Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kecamatan Kepil, Jalur Penghubung Wonosobo-Magelang yang Mengancam Nyawa Pengendara

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
19 Oktober 2023
A A
Kecamatan Kepil, Jalur Penghubung Wonosobo-Magelang yang Mengancam Nyawa Pengendara

Kecamatan Kepil, Jalur Penghubung Wonosobo-Magelang yang Mengancam Nyawa Pengendara (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Lewat Kecamatan Kepil yang menjadi jalur penghubung Wonosobo dan Magelang di malam hari sama seperti setor nyawa. Tenan, Lur!

Minggu kemarin, saya berkunjung ke Festival Mojok (Fesmo) yang digelar di Taman Komunikasi Kanisius Yogyakarta. Kebetulan saya berangkat hari Sabtu siang sekitar pukul 14.00 WIB. Alih-alih melewati jalur selatan yang panasnya nggak karuan, saya memilih pergi ke Jogja via Wonosobo-Magelang. Saya juga sudah janjian dengan saudara yang hendak silaturahmi dengan kawan-kawan pesantrennya di Jogja.

Sebenarnya saya selalu senang tiap pergi ke Jogja via jalur Wonosobo-Magelang. Kenapa? Karena di sepanjang jalan saya bisa menikmati perjalanan tanpa takut tersengat panasnya sinar matahari yang bisa bikin kulit belang. Ketika melewati tugu perbatasan Banjarnegara dan Wonosobo saya mulai merasakan kesejukan yang menyelimuti badan. Hawa sejuk ini membuat siapa pun yang berkendara merasa nyaman.

Sayangnya, kesejukan itu tak bertahan lama begitu kendaraan memasuki Kecamatan Kepil. Kecamatan yang menjadi penghubung antara Wonosobo dan Magelang ini memiliki kontur jalan yang bikin pengendara pegal sekaligus menyesal melewatinya karena bisa mengancam nyawa.

Kondisi jalan di Kecamatan Kepil naik turun

Sebenarnya kondisi jalan yang naik turun ini sudah dimulai sejak pengendara memasuki SPBU Pertamina Sepuran yang berada di Jalan Raya Kretek-Kepil. Setelah melewati SPBU tersebut, pengendara harus menyiapkan diri untuk melewati jalan yang meliuk tak menentu. Kalau nggak percaya, cek aja di Google Maps. Jalan di Kecamatan Kepil ini layaknya ular berukuran panjang yang sedang melilit tak menentu ke berbagai penjuru.

Bukan hanya itu, kontur jalan di Kecamatan Kepil ini sering kali menipu pengendara yang melintas. Saat sedang asyik memacu kendaraan dengan kecepatan maksimal di jalan yang mulus, saya sering dikagetkan dengan kontur jalan yang berbeda. Jadi di satu titik jalannya mulus, bagus, eh tiba-tiba di titik lainnya hancur. Pokoknya serasa kena prank saat melewati jalur ini.

Kalau kalian kebetulan melintasi jalur ini, saya sarankan untuk memacu kendaraan dengan kecepatan normal. Cara ini dilakukan agar tangan kalian nggak pegal saat memainkan tuas gas dan rem motor, dan tentu saja supaya nggak celaka.

Baca halaman selanjutnya: Beriringan dengan mobil pick up pengangkut sayur yang kebut-kebutan…

Baca Juga:

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

Sisi Gelap dari Kemiripan Nama Purwokerto dan Purwakarta yang Bikin Pusing

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 20 Oktober 2023 oleh

Tags: jawa tengahkecamatan kepilmagelangwonosobo
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

8 Alasan Kebumen Pantas Jadi Kiblat Slow Living di Jawa Tengah (Unsplash)

8 Alasan Kebumen Pantas Jadi Kiblat Slow Living di Jawa Tengah

3 Desember 2025
Harga Gula Naik, Penjual Kue Pancong di Tegal Ingin Beralih Jadi Tukang Kredit di Bulan Puasa

Harga Gula Naik, Penjual Kue Pancong di Tegal Merana. Ingin Beralih Jadi Tukang Kredit Panci di Bulan Puasa

23 Maret 2024
Kegemaran Membaca Warga Jawa Tengah Juara Dua Se-Indonesia, Warga Demak Jelas (Bukan) Salah Satunya Mojok.co

Kegemaran Membaca Warga Jawa Tengah Juara Dua Se-Indonesia, Warga Demak Jelas (Bukan) Salah Satunya

17 Juli 2024
Kedu, Sebaik-baiknya Kecamatan yang Ada di Temanggung

Kedu, Sebaik-baiknya Kecamatan yang Ada di Temanggung

21 Februari 2024
Purwokerto Bakal Menghadapi Petaka 100 Ribu Mahasiswa (Unsplash)

100 Ribu Mahasiswa Bakal Menjadi Petaka Bagi Purwokerto di Masa Depan, Jika….

15 Oktober 2023
5 Keunikan Cilacap yang Tidak Dimiliki Daerah Lain Terminal Mojok

5 Keunikan Cilacap yang Tidak Dimiliki Daerah Lain

5 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering "Keseleo" Mojok.co

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”

7 Februari 2026
Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Surat Terbuka untuk KAI: War Tiket Lebaran Bikin Stres, Memainkan Perasaan Perantau yang Dikoyak-koyak Rindu!

7 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.