Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Dari Bandung ke Bekasi Cuma Modal Rp15 Ribu, Naik Apa?

Nuriel Shiami Indiraphasa oleh Nuriel Shiami Indiraphasa
17 Januari 2023
A A
Dari Bandung ke Bekasi Cuma Modal Rp15 Ribu, Naik Apa Terminal Mojok

Dari Bandung ke Bekasi Cuma Modal Rp15 Ribu, Naik Apa? (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Soal transportasi umum, Bandung tergolong daerah yang masih parah banget fasilitasnya. Tapi kali ini ceritanya beda. Buat kamu sobat bokek yang berdomisili di Bekasi dan mau liburan ke Bandung, selamat! Saya punya trik yang bakal membantu kamu untuk bisa sampai Bandung dengan modal uang Rp15 ribu dari Bekasi dan sebaliknya.

Sebenarnya saya sudah lama mendengar soal trik ini. Waktu masih kuliah dulu, banyak teman dari Bekasi yang ngomongin soal rute murah Bandung-Bekasi atau Bekasi-Bandung ini. Sayangnya, dulu saya kurang tertarik karena nyali untuk ngebolang pantang takut hilang masih belum terbentuk. Alhasil saya belum pernah mencobanya sampai tibalah akhir pekan lalu. 

Hari Sabtu kemarin saya menempuh rute perjalanan ekonomis dari Bandung ke Bekasi. Perlu saya ingetin ya, rute ini bisa kamu pakai juga untuk perjalanan sebaliknya, Bekasi-Bandung. Saya haqqul yaqin, rute panjang nan murah ini terbilang worth it. Tanpa basa-basi, gini caranya.

Pertama, pastikan kamu tahu jadwal kereta api lokal Bandung. Saya sarankan untuk mengunduh aplikasi KAI Access. Dah tuh, satu masalah selesai. 

Kedua, berangkatlah dari salah satu stasiun di Bandung. Kemarin saya berangkat dari Stasiun Cimekar yang ada di Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi. Nah, kamu juga bisa berangkat dari Stasiun Bandung lainnya seperti Stasiun Rancaekek, Cimekar, Kiaracondong, Bandung, Padalarang, dan lain-lain. 

Di stasiun, kamu bisa naik kereta Garut Cibatuan relasi Garut-Purwakarta. Harga tiketnya Rp8 ribu aja, Bestie. Kalau kamu tipe orang yang antisipatif, KAI Access bakal berguna banget. Kamu bisa buka aplikasinya, lalu klik kolom “KA Lokal”. Masukkan kolom stasiun asal yang sesuai dengan stasiun keberangkatanmu, lalu masukkan stasiun tujuan “Purwakarta”. 

Nah, di aplikasi akan muncul opsi kereta Garut Cibatuan dengan harga Rp8 ribu untuk keberangkatan siang hari. Sebenarnya ada juga kereta malam Bandung Raya Ekonomi yang harga tiketnya Rp7 ribu. Tapi, berhubung Sabtu kemarin saya berangkat siang, jadinya saya naik kereta Garut Cibatuan yang tiketnya Rp8 ribu.

Ketiga, sampai di Stasiun Purwakarta, kamu masih harus melanjutkan perjalanan ke Stasiun Cikarang dengan kereta yang nggak kalah murah. Namanya kereta Walahar Ekspres. Harga tiketnya cuma Rp4 ribu, Bestie. Kalau dipakai buat beli gorengan, duit segitu cuma dapet 3 biji, padahal dengan kereta ini kamu bisa sampai Cikarang dari Purwakarta.

Baca Juga:

Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan

3 Alasan Romantisme Bandung Akan Luntur, Ketika Menginjakan Kaki di Kecamatan Cibiru

Tips dari saya, mending kamu beli tiket perjalanan ke Stasiun Cikarang saat masih di kereta menuju Purwakarta. Maksudnya biar sesampainya di Stasiun Purwakarta nanti kamu nggak perlu turun untuk beli tiket di loket. 

Kenawhy?

Sebab, kereta Garut Cibatuan dan Walahar Ekspres adalah kereta yang sama, alias cuma ganti nama, Bestie. Jadi, di akhir perjalanan ada kondektur yang memberi tahu pada penumpang yang bakal melanjutkan perjalanan ke Cikarang dan sudah membeli tiket online, nggak perlu turun dari kereta. Nantinya akan ada petugas yang keliling untuk nge-scan barcode tiket. Lumayan kan nggak perlu keluar kereta dan antre di loket?

Tapi buat kamu yang memang pengin mengeksplor Purwakarta tipis-tipis, nggak apa-apa kok keluar dari kereta sebentar. Minimal ke warung terdekat lah, beli Mijon. Nanti kalau mau masuk kereta lagi tinggal scan barcode atau beli tiket di loket kalau belum beli online. 

Keempat, setelah naik kereta Walahar Ekspres dari Stasiun Purwakarta, kamu akan tiba di Cikarang. Di Stasiun Cikarang, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke stasiun yang bisa diakses dengan KRL Jabodetabek. 

Untuk mengakses perjalanan dari Stasiun Cikarang ke stasiun Jabodetabek lainnya, kamu perlu kartu kereta/e-money Mandiri/Brizzi BRI/ Flazz BCA yang ada saldonya. Inget, jangan samakan kartu-kartu itu dengan hatimu.

Berhubung tujuan saya Bekasi, saya naik KRL tujuan Bekasi dari Cikarang. Tiketnya Rp3 ribu saja. Kalau kamu mau ke stasiun lain di Jabodetabek bisa juga, kok, tapi tarif tiketnya beda-beda, ya. Perhitungan tarif KRL itu Rp3 ribu per 25 kilometer pertama. Selanjutnya ditambah Rp1 ribu tiap 10 kilometer selanjutnya.

Kalau saya rangkum, alur perjalanannya begini:

Bandung-Purwakarta-Cikarang-Bekasi (8 ribu + 4 ribu + 3 ribu = aku cinta kamu, eh 15 ribu).

Waktu yang saya tempuh dengan rute perjalanan ala traveler bokek ini sekitar 5 jam 43 menit. Itu belum termasuk waktu dari tempat tinggal ke stasiun terdekat ya, Bestie. Kalau ditotal kayaknya sekitar 7 jam perjalanan, deh. Wqwqwq.

Overall, rute ini bakal terasa oke-oke saja ketika kamu lagi nyantai (nggak buru-buru atau sedang mengejar kegiatan), ingin mencoba hal baru, atau kamu memang sobat… ehem, kere. Tapi, kalau kamu nggak senggang, mending naik bus atau kereta sekali naik, deh. Waktu tempuh Bandung-Bekasi atau sebaliknya cuma 3-4 jam.

Tapi seandainya setibanya di rumah kerjaanmu cuma scrolling TikTok, ya mending cobain rute ekonomis kayak saya ini. Barangkali dari perjalanan 7 jam itu kamu jadi sadar betapa waktu sangat berharga~

Penulis: Nuriel Shiami Indiraphasa
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Argo Parahyangan: Sahabat Setia Perantau Asal Bandung di Ibu Kota.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Januari 2023 oleh

Tags: Bandungbekasikereta api
Nuriel Shiami Indiraphasa

Nuriel Shiami Indiraphasa

Jangan terlalu ngambis, nanti malah nangis.

ArtikelTerkait

5 Alasan Lebih Baik Mengaku Asal Cikarang ketimbang Ngaku Asli Bekasi

5 Alasan Lebih Baik Mengaku Asal Cikarang ketimbang Ngaku Asli Bekasi

5 Februari 2022
Buat Orang Jogja Kayak Saya, Bandung Itu Magis dan Spesial!

Buat Orang Jogja Kayak Saya, Bandung Itu Magis dan Spesial!

26 Agustus 2023
Seblak Bukan Sampah, tapi Wujud Usaha Bertahan Hidup (Unsplash)

Seblak Bukan Sampah, tapi Sebuah Kuliner yang Berasal dari Perjuangan untuk Bertahan Hidup

25 September 2025
Teras Cihampelas Bandung: Habiskan Dana Puluhan Miliar untuk Pembangunan, Kini Mati Suri

Teras Cihampelas Bandung: Habiskan Dana Puluhan Miliar untuk Pembangunan, Kini Mati Suri

22 September 2024
Matarmaja, Kereta Kebanggaan Warga Jawa Timur

Kereta Api Matarmaja Tak Pernah Berubah, Masih Saja Sumpek dan Nggak Nyaman

15 Juli 2023
Bandung Kota Kuliner, tapi Orang Asli Bandung Jarang Kulineran braga

Bandung Kota Kuliner, tapi Orang Asli Bandung Jarang Kulineran

21 Mei 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026
4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang skripsi kuantitatif

Tips Cepat Lulus Skripsi Kuantitatif Tanpa Jadi Tumbal Statistik dari Dosen, Dijamin Waras!

4 Juni 2026
4 Saran dari Warlok Jogja untuk Para Pendatang Biar Cepet Betah (Unsplash)

Sebagai Warga Jogja, Saya Punya Empat Permintaan Kecil untuk Pendatang agar Bisa Beradaptasi dengan Baik

8 Juni 2026
Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

7 Juni 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026
5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya Mojok.co

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

8 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.