Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

PO Haryanto, Sultan Kudus yang Menjadi Sumber Kebahagiaan Nggak Heran Punya Penggemar Terbanyak di Indonesia

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
16 Oktober 2023
A A
PO Haryanto, Sultan Kudus dengan Penggemar Terbanyak di Indonesia (Unsplash)

PO Haryanto, Sultan Kudus dengan Penggemar Terbanyak di Indonesia (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Terminal Mojok cukup sering menayangkan artikel yang membahas soal Kudus, Jawa Tengah. Kebanyakan, Terminal membahas soal kuliner dan tempat wisata. Namun, di balik itu semua, ada satu sumber kebahagiaan bernama PO Haryanto. Dan tahukah kamu, mereka adalah perusahaan bus dengan penggemar terbanyak di Indonesia.

Kamu nggak salah membaca. Saat ini, penggemar PO Haryanto mencapai 191 ribu orang. Mereka memberi nama Haryanto Mania sebagai wadah komunitas pencinta bus asal Kudus ini. Dulu, ketika awal “mengaspal” di jalanan Indonesia, mereka hanya mempunyai 6 armada. Namun, ketika artikel ini tayang, kalau tidak salah, jumlah armada mereka sudah tembus 250 unit.

ADVERTISEMENT

Salah satu alasan PO Haryanto mampu menjaring banyak bus manis adalah karena kehebatan mereka membuka jalur. Saat ini, mereka sudah mengaspal di jalur Muria Raya dengan rute  Jakarta – Pamekasan – Sumenep (PP). Jakarta – Solo – Ponorogo dan kota di sekitarnya antara lain Solo Raya, Klaten dan Gemolong. Selain itu ada juga rute menuju Bojonegoro dan Purwodadi. Kalau dulu, mereka hanya melayani jalur Jakarta-Kudus, Jakarta-Pati, dan Jakarta-Jepara.

PO Haryanto, sumber kebahagian dari Kudus

Namanya Mujib, dia adalah salah satu teman saya yang sangat menggemari bus. Bahkan, dia pernah resign dari pekerjaannya di toko buku online demi mengejar cita-cita. Jadi, salah satu cita-cita Mujib adalah menjadi supir bus AKAP. Dia sudah memendam cita-cita ini sejak lama. Kalau tidak salah sudah sejak dari SMP.

Mujib ini adalah salah satu bus mania pencari adrenalin. Dia akan sangat menikmati perjalanan ketika bus melaju kencang. Kepada saya, dia pernah bercerita begini:

“Saya nggak heran kalau bus pelari seperti PO Haryanto kerap mendahului dari kiri, zig-zag di jalan tol mencari jalur kosong. Sebabnya, jalur kanan diisi para lane hogger yang merepotkan. Bahkan, tidak jarang bus menggunakan bahu jalan untuk mendahului karena tidak adanya jalur kosong di sisi kanan. Atau, biasa disebut “seset kiwa (kiri).”

Alasannya jelas. Jalur mendahului digunakan pemuja lane hogger. Hal-hal seperti ini sudah pasti hanya pengemudi dengan tingkat presisi dan jam terbang tinggi yang mampu melakukannya. Dan yang saya tahu, PO Haryanto, dan para krunya adalah kru yang pantang menyerah.”

Begitu cerita Mujib. Baginya, naik bus, dalam hal ini PO Haryanto, memberinya kebahagiaan. Bahkan di waktu senggang, dia akan naik bus dari Jogja ke mana saja di Pulau Jawa hanya untuk memuaskan rasa kangennya naik bus pelari.

Baca Juga:

Terminal Cileungsi Bogor Merekam Nasib Angkot Rute Pendek yang Makin Sekarat

Alasan Kenapa Saya Tidak Betah Tinggal di Demak

Maka, ya nggak heran kalau PO ini mempunyai banyak penggemar di Indonesia. Bahkan mencapai 191 ribu orang dan saya yakin sudah semakin bertambah. Begitulah salah satu wujud kecintaan bus mania terhadap sebuah moda transportasi yang menjadi kesukaannya.

Penulis: Yamadipati Seno

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Menanti Bisnis Baru Rian Mahendra, Mantan Bos PO Haryanto

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Oktober 2023 oleh

Tags: akapbus haryantobus maniaharyantojawa tengahkuduslane hoggerPO Haryanto
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

ArtikelTerkait

Rawa Gembongan Temanggung, Lokasi Rahasia di Jawa Tengah (Unsplash)

Rawa Gembongan Temanggung, Lokasi Rahasia bagi Pemburu Foto di Jawa Tengah

5 Oktober 2023
Bukan Semarang, Sebaik-baiknya Tempat Tinggal di Jawa Tengah Adalah Purwokerto

Bukan Semarang, Sebaik-baiknya Tempat Tinggal di Jawa Tengah Adalah Purwokerto

7 Februari 2024
Tidak Ada yang Sempurna dari Hajatan Nikah di Jawa Tengah, Banyak kok Kekurangannya!

Tidak Ada yang Sempurna dari Hajatan Nikah di Jawa Tengah, Banyak kok Kekurangannya

23 Juli 2024
Olahan Daging Kerbau Kudus Ternyata Enak dan Cocok di Lidah Jogja Saya Mojok.co

Kuliner Daging Kerbau Kudus Ternyata Enak dan Cocok di Lidah Jogja Saya

1 Maret 2025
Banjarnegara-Kebumen via Gombong: Jalur Berbahaya yang Nggak Disarankan buat Pengendara Amatiran

Banjarnegara-Kebumen via Gombong: Jalur Berbahaya yang Nggak Disarankan buat Pengendara Amatiran

23 Februari 2024
Kenapa Salatiga Menjadi Kota Madya, tapi Kudus yang Lebih Mewah Justru "Cuma" Kabupaten?

Kenapa Salatiga Menjadi Kota Madya, tapi Kudus yang Lebih Mewah Justru “Cuma” Kabupaten?

14 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warlok Semarang Muak dengan Mal Baru, Lebih Butuh Ruang Terbuka Hijau yang Terjangkau Mojok.co

Warlok Semarang Muak dengan Mal Baru, Lebih Butuh Ruang Terbuka Hijau yang Terjangkau 

24 Juni 2026
Masuk UIN Saizu Purwokerto yang Saya Benci setelah Ditolak Kampus Impian Bukanlah Akhir dari Segalanya Mojok.co

Masuk UIN Saizu Purwokerto yang Saya Benci setelah Ditolak Kampus Impian Bukanlah Akhir dari Segalanya

22 Juni 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026
Pertamax di Pertashop Memang Lebih Murah, tapi Tetap Saja Orang pada Beli Pertalite, Harga Pertamax Nggak Ngotak! pertamina pertamax oplosan

Cerita Mereka yang Masih Tetap Membeli Pertamax: Jualan Pertamax Eceran Makin Nggak Laku hingga Seorang Kurir yang Terpaksa Menekan Pengeluaran

21 Juni 2026
Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah Mojok.co

Konsep Gramedia Jalma Semarang Menarik, tapi Jujur Agak Sedih ketika Tempat Favorit Saya Berubah Wajah

26 Juni 2026
Soto Bukan Makanan Rakyat, Harganya Mahal karena Sate-satean dan Gorengan Mojok.co

Soto Bukan Makanan Rakyat, Harganya Mahal karena Sate-satean dan Gorengan

23 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.