Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Ini Tips Investasi Saham yang Saya Perhatikan sebagai Investor Awam

Bukan perusahaan mapan saja yang aman untuk kita tanami uang, perusahaan “baru” bermasa depan meyakinkan juga ternyata menggiurkan!

Muhammad Ikhwan Hastanto oleh Muhammad Ikhwan Hastanto
7 Februari 2022
A A
Ini Tips Investasi Saham yang Saya Perhatikan sebagai Investor Awam
Share on FacebookShare on Twitter

Tiga bulan lalu, saya memberanikan diri ikutan seminar saham untuk awam. 

Keputusan ini saya ambil karena adik ipar saya (kami selisih usia enam tahun) nggak berhenti ngomongin soal pentingnya investasi di acara keluarga. Antusiasme menggebu itu gagal saya respons dengan layak karena pengetahuan saya soal isu ini hampir nol, membuatnya terlihat sedikit kecewa. Saya bersyukur sih, kekecewaannya akibat obrolan canggung kami berdua baru terjadi setelah saya sudah menikahi kakaknya. Hehehe.

Seminar itu menjelaskan banyak hal terkait investasi sebagai salah satu cara menabung. Namun, satu yang membekas di benak saya, pemapar materi menjelaskan bahwa investasi saham sangat menjanjikan sebab kenaikan nilainya dari tahun ke tahun paling tinggi dibanding bentuk menabung atau investasi lainnya. 

Contoh sederhananya begini: kamu punya uang Rp10 ribu, lalu kamu belikan saham di perusahaan A. Sepuluh tahun lagi, nilai perusahaan A naik tajam dan harga saham yang kamu punyai naik pula menjadi Rp20 ribu. Maka bisa dibilang, setiap tahun uang tabunganmu bertambah seribu, atau 10 persen.

Kenaikan nilai “tabungan” ini tentu enggak akan terjadi kalau kamu taruh uang di celengan babi. Kalau kamu nabung koin Rp5 juta, 10 tahun lagi juga isi tuh celengan akan tetap sama, itu pun kalau enggak dicongkel diem-diem sama adikmu. Jeff Bezos, orang terkaya di dunia, enggak nyimpen triliunan uangnya di brankas bawah tanah. Menurut laporan, kekayaan Jeff justru berasal dari kepemilikan saham di perusahaan dengan valuasi besar miliknya, Amazon. Karena valuasi Amazon terus naik, kekayaan Jeff naik terus pula.

Ya tetap ada poin krusial yang perlu diperhatikan sih. Karena investasi saham sejatinya adalah menanam duit di sebuah perusahaan, maka tetap ada risiko uang kita ikut berkurang apabila valuasi perusahaan turun. Maka, memilih perusahaan dengan sejarah meyakinkan dan masa depan menjanjikan lantas jadi kunci terpenting. Nggak mau dong, kamu udah beli saham di satu perusahaan, eh besoknya valuasi turun drastis karena sang direktur ketahuan selingkuh sama Lidya ke Cappadocia?

Ada banyak hal yang bisa diperhatikan untuk melihat sebuah perusahaan aman atau tidak sebagai sasaran investasi. Cara paling aman: cari perusahaan yang udah mapan sebagai awal mula investasi sahammu, seperti di Bank Central Asia (BCA), Unilever, atau Indofood. Valuasi perusahaan mapan tentu akan lebih konsisten bertambah tiap tahun dan menawarkan keamanan yang dibutuhkan investor pemula.

Selain cara tersebut, ada banyak perusahaan “baru” yang cukup menjanjikan dan aman untuk dijadikan wadah investasi. Studi biro konsultan manajemen McKinsey berjudul Valuing high-tech companies (2016) menyebut, analisis valuasi perusahaan kini tak hanya dilakukan dengan melihat track record, namun juga dengan mengkaji prediksi perkembangan perusahaan di masa depan.

Baca Juga:

Setelah Saya Belajar Ekonomi Makro, Saya Baru Tahu bahwa Ternyata Belanja Sama Pentingnya dengan Menabung

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Artinya, selain melihat kondisi keuangan perusahaan, investor juga perlu melihat beberapa faktor lain, seperti figur di balik perusahaan, kekuatan produk, posisi tawar perusahaan secara kompetitif di industrinya, sampai kepuasan pelanggan selama ini.

Maka, kita tidak perlu heran melihat perkembangan perusahaan rintisan berbasis teknologi menjadi sangat pesat yang akhirnya memiliki valuasi besar meski berusia lebih muda dibanding para “perusahaan mapan”. Perkembangan teknologi yang emang pesat sekali berhasil diintegrasikan mereka dalam menjawab permasalahan sehari-hari. Tren zaman yang berputar di sekeliling perkembangan teknologi tentu saja membuat perusahaan berbasis teknologi menawarkan lahan investasi saham yang menggiurkan bagi siapa pun yang membutuhkan.

Tiga bulan kemudian, saya bertemu lagi dengan adik ipar dengan penuh percaya diri. Hasil seminar membuat saya merasa punya cukup ilmu dasar untuk sekedar memberi komentar. Benar saja, saya bisa melihat cahaya kegembiraan di mukanya selama obrolan akibat perkembangan pengetahuan saya ini.. sampai akhirnya saya kembali terdiam ketika dia membuka diskusi seputar NFT dan Ghozali Everyday.

Hadeh, alamat cari seminar lagi ini.

Penulis: Muhammad Ikhwan Hastanto
Editor: Prima Sulistya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Februari 2022 oleh

Tags: InvestasiMenabungpilihan redaksisaham
Muhammad Ikhwan Hastanto

Muhammad Ikhwan Hastanto

Suka memetik dan mengetik.

ArtikelTerkait

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Perak, Salah Satunya Harga Lebih Terjangkau, Modal Rp1,5 Juta Bisa Beli 100 Gram!

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Perak, Salah Satunya Harga Lebih Terjangkau, Modal Rp1,5 Juta Bisa Beli 100 Gram!

16 Januari 2025
Suzuki Avenis 125 Nggak Belajar dari Pengalaman. Apakah Suzuki Sengaja Memproduksi Sepeda Motor yang Nyeleneh biar Dibilang Rare di Masa Depan?

Suzuki Avenis 125 Nggak Belajar dari Pengalaman. Apakah Suzuki Sengaja Memproduksi Motor Nyeleneh biar Dibilang Rare di Masa Depan?

23 Juni 2024
Wisuda UIN SATU Tulungagung Nggak Cuma Bikin Resah Calon Wisudawan, Penjual Buket pun Ikutan Susah

Wisuda UIN SATU Tulungagung Nggak Cuma Bikin Resah Calon Wisudawan, Penjual Buket pun Ikutan Susah

2 Juni 2025
Membandingkan Kabupaten Ponorogo dan Trenggalek. Mana yang Lebih Maju?

Membandingkan Kabupaten Ponorogo dan Trenggalek, Mana yang Lebih Maju?

15 April 2023
5 Alasan Tok Dul Jarang Muncul di Serial Upin Ipin

5 Alasan Tok Dul Jarang Muncul di Serial Upin Ipin

12 Maret 2025
9 Hal Menarik tentang Ninja di Jepang Terminal Mojok

9 Hal Menarik tentang Ninja di Jepang

7 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.