Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa IAIN Kudus

Riza Afthoni oleh Riza Afthoni
21 Desember 2021
A A
4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa IAIN Kudus terminal mojok

4 Hal Nggak Enaknya Jadi Mahasiswa IAIN Kudus (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika membaca artikel Mas Prabu soal nggak enaknya jadi mahasiswa UGM, saya jadi kepikiran dengan kampus saya sendiri. Kalau kuliah di UGM yang ada di Jogja—yang terkenal sebagai Kota Pelajar—saja dibilang nggak enak, lha gimana rasanya jadi mahasiswa seperti saya? FYI, saya juga kuliah di kampus negeri, namun letaknya di sebuah kota kecil di Jawa Tengah, yakni Kota Kudus. Kampus negeri yang saya maksud adalah IAIN Kudus. Berbekal pengalaman kuliah selama 5,5 tahun itulah saya jadi pengin membagikan 4 hal nggak enaknya jadi mahasiswa IAIN Kudus. Penasaran?

#1 Stereotip kalau nggak kuliah di Fakultas Tarbiyah, ya Syariah

Hal pertama yang bikin nggak enak jadi mahasiswa IAIN Kudus adalah stereotip kebanyakan orang soal kuliah di sini. Masih banyak orang yang menganggap kalau kuliah di sini berarti mahasiswanya pengin jadi guru. Apalagi dulunya IAIN Kudus adalah pecahan dari Fakultas Ushuludin UIN Semarang yang jadi mandiri, kemudian berubah nama menjadi STAIN Kudus, dan kini bertransformasi menjadi IAIN Kudus.

Hal ini juga didukung dengan banyaknya mahasiswa yang dulu pengin masuk Fakultas Tarbiyah dan Syariah. Memangnya kalau bukan tarbiyah atau syariah, salah gitu? Saya sendiri dulu tertarik kuliah di Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, kok.

#2 Dominasi Fakultas Tarbiyah terlalu digdaya

Saya nggak begitu paham, apakah semua kampus Islam negeri memang dibuat seperti itu, yang jelas di kampus saya pembangunan Fakultas Tarbiyah memang lebih mendominasi ketimbang fakultas lain.

Bayangkan saja, ketika Fakultas Tarbiyah di IAIN Kudus punya gedung baru dan besar, fakultas lainnya nggak mendapat fasilitas serupa. Tapi, hal itu saya anggap wajar sih, mengingat jurusan di Fakultas Tarbiyah memang lebih banyak peminatnya daripada jurusan di fakultas lain. Jadi, sabar saja ya buat teman-teman dari fakultas lain. Banyakin doa dan ikhtiar, minimal legowo lah. Siapa tahu bentar lagi bakal punya gedung baru dan nggak kalah besar juga.

#3 Nggak ada kantin di dalam kampus

Kalian nggak salah baca, kok. Boleh percaya, boleh nggak, tapi IAIN Kudus nggak punya kantin di dalam kampus. Walah, kok bisa, ya? Mungkin kelihatannya sepele, tapi masa mahasiswanya pada jajan di kampus lain? Yah, mau gimana lagi. Dulu sih sempat ada kantin kampus sebelum tahun 2019, sayangnya kantin kampus itu sudah tiada lantaran pembangunan yang menurut saya nggak jelas juntrungannya.

#4 Sering dikira nggak ada kampus negeri di Kudus

Beberapa mahasiswa, terutama yang merantau, pasti sudah sering mendengar komentar orang lain soal ini. Kebanyakan orang berpikir kalau kuliah di Jawa Tengah, ya pasti di kota besar seperti Semarang. Lantaran kampus negeri banyak yang berlokasi di Semarang. Sebut saja ada Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, UIN Semarang, dll.

Orang-orang nggak bakal paham kalau di Kudus ada kampus, negeri pula. Apalagi orang-orang kota besar macam sekitaran Jabodetabek, mana tahu mereka daerah Kudus? Dahi mereka bakal mengernyit tiap saya menjawab, “Kuliah di IAIN Kudus.” Hah? Kota kecil punya kampus negeri? Ya punya lah, IAIN Kudus buktinya.

Baca Juga:

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Terlepas dari apa pun itu, enak nggak enak ya patut disyukuri. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menyikapi semua hal tentang kampus sendiri dengan lapang dada dan fokus meraih cita-cita. Setuju?

Penulis: Riza Afthoni
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Desember 2021 oleh

Tags: IAIN KudusMahasiswa
Riza Afthoni

Riza Afthoni

Penyuka hardcore yang mencintai Spongebob Squarepants. Kalau bisa sih mencintai Mojok juga.

ArtikelTerkait

4 Sisi Terang Mahasiswa Kupu-Kupu yang Selama Ini Dipandang Sebelah Mata Mojok.co

4 Sisi Terang Mahasiswa Kupu-Kupu yang Selama Ini Dipandang Sebelah Mata

9 Agustus 2025
4 Film yang Siap Menyentil Kemalasanmu Mengerjakan Skripsi terminal mojok.co

4 Film yang Siap Menyentil Kemalasanmu Mengerjakan Skripsi

23 Oktober 2020
Fresh Graduate Solo Culture Shock Kerja di Jakarta, Cukup Jadi Pengalaman Sekali Seumur Hidup Aja Mojok.co

Fresh Graduate Solo Culture Shock Kerja di Jakarta, Cukup Jadi Pengalaman Sekali Seumur Hidup Aja

30 Maret 2024
mahasiswa tingkat akhir

Ragam Jenis Mahasiswa Tingkat Akhir

11 Mei 2019
Dosen Bukan Dewa, tapi Cuma di Indonesia Mereka Disembah

Ketahuilah Wahai Mahasiswa, Kelas yang Sunyi Bikin Kami para Dosen Sakit Hati

11 November 2025
senayan

Catatan Kecil dari Senayan

25 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Trauma Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Menderita Mojok.co

Kapok Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Trauma dan Menderita

31 Maret 2026
Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong Mojok.co

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

30 Maret 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro Mojok.co

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

28 Maret 2026
8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.