Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

8 Tips untuk Mahasiswa DKV agar Survive dalam Menjalani Perkuliahan

Yumnaa Widawima oleh Yumnaa Widawima
4 Oktober 2023
A A
8 Tips untuk Mahasiswa DKV agar Survive dalam Menjalani Perkuliahan

8 Tips untuk Mahasiswa DKV agar Survive dalam Menjalani Perkuliahan (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa DKV memang biasa begadang, tapi jangan jadi kebiasaan

Jurusan DKV sudah terkenal dengan mahasiswanya yang sering begadang dan dengan durasi tidur yang pendek. Namun, tetap saja kita juga harus memikirkan dampak negatifnya untuk kesehatan. Menurut penelitian dan dari pengalaman saya pribadi, bergadang bikin otak tambah lemot; jadinya kita susah untuk konsentrasi dan sulit untuk mengerjakan tugas secara maksimal. Juga bisa bikin kita pikunan, mudah lelah, dan jerawatan.

Hal yang bisa dilakukan untuk meminimalisasi keseringan dan kecenderungan untuk bergadang adalah dengan biasain untuk mencicil pengerjaan tugas dari jauh-jauh hari dan juga untuk tidak minum minuman berkafein kayak kopi di atas pukul dua siang.

ADVERTISEMENT

Upgrade kualitasmu!

Yups, kuliah di jurusan DKV berhubungan erat banget dengan rasa nggak PD dan ngebanding-bandingin ide dan karya yang kita bikin dengan yang dibikin kawan kita. Rasa nggak PD itu emang wajar, tapi satu hal yang perlu diingat bahwa rasa insecure itu jadi tekanan kalau kita nggak upgrade diri kita.

Jadi, ya, tidak ada jawaban lain selain meningkatkan kualitas diri. Kalian siap?

Terlalu banyak referensi yang dilihat, tugas malah semakin lama kelarnya

Terkadang kita merasa bahwa dengan melihat banyak referensi karya kita bisa menjadi bagus karena udah menggabungkan karya-karya bagus yang kita jadikan sebagai acuan. Kebanyakan referensi bikin kita semakin bingung akan seperti apa karya yang sebenarnya mau kita buat; jadinya bikin kita bimbang dalam membuat keputusan.

Solusinya adalah bisa dengan membuat limit untuk berapa menit dari waktumu yang didedikasikan untuk mencari referensi. Atau bisa juga dengan membuat sketsa kasar yang pure berasal dari idemu sendiri. Tanpa melihat referensi terlebih dahulu, lalu sesuaikan referensimu dengan keyword yang cocok sesuai idemu. DKV susah? Ya… gimana ya.

Jangan berusaha menjadi si paling perfect

Berusaha untuk melakukan usaha yang paling maksimal dalam menyelesaikan suatu tugas memanglah suatu hal yang baik. Tapi jangan sampai kamu menjadi orang yang berharap semuanya perfect.

Kenapa? Karena jika kita menuntut kesempurnaan dalam karya kita, sangat mungkin jadi stres. Apalagi jika hasil tak memenuhi standar, wah tambah-tambah itu. Serta di tengah bejibunnya tugas saat kuliah, menjadi perfectionist menyita banyak waktumu. Jadi, kerjakan semampumu dan kalaupun ada kesalahan di dalamnya, coba untuk memperbaikinya lagi di lain kesempatan.

Baca Juga:

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur

Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu

Terorganisir itu wajib

Apa aja nih yang perlu terorganisir? Basically sih semuanya ya mulai dari jam dan durasi tidur, kapan berolahraga, sampai kerapian meja dan kamar, dan tahapan dalam bikin karya. Sains mengatakan bahwa hal-hal yang kurang terorganisir itu bisa memicu rasa stress, anxiety, serta overwhelmed.

Ketika meja kerja dan ruanganmu rapi, pikiran pun terasa lebih tenang, tidak terdistraksi dengan benda-benda yang awut-awutan, dan bisa memicu munculnya ide kreatif. Kerapian ini juga dapat menghemat waktumu ketika nugas perlu sesuatu tanpa harus bongkar sana-sini terlebih dahulu.

Nah, kalau untuk bikin karya/project akan lebih terstruktur dan meminimalisasi tingkat error jika kita membuat list terkait apa aja steps yang harus ditempuh dari awal sampai finishing. Jadi, ketika sudah selesai, kamu bisa evaluasi lagi pada tahapan/bagian mana yang perlu diperbaiki.

Percaya pada proses, paham yang harus dipegang teguh anak DKV

Seperti omong kosong saja saat pertama kali aku mendengarnya, terlebih lagi di tengah banyaknya pressure saat nugas. Yaaa mahasiswa DKV kan banyak tugas. Namun ternyata, percaya pada proses inilah yang bisa ngebuat kita menjadi lebih sabar, fokus, dan mengurangi tingkat ekspetasi hasil akhir dari tugas yang kita buat.

Tak jarang, ketika kita berkarya kita sudah punya gambaran/imajinasi yang indah terkait seperti apa hasil akhir karya kita nantinya. Jika dari awal sudah membayangkan end result-nya seperti apa, kita cenderung melupakan proses yang harus kita lewati dan kita menjadi lupa bahwa yang harus dimaksimalkan adalah bagaimana cara kita untuk meraih hasil akhir yang kita mau.

Percaya pada proses mengajarkan kita bahwa tidak ada hal yang benar-benar instan di dunia ini. Walaupun kamu membuat kesalahan itu juga bagian dari tahapan untuk menjadi versi yang lebih baik lagi dari dirimu. Jangan lupa untuk mengapresiasi setiap langkah yang kamu lalui.

Itulah kiat-kiat “selamat” menjadi mahasiswa DKV. Bagi kalian yang sedang bertarung, semangat, dan semoga selamat!

Penulis: Yumnaa Widawima
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 7 PTN yang Punya Jurusan DKV Paling Diminati

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2023 oleh

Tags: desainDKVgambarkiat surviveMahasiswa
Yumnaa Widawima

Yumnaa Widawima

Anak DKV yang sedang mencari jati diri.

ArtikelTerkait

3 Ormek yang Sering Dianggap Underbow Partai, Meski Sering Deklarasi Independen

12 September 2021
Dosen Ideal yang Bisa Membantu Mahasiswa Akhir Lulus Segera terminal mojok.co asisten dosen

Pengalaman Saya Nekat Menjadi Asisten Dosen Ilegal: Kena Damprat Petugas Lab hingga Diangkat Jadi Asisten Resmi

22 Februari 2024
Soe Hok Gie dan Mohammad Roem saja Setuju dengan Perpeloncoan Ospek terminal mojok.co

Mahasiswa Senior yang Gila Hormat Memang Enaknya Dibuang Jauh-jauh

8 September 2020
Orang yang Mematikan Centang Biru WhatsApp Pasti Punya Alasan terminal mojok.co

Modus Penipuan via SMS yang Kian Membosankan

14 Juni 2019
rektor dari luar negeri

Perlukah Mendatangkan Rektor dari Luar Negeri?

29 Juli 2019
Kuliah Susah, Bayarnya Mahal, Pas Lulus Jadi Tukang Pijat

Kuliah Susah, Bayarnya Mahal, Pas Lulus Jadi Tukang Pijat

23 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

7 Agustus 2026
5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia saja Mojok.co

5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia aja, nggak usah jauh-jauh ke luar negeri

10 Agustus 2026
Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

9 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026
Takut ke Puskesmas karena malas hadepin antrean panjang (Unsplash)

Pergi ke Puskesmas itu tidak menakutkan, yang menakutkan menghadapi antrean panjang dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.