Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Kata Halus Bahasa Sunda dan Artinya yang Bisa buat Mencela

Rahadian oleh Rahadian
16 Januari 2021
A A
Kata Halus Bahasa Sunda dan Artinya yang Bisa buat Mencela terminal mojok.co

Kata Halus Bahasa Sunda dan Artinya yang Bisa buat Mencela terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Setiap bahasa yang ada di dunia punya kata-kata kasar untuk mencela orang lain. Dalam bahasa Sunda yang menjadi bahasa percakapan sebagian besar warga Jawa Barat, ada dua kata kasar yang biasa digunakan untuk mencela orang lain. Tingkat kekasaran dua kata ini adalah level dewa. Dua kata tersebut yaitu an***g atau g****g. Bagi yang tinggal di daerah Jawa Barat, pastinya sudah sangat akrab dengan kedua kata tersebut.

Bahasa Sunda sebenarnya punya juga kata-kata halus yang bisa digunakan untuk mencela orang lain. Jadi kalau kamu bukan orang Sunda bertemu dengan orang Sunda yang benar-benar ngeselin atau menunjukkan perilaku yang nggak kamu harapkan, sebaiknya hindari mengucapkan kata an***g atau g****g. Tentu saja karena dua kata ini bernada kasar sehingga kurang nyaman didengar.

Nah, untuk mencela orang lain, sebaiknya ucapkan kata-kata celaan halus yang sesuai. Kata-kata ini pun lebih nyaman didengar dibandingkan kata an***g dan g****g. Berikut kata-kata bahasa Sunda dan artinya yang bisa digunakan untuk mencela orang lain dengan potensi baku hantam yang minim.

#1 Borokokok

“Borokokok” adalah ucapan yang ditujukan kepada orang yang punya karakter pemalas, tidur sepanjang hari, atau ogah-ogahan. Kata “borokokok” yang terdengar lucu ini bisa juga digunakan kepada pria yang punya karakter playboy. Jadi, kalau kamu bukan orang Sunda bertemu dengan orang Sunda yang punya karakter pemalas, ogah-ogahan, tidur sepanjang hari, atau playboy, kamu bisa meledek dia dengan ledekan, “Dasar si borokokok.”

Sebagai catatan, “borokokok” adalah karakter yang begitu melekat dengan Si Kabayan. Yak, salah satu tokoh dalam dongeng legendaris masyarakat Sunda.

#2 Ontohod

“Ontohod” artinya keparat atau kurang ajar. Kata ini ditujukan kepada orang-orang yang punya kelakukan sangat tak menyenangkan atau ngeselin. Baik untuk pria atau wanita. Daripada menyebut an***g atau g****g kepada orang yang kelakuannya tak menyenangkan, lebih baik menyebut “si ontohod” kepadanya. Menyebut “si ontohod” kepada seseorang yang perilakunya kurang menyenangkan jauh lebih halus dibandingkan menyebut si an***g atau si g****g kepada mereka. Sebagai catatan, kata “ontohod” sudah terdaftar dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) dan memiliki arti sebutan untuk orang yang tidak tahu malu.

Baca Juga:

Bahasa Sunda untuk Menyebut Wanita Aduhai Banyak, Nggak Cuma ‘Geulis’

#3 Belekok

Di Jawa Barat, ada satu kata kasar yang artinya bodoh, bego, bodoh, atau dungu. Kata ini yaitu “belegug”. Tingkat kasar kata “belegug” sama dengan tingkat kekasaran kata an***g atau g****g. Selain kata “belegug”, ada kata “belekok” yang artinya sama. Selain terdengar lucu, kata “belekok” terdengar lebih halus daripada kata “belegug”.

Jadi, kalau kamu ingin benar-benar melampiaskan rasa kesal karena bertemu dengan orang Sunda yang bodoh, bego, atau dungu, sebaiknya ucapkan “belekok”. Mengucapkan kata “belegug”, rawan memicu emosi orang yang kita sebut “belegug”. Bisa saja, gara-gara kata “belegug” malah berujung baku hantam karena terpancing emosi.

#4 Koplok

Kata “koplok” bermakna sama dengan kata g****g. Namun, kata “koplok” nadanya lebih halus. Dengan kata lain, kata “koplok” adalah penghalusan bunyi dari kata g****g. Jadi, kalau kamu udah benar-benar kebelet nggak tahan ingin melampiaskan emosi kepada seseorang dengan melontarkan kata g****g, sebaiknya ganti kata g****g dengan kata “koplok”. Tentu saja, untuk menghindari konflik lebih lanjut.

#5 Boloho

Seperti kata “borokokok” yang diulas sebelumnya, kata “boloho” mungkin terdengar lucu atau unyu bagi sebagian orang. Padahal, makna kata ini sama sekali nggak ada kaitannya dengan karakter lucu atau unyu. Makna kata ini sama dengan kata “belekok”, yaitu, bodoh, bego, dan dungu. Kalau kita bosan mengucapkan “belekok” kepada rekan orang Sunda yang kemampuan otaknya pas-pasan, bisa mengganti kata “belekok” dengan kata “boloho”.

#6 Cileupeung

Selain “belekok” dan “boloho”, masih ada satu kata lain yang maknanya sama, yaitu, kata “cileupeung”. “Cileupeung” artinya bodoh, bego atau dungu. Dibandingkan kata “belegug”, kata “cileupeung” juga terasa jauh lebih halus.

Demikian, kata-kata halus dalam Bahasa Sunda dan artinya yang bisa digunakan untuk mencela orang lain. Semoga tulisan ini bisa menambah wawasan tentang kekayaan budaya Indonesia, khususnya kekayaan budaya di tanah Jawa Barat. Semoga tulisan ini bisa juga membantu bagi yang akan atau belum lama tinggal di daerah Jawa Barat.

BACA JUGA Panduan Misuh yang Halus, Baik, dan Benar untuk Dipakai di Kehidupan Sehari-hari dan tulisan Rahadian lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 Januari 2021 oleh

Tags: bahasa sunda dan artinya
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

Selain Geulis, Ini Sebutan Lainnya untuk Wanita Aduhai dalam Bahasa Sunda Terminal Mojok

Bahasa Sunda untuk Menyebut Wanita Aduhai Banyak, Nggak Cuma ‘Geulis’

19 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026
Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

Kalau Penulis Buku Bermasalah, Pembacanya Ikut Berdosa Juga atau Tidak?

29 Maret 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.