Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Personality

Menjadi Bapak

Fahmin oleh Fahmin
21 Mei 2019
A A
menjadi bapak

menjadi bapak

Share on FacebookShare on Twitter

Kebahagiaan menjadi seorang bapak apakah telah purna saat mendengar janin yang dikandung istrimu selama kurang lebih 38 minggu lahir dengan sehat dan selamat? Yang jelas, kebahagiaan pada momen itu saya pikir tidak ingin kita tukar dengan apapun. Bahkan dengan dunia dan seisinya sekalipun.

Tapi menjadi bapak berarti ada tanggung jawab tambahan yang perlu kau tuntaskan. Memastikan anakmu tumbuh dengan pendidikan yang baik dan kebahagiaan yang memadai.  Memastikan bahwa tak ada yang perlu ia cemaskan dalam hidup. Pastikan ia memiliki sosok guardian dalam dirimu yang akan menjaga dirinya.

ADVERTISEMENT

Tentu saja, ada masanya seorang bapak harus melepaskan genggaman tangan anak-anaknya agar mereka dapat menghadapi dunia dan permasalahnnya secara gentleman.

Namun seorang induk yang baik tidak akan membiarkan anak burungnya mandiri sebelum anak-anak itu lihai terbang, bukan?

Bagaimana anakmu menjadi anak yang baik, saya pikir, tidak terlepas dari apa yang bapak asupkan dan ajarkan. Selanjutnya, ia berhak menjadi apapun, menjadi apa saja yang ia inginkan kelak. Menjadi penulis, menjadi Tony Stark, atau sekadar menjadi bapak yang baik bagi anak-anaknya kelak di rumah.

***

Namun jujur, menjadi bapak menjadi cita-cita yang tak pernah saya impi-impikan. Bapak saya sebagai role model seorang laki-laki pertama yang saya kenal, terlalu banyak memberikan kekecewaan. Terlalu sering ia meraupkan kotoran di muka saya.

Saya enggan mengulangi kesalahan yang sama sebagaimana apa yang beliau lakukan terhadap saya. Saya tidak ingin menjadi bapak yang membiarkan anaknya tumbuh dengan psikologi yang kacau. Menjadi besar sebagai lelaki yang payah, minder dan penakut.

Baca Juga:

GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua

Pesan dari orang tua untuk sesama orang tua, stop paksa anak yang baru masuk SD jadi juara kelas

Energi negatif itu yang terus menerus menggerogoti kepala saya bahkan hingga menjelang hari beliau berpulang kepada Tuhan.

“Kamu kejam,” ujarnya 2 hari menjelang kematiannya. Ia seperti sedang ketakutan dan mencoba menghindari perangkap malaikat maut.

Dari matanya, saya melihat ketakutan yang sama saat saya meminta untuk pulang ke Jawa karena situasi mencekam akibat konflik antarsuku di Kalimantan, kota saya berasal. Saya menangkap ketakutan serupa dari raut muka mamak saya acapkali bapak memukulinya.

Apakah saya sekejam yang disangkakan olehnya?

Saya pikir itu perkataan jujur dari seseorang yang sedang menjemput ajalnya. Saya pikir saya bisa menjadi anak yang lebih baik bagi beliau.

Saya seharusnya berada di sampingnya menjelang mautnya, saya seharusnya bisa membawanya ke rumah sakit mahal untuk menyingkirkan TBC dan penyakit jantung yang pelan-pelan memakan tubuhnya. Saya seharusnya dapat memberikan pemakaman yang lebih layak saat ia akhirnya meninggalkan kami.

Tapi ketakutan-ketakutan atau mungkin kekecewaan atau mungkin saja perasaan dendam terhadap dirinya yang sudah mengkristal dalam diri saya membuat saya mengabaikan semuanya.

***

Tidak lama lagi saya akan melewati fase baru yang pernah bapak saya jalani—menjadi seorang bapak. Hari itu dimulai tepat ketika anak saya lahir di dunia.

“Saat dirimu lahir saya diperlakukan seperti anak tiri,” ungkap kakak saya suatu ketika.

Betapapun—menurut saya—bapak mendidikku dengan cara yang salah, yang terlambat saya sadari ialah setidaknya ia pernah bangga pada saya.

Ia pernah bahagia akan kelahiran saya, ia pernah mengajak saya jalan-jalan dengan oplet jelang buka puasa, mengantar saya ke sekolah dengan becak, atau memberikan semua uangnya kepada saya ketika kerusuhan terjadi di Pontianak.

Saya percaya ia pernah mendeklarasikan dirinya sebagai bapak paling bahagia di dunia.

Sampai di titik itu sebetulnya kasih sayang seorang bapak terlalu pendek jika kita ukur dengan matematika seorang anak. Matematika orang tua adalah matematika Tuhan. Jika kau memberinya laut, yang sebenarnya hanya sekadar buih, ia akan memberimu kasih sayang sepanjang jalan, seluas samudera.

Tidak lama lagi saya akan menjadi laki-laki paling bahagia sedunia dan saya berjanji untuk membahagiakan anak saya. Mungkin nantinya anak saya akan kecewa pada saya, menyesal memiliki bapak seperti saya sebagaimana saya menyesal pernah menjadi anak dari bapak saya.

Tapi satu hal yang perlu kau ketahui, nak—semua orang tua ingin anaknya bahagia. Sebab itu adalah kebahagiaan paling sempurna bagi seorang bapak.

Terakhir diperbarui pada 5 Oktober 2021 oleh

Tags: BapakKeluargaOrang Tua
Fahmin

Fahmin

ArtikelTerkait

Pak Menkes, yang Wajib Pintar Nggak Cuma Ibu, Bapaknya Juga!

Pak Menkes, yang Wajib Pintar Nggak Cuma Ibu, Bapaknya Juga!

27 Januari 2023
Betapa Protektifnya Bapak-bapak dengan Alat Pertukangan Mereka terminal mojok.co

Betapa Protektifnya Bapak-bapak dengan Alat Pertukangan Mereka

20 Desember 2020
tetaplah bahagia meski hampir gila mojok

Tetaplah Bahagia, meski Hampir Gila

17 Juli 2021
kejutan

Memberikan Kejutan Sewajarnya Saja

4 Agustus 2019
konflik keluarga Apa yang Harus Kita Lakukan jika Orang Tua Nikah Lagi Setelah Bercerai? terminal mojok.co

Pengalaman sebagai Pasutri Korban Toxic Masculinity

16 Mei 2020

Fyi, Akun Instagram Bayi Serupa Pelanggaran Privasi oleh Orang Tua

9 Februari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Larang thrifting boleh saja, asal baju lokal harganya nggak bikin puasa seminggu

Larang thrifting boleh saja, asal baju lokal harganya nggak bikin puasa seminggu

10 Agustus 2026
GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua Mojok.co

GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua

9 Agustus 2026
Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian Mojok.co

Fenomena “makan” tabungan yang ramai di medsos kini saya alami sendiri, betapa menyesakkan hidup di tengah ketidakpastian

8 Agustus 2026
Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

4 Agustus 2026
Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

5 Agustus 2026
Harapan Jaya dan Pelita Indah, duo maut bus Tulungagung yang bikin banyak penumpang trauma Mojok.co

Harapan Jaya dan Pelita Indah, duo maut bus Tulungagung yang bikin banyak penumpang trauma

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.