Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

IAIN Kudus, Kampus Tanpa Kantin

Riza Afthoni oleh Riza Afthoni
29 November 2023
A A
IAIN Kudus, Kampus Tanpa Kantin

IAIN Kudus, Kampus Tanpa Kantin (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai alumni IAIN Kudus yang sudah wisuda beberapa tahun lalu, tak bisa dimungkiri kalau terkadang saya kangen kampus saya. Ya bagaimana tidak, saya kuliah hingga kerja di Kudus, sekitar 9 tahun. Tapi ya, lama waktu tersebut tidak menjadikan saya menetap di Kudus.

9 tahun lamanya, tak kuduga, jadi sia-sia…

Kenapa bisa sekangen itu? Pertama perjalanan kampus ini dari Sekolah Tinggi menjadi Institut Agama Islam pun sudah saya lalui. Bahkan kenapa saya dulu lulus kuliah sampai 5,5 tahun pun itu disengaja, karena adanya perubahan nama yang sudah diumumkan SK-nya oleh presiden Jokowi.

Sedikit cerita, IAIN Kudus ini bisa dibilang kampus nggak terkenal. Boro-boro dilirik, ada orang Kudus yang tahu aja udah bagus. Ya memang nggak begitu menarik ni kampus. Pada 2014, waktu saya kuliah, jurusan pun tidak banyak. Contohnya jurusan Dakwah, Cuma ada dua, yakni Bimbingan Konseling Islam dan KPI. Itu pun KPI berdiri baru pada 2012.

Lalu, kampus ini pun berbenah. Pembangunan sana-sini untuk mengejar predikat Institut Agama Islam dilakukan, dan tampaknya berhasil. Gedung pun akhirnya bertambah. Meski pembangunan yang dikejar masih di Gedung Timur, tapi pembangunan tetap terlihat hasilnya.

Tapi, tapi nih, ada satu hal aneh yang menurut saya agak-agak. IAIN Kudus memang membangun gedung, tapi kantinnya malah dihancurkan. Wait, what? Gimana bisa kampus nggak ada kantinnya?

IAIN Kudus, kampus tanpa kantin

Memang ini terlihat remeh, tapi kantin tetaplah penting di mata para mahasiswa, bahkan dosen sendiri. Pertama, kalau lupa sarapan dan masih sempet buat makan, mereka tetap lebih memilih ke kantin kampus buat makan dulu. Selain nggak jauh dari tempat kuliah, juga efisiensi waktu. Kedua, kalau biasa jalan dan gk punya kendaraan dan biasa jalan kaki. Kantin kampus adalah pilihan bijak. Bener ada layanan pesan antar, tapi ya aneh banget lah pesen gituan ke kampus. Kalau ada kantin kan enak.

Padahal saat saya masih di IAIN Kudus, dulu ada tiga kantin kampus berdiri. Dua di kampus barat, satu di kampus timur. Sekarang malah raib semua, lha? Sisain satu kek.

Baca Juga:

Kantin Sekolah Adalah Penyelamat Guru yang Gajinya Rata dengan Tanah

Kuli Bangunan Curang Bikin Pemilik Rumah Rugi Besar, Material Bangunan hingga Upah Dimanipulasi Semua

Saya tahu, pembangunan itu penting. Tapi nggak perlu juga mengorbankan hal-hal lain. Maksudnya lho ya, masak kantin dirobohin semuanya. Kan itu semua esensial buat mahasiswa.

Miris memang. Pembangunan mengejar status justru mematikan hal-hal yang esensial. Petinggi IAIN Kudus harusnya segera menyadari ini. Ya masak sih kampus nggak ada kantinnya. Masak nggak gengsi?

Penulis: Riza Afthoni
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa IAIN Kudus

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 November 2023 oleh

Tags: IAIN Kuduskantinpembangunan
Riza Afthoni

Riza Afthoni

Penyuka hardcore yang mencintai Spongebob Squarepants. Kalau bisa sih mencintai Mojok juga.

ArtikelTerkait

bekal makan tupperware sekolah nasi lauk jajan siswa anak sma smp air minum mojok

Pergeseran Makna Bawa Bekal Makan dan Minum ke Sekolah yang Tidak Kita Sadari

4 Mei 2020
Alasan di Balik Mahalnya Biaya Pembangunan Masjid Terminal Mojok

Alasan di Balik Mahalnya Biaya Pembangunan Masjid

5 Januari 2023
Berkunjung ke Buddha Tidur Mojokerto, tapi Tidak Tahu Bejijong Itu Gimana Ceritanya

Hal yang Luput Diperhatikan dari Banternya Pertumbuhan Kota Mojokerto

28 Juni 2023
Kabupaten Sidoarjo Nggak Lagi Jadi Kabupaten Autopilot, Sekarang Progresif, Bos!

Kabupaten Sidoarjo Nggak Lagi Jadi Kabupaten Autopilot, Sekarang Progresif, Bos!

30 Januari 2024
3 Kebiasaan Buruh Pabrik Saat Makan Siang di Kantin yang Beda dari Karyawan Kantoran Terminal Mojok

3 Kebiasaan Buruh Pabrik Saat Makan Siang di Kantin yang Beda dari Karyawan Kantoran

12 Desember 2022
Kantin Karyawan Pondok Indah Mall Enak dan Murah, Bisa Jadi Alternatif Makanan Mal yang Overpriced Mojok.co

Kantin Karyawan Pondok Indah Mall Enak dan Murah, Bisa Jadi Alternatif Makanan Mal yang Overpriced

13 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ilustrasi Purwokerto dan Purwakarta, Bikin Kurir Ekspedisi Kena Mental (Unsplash)

Purwokerto dan Purwakarta: Nama Mirip Beda Provinsi yang Bikin Paket Nyasar, Ongkir Membengkak, dan Kurir Ekspedisi Kena Mental

19 Januari 2026
5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo Mojok.co

5 Istilah di Solo yang Biking Orang Jogja seperti Saya Plonga-plongo

15 Januari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

19 Januari 2026
7 Lagu Bahasa Inggris Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia (Unsplash)

7 Lagu Bahasa Inggris yang Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia

16 Januari 2026
Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
Saya Berpaling dari Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru Mojok.co

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.