ke area konser jadinya khawatir kena bogem mentah dari orang-orang BODOK itu.

Baca Juga:

Menguak cara kerja dan cuan jasa war tiket konser yang bisa mencapai jutaan rupiah

Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas

Tak hanya terjadi sekali atau dua kali

Kericuhan dalam konser di Kendal tidak hanya terjadi sekali dua kali, tapi telah terjadi sejak lama dan terus berulang setiap ada konser. Saat saya SMA dulu, ketika ada konser di Kendal, pasti selalu saja ada bentrok antarpengunjung yang masih ABG. Efek domino dari kericuhan para ABG BODOK ini juga menyebalkan.

Pasalnya, ketegangan itu bisa berlanjut hingga berhari-hari, bahkan berbulan-bulan. Mereka akan melanjutkan dengan tawuran di malam hari di beberapa tempat yang dianggap aman untuk memperlihatkan kejagoan mereka itu.

Memang, di mana pun, ketersinggungan antara pengunjung di dalam konser bisa saja terjadi, tapi respons lebih kalem dan santai harusnya bisa diterapkan, bukan? Toh namanya nonton konser, apalagi gratis, pasti akan ada potensi saling senggol tanpa disengaja. Tapi balik lagi, gimana mau kalem, lah otaknya sudah kebanjiran minuman keras oplosan begitu.

Penyelenggara kurang tegas menyaring pengunjung yang datang

Nah, di Kendal sendiri, sudah ABG yang nonton ini sok keren dan sok keras, pihak penyelenggara dan aparat keamanan juga kurang tegas menyaring pengunjung. Harusnya mereka yang masuk dicek dulu, terindikasi sudah menenggak minuman keras atau belum. Kalau sudah tercium alkohol, lebih baik mereka diusir saja. Jangan dibiarkan masuk. Kalau mereka melawan, penthung balik aja!

Kalau setiap ada konser selalu ada kerusuhan dan tawuran begitu, saya rasa sebaiknya di Kendal nggak usah diadakan konser saja. Soalnya lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaatnya. Isinya ABG norak dan BODOK, sehingga merugikan pengunjung lain. Selain itu, jadi malu-maluin juga kalau dilihat oleh sang talent yang diundang dan para penonton yang datang dari luar kota.

Mungkin lebih pas, di Kendal cukup diisi pengajian, sholawatan, atau istighosah bersama saja. Itu kayaknya lebih bermanfaat. Biar para ABG dan pemabuk itu pada tobat sekalian.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pantai Sendang Asih: Pantai Potensial di Kendal yang Terbengkalai, Banyak Sampah dan Bau.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Juli 2024 oleh

Tags: Kabupaten Kendalkendalkonser
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Mari Berjingkrak Bersama 10 Lagu Terbaik Weezer Terminal Mojok

Mari Berjingkrak Bersama 10 Lagu Terbaik Weezer

20 November 2022
Kendal, Kabupaten di Jawa Tengah dengan Kekayaan Harta Sejarah Zaman Belanda (Unsplash.com)

Kendal, Kabupaten di Jawa Tengah dengan Kekayaan Harta Sejarah Zaman Belanda

23 September 2022
Harga Tiket Konser Lebih Tinggi dari UMR, Promotor Juga Nggak Menjamin Kelancaran. Sungguh Miris Cari Hiburan di Indonesia

Harga Tiket Konser Lebih Tinggi dari UMR, Promotor Juga Nggak Menjamin Kelancaran. Sungguh Miris Cari Hiburan di Indonesia

2 Desember 2023
benci produk luar backstreet boys Cynantia Pratita Perlu Membawakan Lagu Post-Hardcore Ini di Indonesian Idol terminal mojok tita idol tita indonesia idol vokalis band metal

Kangen Band Comeback Adalah Hal Terbaik yang Ada di Industri Musik Tahun Ini

18 November 2020
3 Alasan JIS Jadi Tempat Konser Red Flag, Bikin Penonton Ogah-Ogahan

3 Alasan JIS Jadi Tempat Konser Red Flag, Bikin Penonton Ogah-Ogahan

18 Oktober 2024
Suzuki Spin 125 SR: Tenaganya Kuat Abis, Konsumsi BBM Bikin Meringis suzuki carry futura

Suzuki Carry Futura, Teman Perjalanan Masa Kecil yang Ngangenin dan Nggak Perlu Diragukan Ketangguhannya

24 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026
Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

9 Agustus 2026
Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi S1

Bukan karena jenius, tapi kuliah S2 memang jauh lebih gampang ketimbang S1

8 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian Mojok.co

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian

8 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.