Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Mengapa Laki-laki Suka Memanjangkan Kuku Jempol Tangan?

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
10 Januari 2023
A A
Mengapa Laki-laki Suka Memanjangkan Kuku Jempol Tangan Terminal Mojok

Mengapa Laki-laki Suka Memanjangkan Kuku Jempol Tangan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setiap orang berhak membiarkan segala sesuatu yang bisa tumbuh di tubuhnya untuk terus tumbuh dengan bebas. Ada yang suka rambut gondrong, kumis panjang, brewok lebat, dan beberapa kaum lain lebih suka memanjangkan kuku mereka. Tak jarang saya menemui orang yang kukunya panjang, entah laki-laki atau perempuan. Namun khusus untuk laki-laki, kuku jempol tangan seolah punya keistimewaan.

Dari generasi ke generasi, kita bisa menemukan laki-laki dengan kuku jempol tangan yang panjang. Sejak saya kecil, entah sudah berapa banyak laki-laki yang saya temui memanjangkan kuku jempol tangan mereka. Ada saudara saya, tetangga di rumah, kawan sekolah, guru sekolah, guru mengaji, dan lainnya. Bahkan penjual makanan adalah profesi yang sering saya dapati memiliki kuku jempol tangan panjang.

Saya bingung, sebenarnya apa motivasi para laki-laki ini memanjangkan kuku jempol mereka. Pertanyaan ini terus membayangi pikiran saya. Mungkin kalian juga tanpa sadar pernah bertanya-tanya seperti saya. Berbekal kemampuan menganalisis nan tipis, sejumput keahlian menebak-nebak, dan sedikit informasi setelah bertanya kanan kiri, saya punya sedikit jawaban atas pertanyaan saya sendiri yang hendak saya bagikan di sini.

Pertama, sebagai usaha “memanjangkan” jempol. Saya sempat bertanya pada beberapa kenalan yang memanjangkan kuku jempol tangan. Mereka mengaku sengaja memanjangkan kuku lantaran tak percaya diri dengan ukuran jempol tangan mereka. Katanya, dengan kuku yang panjang, jempol mereka terlihat jadi lebih panjang sehingga jari tangan terlihat proporsional. Semacam kamuflase, atau usaha menyamarkan gitu lah.

Kedua, ikutan tren. Namanya tren punya ruang dan waktunya sendiri. Bisa jadi tren itu hanya berlangsung di sekitaran rumah, sekolah, atau komunitas kecil. Dulu, tren kuku jempol panjang pernah ada di kampung saya. Semua remaja laki-laki dan bahkan anak-anak melakukan itu. Beberapa mempertahankan kukunya hingga kini, banyak yang berhenti begitu tren sudah usai, dan beberapa berhenti begitu menyadari tren itu kurang sesuai atau nggak banget.

Ketiga, mempermudah kinerja. Kuku tak diciptakan hanya untuk membuat jari terlihat seperti sebagaimana sebuah jari pada umumnya. Ia juga bisa digunakan untuk mempermudah kerja manusia. Mulai dari mencengkeram, mengungkit, mencukil, bahkan mencakar. Ada banyak orang yang memang memanjangkan kukunya guna mempermudah pekerjaannya.

Misalnya saja kondektur bus yang saya temui. Blio mengaku kuku panjangnya membantu dia menata dan mengambil tumpukan uang kertas, serta mempermudah saat mengambil uang koin. Begitu juga bagi gitaris, khususnya gitaris klasik dan akustik. Kuku jempol panjang mempermudah mereka untuk memainkan gitar, jadi tak perlu lagi mengenakan thumb pick. Namun, entah apa gunanya bagi seorang penjual makanan, walau saya yakin pasti ada.

Keempat, suka dengan tokoh wayang Bima. Kesatria gagah dan kuat ini adalah ayah dari seorang Gatotkaca. Anggota Pandawa yang paling besar dan tinggi itu punya kuku jempol nan kuat sakti mandra guna. Kuku Pancanaka namanya. Mungkin ada orang yang memutuskan memanjangkan kukunya karena ngefans sama Bima. Jika saktinya belum dapat, minimal wujud jempolnya mirip dulu.

Baca Juga:

7 Rekomendasi Kuteks Peel Off, Aman Dipakai Muslimah

Mengapa Gunting Kuku Sering Menghilang Ketika Dibutuhkan?

Saya kira laki-laki yang memiliki kuku jempol tangan panjang jangan sampai terkena diskriminasi. Selayaknya laki-laki berambut gondrong, mereka juga punya hak dan kebebasan. Mari tingkatkan toleransi!

Penulis: Bayu Kharisma Putra
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Mengapa Gunting Kuku Sering Menghilang ketika Dibutuhkan?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Januari 2023 oleh

Tags: jempolkukukuku panjang
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

7 Rekomendasi Kuteks Peel Off, Aman Dipakai Muslimah Terminal Mojok

7 Rekomendasi Kuteks Peel Off, Aman Dipakai Muslimah

7 Desember 2022
gunting kuku sering hilang mojok

Mengapa Gunting Kuku Sering Menghilang Ketika Dibutuhkan?

1 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cara Licik Mahasiswa Mengerjakan Skripsi Full Pakai ChatGPT, Dosen Pembimbing Wajib Tahu Ciri-cirinya biar Nggak Sampai Dibohongi!

Skripsi Memang Nggak Layak Jadi Satu-satunya Syarat Lulus untuk S1

22 Juni 2026
Mati Listrik di Jogja Adalah Cara Cepat Membunuh Orang Miskin (Unsplash)

Mati Listrik di Jogja Membuka Kenyataan Bahwa Orang Miskin Membayar Lebih Mahal dari Masalah yang Tidak Mereka Ciptakan

20 Juni 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co sumatera

Sebagai Anak Madura, Saya Cemburu dengan Anak Sumatera yang Tak Perlu Susah Payah Menyembunyikan Identitas

20 Juni 2026
3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan Mojok

3 Hal yang Jarang Orang Katakan Soal Berkendara di Semarang, Tantangannya Tak Hanya Banjir Rob dan Banjir Dadakan

18 Juni 2026
Pengalaman Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan: Awalnya Overthinking Tidak Bisa Cair, Syukur Akhirnya Happy Ending Mojok.co

Pengalaman Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan: Awalnya Overthinking Tidak Bisa Cair, Syukur Akhirnya Happy Ending

22 Juni 2026
Hidup di Desa Nggak Seindah Bayangan, Banyak Iuran yang Harus Dibayarkan kalau Nggak Mau Jadi Bahan Omongan

Hidup di Desa Itu Murah, yang Mahal Adalah Ongkos Sosialnya, dan Ini Rinciannya

21 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.