Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jangan Tertipu Jalan Maribaya Lembang: Tampak Mulus dan Menenangkan, tapi Diam-diam Makan Korban

Handri Setiadi oleh Handri Setiadi
16 Juli 2024
A A
Jangan Tertipu Jalan Maribaya Lembang: Tampak Mulus dan Menenangkan, tapi Diam-diam Memakan Korban

Jangan Tertipu Jalan Maribaya Lembang: Tampak Mulus dan Menenangkan, tapi Diam-diam Memakan Korban (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jalan Maribaya Lembang merupakan jalanan utama ke arah Cibodas Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Jalanan yang menghubungkan Alun-Alun Lembang dan Desa Cibodas ini memiliki panjang kurang lebih sekitar 7 kilometer. Jalan yang terletak di Kecamatan Lembang ini merupakan jalur yang aktif dilalui. Banyak wisatawan yang pergi melalui jalan ini untuk mengunjungi Maribaya Resort yang terkenal dengan air panas alaminya. Selain itu, jika ingin pergi ke Kebun Begonia Lembang dan Curug Maribaya, mau tak mau kita harus melalui jalan ini.

Jika dilihat melalui Google Maps, sekilas Jalan Maribaya Lembang tampak seperti jalan-jalan di desa pada umumnya. Jalannya tampak mulus dengan nuansa alam yang memberikan suasana menenangkan. Tapi nyatanya, jalan ini bisa membahayakan pengendara yang melintas sehingga pantas mendapat predikat jalan maut.

Jalan Maribaya Lembang, jalan yang aktif dilalui dengan penerangan seadanya

Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, Jalan Maribaya adalah jalan utama untuk menuju beberapa destinasi wisata di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Maka tak heran apabila jalan ini aktif dilalui pengendara dari mana saja. Tak hanya siang hari, banyak pula pengendara yang melintasi jalan ini di waktu malam.

Sayangnya, penerangan jalan di sini begitu minim. Hanya ada beberapa lampu penerangan jalan, itu pun nyalanya tidak begitu terang.

Memang aman saja jika berkendara di siang hari, tapi ketika berkendara di malam hari melintasi Jalan Maribaya Lembang ini, suasana berubah jadi mencekam. Sebetulanya yang menyeramkan ketika jalanan kurang pencahayaan itu bukanlah hantu atau semacamnya, melainkan ancaman adanya begal serta kondisi jalan yang jadi tidak terlihat jelas.

Meski mulus, jalanan berkelok dan menanjak

Umumnya jalanan menuju desa-desa di kabupaten berkelok plus menanjak. Dan Jalan Maribaya Lembang ini demikian. Di setiap tanjakannya bahkan rata-rata disertai belokan yang cukup tajam.

Hal yang mengerikan adalah ketika jalanan sedang sepi dan pengendara tidak tahu setelah belokan menanjak di jalan ini akan bertemu dengan kendaraan seperti apa. Syukur kalau tidak ada apa-apa, tapi kalau apes misalnya tiba-tiba ketemu truk atau bus besar kadang malah bikin panik. Akhirnya pengendara jadi hilang fokus dan kecelakaan tak terelakkan.

Ditemani jurang curam

Saat mulai memasuki pertengahan Jalan Maribaya Lembang, suasana mencekam biasanya dimulai. Hutan di sebelah kiri dan kanan akan menemani jalan yang menanjak dan berkelok. Selain itu yang lebih mengerikannya lagi adalah jurang di sepanjang jalan sekitar Maribaya Resort.

Baca Juga:

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

Bandung Setelah Lebaran Adalah Surga Wisatawan, tapi Mimpi Buruk bagi Warlok

Sebenarnya beberapa sisi jalan yang terdapat jurang sudah dipagar, tapi sebagian sisi lainnya masih belum. Tak ada pembatas antara jalan dan jurang. Mungkin ini cara pemerintah setempat untuk mengetes kesabaran para pengendara yang melintas supaya tidak kebut-kebutan di Jalan Maribaya Lembang. Soalnya ngebut sedikit saja di sekitar sini, nyawa kita jadi taruhannya.

Jalan Maribaya Lembang rawan bencana longsor

Seolah masih kurang membahayakan, di jalan ini juga terdapat tebing yang cukup tinggi. Alhasil jalan ini rawan bencana longsor. Longsor kerap terjadi di sini dan memutus jalur wisata di daerah ini.

Diketahui pernah ada insiden kecelakaan yang memakan korban jiwa karena setelah terkena longsor, korban jatuh ke jurang di sebelahnya. Kurang maut apa lagi Jalan Maribaya ini?

Begitulah Jalan Maribaya Lembang di Kabupaten Bandung Barat yang mulus dan menenangkan, tapi diam-diam membahayakan. Sebetulnya pemerintah setempat sudah mengupayakan perbaikan walau nyatanya kurang maksimal. Jadi jangan tertipu, diam-diam Jalan Maribaya adalah maut.

Penulis: Handri Setiadi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sisi Gelap Wisata Lembang, Wisata Indah yang Mencekik Warga Lokal.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Juli 2024 oleh

Tags: Bandungbandung baratJalan Maribaya Lembanglembang
Handri Setiadi

Handri Setiadi

Kadang guru, kadang suka baca buku, anggap saja teman baikmu.

ArtikelTerkait

Kota Bandung yang Semakin Terasa Asing (Unsplash)

Kota Bandung yang Semakin Terasa Asing

15 Januari 2023
Sejarah Batu Kuda dan Misteri Suara Kuda Keramat di Gunung Manglayang terminal mojok

Sejarah Batu Kuda dan Misteri Suara Meringkik di Gunung Manglayang

4 Desember 2021
Majalaya, Kecamatan di Kabupaten Bandung yang Sering Diejek Netizen Ternyata (Lumayan) Maju Mojok.co

Majalaya, Kecamatan di Kabupaten Bandung yang Sering Diejek Netizen Ternyata (Lumayan) Maju

12 Mei 2024
Jalan Rengas Bandung Masih Jadi Mimpi Buruk bagi Pengendara Mojok.co

Jalan Rengas Bandung Masih Jadi Mimpi Buruk bagi Pengendara

8 Oktober 2024
Disarpus Kota Bandung, Perpustakaan Bagus, tapi Fasilitasnya Tidak Berfungsi Sebagaimana Mestinya, Masak Komputer Nggak Bisa Dipakai Semua?

Disarpus Kota Bandung, Perpustakaan Bagus, tapi Fasilitasnya Tidak Berfungsi sebagaimana Mestinya, Masak Komputer Nggak Bisa Dipakai Semua?

2 Juli 2024
5 Oleh-oleh Khas Bandung yang Murah Meriah Terminal Mojok

5 Oleh-oleh Khas Bandung yang Murah Meriah

11 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya (Wikimedia Commons)

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

10 April 2026
Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.