Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Membandingkan Jeje Slebew dengan Cinta Laura Itu Bodoh

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
27 Juli 2022
A A
Membandingkan Jeje Slebew dengan Cinta Laura Itu Bodoh

Membandingkan Jeje Slebew dengan Cinta Laura Itu Bodoh (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Twitter memberimu hiburan. Twitter memberimu kejutan. Dan pada saat-saat tertentu—atau malah sering—Twitter memberimu amarah. Dan saya menemukan amarah, gara-gara konten yang membandingkan Jeje Slebew dan Cinta Laura.

Saya beri konteks. Ada video yang membandingkan Jeje Slebew marah-marah ketika dia—entah sengaja atau tidak—dirubung banyak orang, dan Cinta Laura yang tetap menjaga composure dalam situasi yang sama. Tentu saja orang-orang mencerca Jeje, bocah 16 tahun yang ngetop belakangan karena fenomena sosial yang entah bagaimana meledak dan viral.

ADVERTISEMENT

Dan ini masalahnya, membandingkan Jeje dengan Cinta Laura adalah hal terbodoh yang bisa kalian lakukan. Saya bahkan tidak ingin memperhalus kata-kata saya. Kalian bodoh jika melakukan hal itu.

What the fuck is wrong with you people?

Jeje dan Cinta tidak bisa dibandingkan. Mereka berasal dari dua dunia yang berbeda.

Membicarakan Cinta Laura, artinya membicarakan daftar panjang tentang pencapaian dan pendidikan. Cinta adalah sebaik-baiknya role model. Kalau kau mau jadi manusia dengan penuh kualitas, lihat Cinta.

Sedangkan Jeje, dia bahkan tak mendapat separuh apa yang Cinta dapat. Dia tak punya privilese yang sama, akses yang sama, dan bahkan kabarnya dia tak lanjut sekolah.

Apa yang mau dibandingkan?

Baca Juga:

Sisi Gelap Budak Korporat di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta: Ketika Pekerja Menggadai Kewarasan demi Terlihat Elite

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

Bukan saya memandang rendah Jeje, bukan. Tapi, kau tidak bisa menaruh tokoh perempuan lalu dibandingkan dengan Cinta Laura secara serampangan. That is not how it works. Kau melakukan hal yang teramat bodoh jika kau berpikir cara membandingkan manusia adalah menaruh dua manusia lalu dibandingkan begitu saja.

Cinta Laura vs Jeje Slebew ibarat membandingkan Atep dan Cristiano Ronaldo. Tim basket SMA dengan Golden State Warriors. Honda Supra dengan CBR 1000 RR. Tau maksudnya? Bahwa berpikir untuk mencoba membandingkan saja, itu sudah keliru.

Jeje Slebew adalah seorang anak muda yang baru meraih ketenaran dalam masa yang singkat. Sebelumnya, dia seperti manusia Indonesia pada umumnya, meski cerita hidupnya benar-benar mengerikan. Ketika emosinya meledak, itu wajar. Dia manusia biasa, yang mungkin tak pernah diajari menghadapi situasi tak biasa macam menghadapi keramaian.

Sedangkan Cinta Laura, tentu saja, tenar sudah dari belia, dan disiapkan untuk panggung-panggung besar dan bertaraf dunia. Keramaian, adalah hal yang tak asing, dan dia memang disiapkan untuk hal itu. Baru aneh jika dia meledak amarahnya, kecuali memang ada orang yang cukup bodoh untuk bertindak tak patut padanya.

Itulah kenyataannya, dan kalian harus menerima itu. Bahwa, ada manusia di luar sana yang cukup beruntung bisa disiapkan untuk tenar dan hidup dengan gelimang kesuksesan. Dan orang seperti itu, seujung kuku pun, tak bisa dibandingkan dengan kebanyakan manusia di luar sana.

***

Ada beberapa hal yang tak bisa dibandingkan. Tuhan, Anthony Bourdain, prestasi Real Madrid, kegoblokan Josep Bartomeu, mahakarya Takahashi Hiroshi, jangan lombok buatan ibu saya, dan banyak lagi. Hal-hal tersebut, memang sebaiknya tak perlu dipertanyakan. Kita diminta untuk menikmatinya selagi ada di dunia.

Kecenderungan kita membanding-bandingkan, saya pikir, muncul atas keserakahan kita yang tak kita sadari tentang apakah masih ada yang lebih di luar sana. Alih-alih menjadikannya sebagai renungan atau usaha untuk merasa cukup, orang justru melanggar garis dan memilih untuk serakah. Keserakahan, terkadang, tak hanya tentang materi fisik, tapi kadang tentang memilih untuk menjadi lebih bodoh dari biasanya, hanya karena tak bisa menahan diri.

Jeje Slebew vs Cinta Laura ini, saya rasa, masuk dalam hal tersebut. Orang-orang memilih untuk menjadi lebih bodoh, hanya karena merasa tak puas dengan hal-hal yang ada. Entah apa yang mendasari, saya tak tahu.

Kalau boleh saya memberi saran, dan Anda punya kuping yang cukup tebal dari panas, saya sarankan kalian berhenti membanding-bandingkan hal yang tak perlu. Entah mantan dengan pasangan Anda sekarang, Ronaldo vs Messi, Jokowi vs Suharto, atau singkatnya, kalian tak perlu menceburkan diri dalam perdebatan tentang banding-bandingan.

Kita, lebih baik, menghargai dan menikmati yang ada dan melakukan hal-hal yang menyenangkan. Bercinta dengan pasangan Anda, makan enak, membaca manga, atau menonton film. Nggak perlu ikut membandingkan dan membuat perbandingan. Sebab, ketika Anda memutuskan untuk menjadi lebih bodoh dari biasanya, Anda tak akan bisa berhenti.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Memahami Logika Cerdas Baim Wong Mendaftarkan Citayam Fashion Week ke HAKI

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2022 oleh

Tags: cinta lauraCitayam Fashion Weekjeje slebewSCBD
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Citayam Fashion Week: Bergaya Adalah Hak Setiap Orang, Bukan Cuma Mereka yang Beralas Kaki Nike Atau Berparfum Bvlgari Terminal Mojok

Citayam Fashion Week: Bergaya Adalah Hak Setiap Orang, Bukan Cuma Mereka yang Beralas Kaki Nike Atau Berparfum Bvlgari

12 Juli 2022
Kerja di Rumah Bekas Pembunuhan, tapi Lebih Takut Miskin (Unsplash)

Pengalaman Kerja di Rumah Bekas Pembunuhan: Lebih Takut Miskin daripada Setan

15 Oktober 2025
Ketimbang Klaim Citayam Fashion Week, Baim Wong Sebaiknya Klaim Klitih, Go International Material Banget!

Ketimbang Klaim Citayam Fashion Week, Baim Wong Sebaiknya Klaim Klitih, Go International Material Banget!

26 Juli 2022
cinta laura

Wahai Netizen, Kok Kalian Gitu Sih Sama Cinta Laura?

2 Oktober 2019
KPK penilapan duit bansos koruptor jaksa pinangki cinta laura pejabat boros buang-buang anggaran tersangka korupsi korupsi tidak bisa dibenarkan mojok

Cinta Laura, Pejabat Boros, dan Kita yang Dikit-dikit Self Reward

2 Juni 2021
Corkcicle: Tumbler Wajib si Paling Peduli Lingkungan

Corkcicle: Tumbler Wajib si Paling Peduli Lingkungan

6 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Cerita suram Semarang yang tidak asing bagi warlok, tapi jarang diketahui pendatang  Mojok.co

Cerita suram Semarang yang tidak asing bagi warlok, tapi jarang diketahui pendatang 

19 Juli 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co yusril fahriza

Lamongan butuh dipimpin Yusril Fahriza agar makin maju dan kalcer, dan saya serius!

20 Juli 2026
Tuban, Kota Elite Branding Sulit: Kabupaten yang Takdirnya Memang Sulit Terkenal, Diusahain pun Percuma lamongan legen tuban

Legen Tuban kini serba oplosan, tak layak jadi oleh-oleh khas daerah

22 Juli 2026
13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama Mojok.co

Apa salahnya mahasiswa kkn di kota? Mereka sedang belajar, bukan cuma nyari enak

20 Juli 2026
Terminal Bungurasih Momok bagi Pengguna Jalan Raya Waru Sidoarjo, Macet Ora Umum! Mojok terminal bungurasih surabaya

Waru Sidoarjo, kecamatan penuh keistimewaan dan kemudahan, paling top di Sidoarjo!

17 Juli 2026
Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi?

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.