Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

8 Nama Desa di Banyuwangi yang Unik dan Nyeleneh

Nuruma Uli Nuha oleh Nuruma Uli Nuha
22 Februari 2025
A A
8 Nama Desa di Banyuwangi yang Unik dan Nyeleneh Mojok.co

8 Nama Desa di Banyuwangi yang Unik dan Nyeleneh (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

#4 Kecamatan Glenmore 

Sekilas, nama Glenmore terdengar asing di telinga, seolah bukan bagian dari Banyuwangi. Tak heran, karena hanya kecamatan ini yang memiliki nama dan aksen alfabet bergaya Eropa. Glenmore juga memiliki karakter geografis yang unik dibandingkan kecamatan lain di Banyuwangi. Berada di dataran tinggi, wilayah ini menawarkan udara sejuk dengan suhu yang kontras dibandingkan daerah lain di sekitarnya. Bahkan, ketika di kecamatan lain cuaca cerah, di Glenmore bisa saja turun hujan, mengingat intensitas curah hujan di daerah ini cukup tinggi.

Nama Glenmore sendiri memiliki jejak sejarah yang erat kaitannya dengan masa kolonial Belanda. Dulu, banyak investor asal Eropa yang datang ke Banyuwangi dan membuka perkebunan di wilayah ini. Kehadiran mereka meninggalkan jejak nama tempat yang masih bertahan hingga kini. Sejarah Glenmore juga dibahas dalam buku Glenmore: Sepetak Eropa di Tanah Jawa. Nama Glenmore tidak hanya ada di Indonesia, tetapi juga di beberapa negara lain, terutama di wilayah berbukit dengan lanskap serupa. Salah satu yang paling terkenal adalah Glenmore di Skotlandia, sebuah desa yang memiliki kontur tanah dan suasana yang hampir sama dengan Glenmore di Banyuwangi.

#5 Desa Kalipait 

Dalam bahasa Jawa, Kalipait berarti sungai yang terasa pahit, dari kata kali (sungai) dan pait (pahit). Nama ini bukan sekadar sebutan, tetapi berasal dari kisah unik yang melekat pada desa ini sejak zaman dulu. Desa Kalipait, yang terletak di Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, dikenal memiliki banyak sungai kecil dengan air yang terasa asin hingga pahit. Fenomena ini begitu mencolok sehingga masyarakat setempat akhirnya menamai desa ini Kalipait.

Meskipun terkenal dengan keunikan airnya, Kalipait justru menawarkan suasana asri dan teduh, menjadikannya tempat yang nyaman untuk beristirahat. Lokasinya juga sangat strategis karena berada dekat dengan Pantai Plengkung (G-Land), salah satu destinasi selancar terbaik di dunia. Banyak yang berpendapat bahwa air asin yang mengalir di sungai-sungai kecil di Kalipait berasal dari laut Pantai Plengkung, yang kemudian meresap melalui tanah dan menciptakan rasa sangat asin hingga pahit pada aliran sungainya.

#6 Kandangan

Sekilas, nama Kandangan terdengar mirip dengan kata kandang yang dalam bahasa Jawa berarti tempat untuk memelihara hewan. Namun, makna sebenarnya jauh lebih dalam dari itu. Dalam bahasa Jawa kuno, kandangan merujuk pada tempat berkumpul yang aman dan diharapkan selalu terjaga dari ancaman dan bencana. Di Banyuwangi, terdapat sebuah desa bernama Desa Kandangan yang terletak di Kecamatan Pesanggaran, tidak jauh dari kawasan wisata Pulau Merah. Desa ini menyimpan jejak sejarah yang menarik, karena pada masa kolonial, VOC pernah menjadikannya sebagai markas besar di Banyuwangi. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya berbagai peninggalan seperti piring dan gelas bertuliskan VOC, serta keberadaan PTPN XII Sumberjambe, yang dahulu merupakan bagian dari sistem perkebunan yang dikelola oleh pemerintah kolonial.

#7 Desa Kelir

Dalam bahasa Jawa, kelir berarti warna, namun uniknya, nama ini justru digunakan sebagai nama sebuah desa, yaitu Desa Kelir di Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Tidak seperti Kampung Warna-warni Jodipan di Malang yang dinamai karena rumah-rumahnya yang penuh warna, penamaan Desa Kelir tidak ada kaitannya dengan warna bangunan sama sekali.

Asal-usul nama Desa Kelir berakar dari sebuah legenda yang telah diwariskan turun-temurun. Konon, nama ini berasal dari layar putih pertunjukan wayang kulit. Namun, saat terjadi banjir bandang, kain layar tersebut hanyut terbawa arus deras hingga akhirnya tersangkut di sebuah batu besar dekat Puskesmas Kelir. Secara ajaib, kain putih itu perlahan berubah menjadi batu. Hingga kini, batu tersebut masih ada dan dikenal oleh masyarakat setempat sebagai Batu Kelir. Sejak peristiwa itulah, desa ini akhirnya diberi nama Desa Kelir.

#8 Desa Bajulmati 

Di perbatasan Banyuwangi-Situbondo, terdapat desa bernama Bajulmati. Dalam bahasa Indonesia, Bajulmati berarti buaya mati. Nama ini tidak muncul begitu saja, melainkan berakar dari sejarah desa. Konon, dulu kawasan ini dikenal dengan nama Boyomati, yang kemudian berubah menjadi Bajulmati.

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Cat Rambut di Desa Bukan Hal Sepele, Perubahan Kecil Itu Bisa Jadi Gosip Sekampung

Menurut cerita yang beredar di masyarakat, dulunya daerah ini terkenal angker dan misterius. Di sana terdapat dua pohon beringin putih besar yang dipercaya memiliki penunggu gaib. Selain itu, wilayah ini juga menjadi habitat buaya putih dan satwa liar lainnya. Legenda setempat menyebutkan bahwa terjadi pertarungan sengit antara seekor buaya dan seekor banteng. Pertarungan ini berakhir dengan kematian keduanya. Buaya putih itu dipercaya berubah menjadi arca. Sejak peristiwa tersebut, kawasan itu menamai desanya sebagai Bajulmati.

Itulah delapan nama desa atau daerah unik dan nyeleneh yang ada di Banyuwangi. Jika kamu mengetahui nama desa lain yang tak kalah menarik, jangan ragu untuk menambahkannya dalam tulisan berikutnya ya. 

Penulis: Nuruma Uli Nuha
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Hal yang Perlu Kalian Ketahui Sebelum Liburan ke Banyuwangi  

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 23 Februari 2025 oleh

Tags: BanyuwangiDesaDesa Bnyuwangipilihan redaksi
Nuruma Uli Nuha

Nuruma Uli Nuha

Suka nonton drakor, takut hantu tapi hobi koleksi film horor.

ArtikelTerkait

4 Penderitaan yang Saya Rasakan Tiap Mudik ke Ciamis

4 Penderitaan yang Saya Rasakan Tiap Mudik ke Ciamis

18 April 2023
Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Palembang Ampas, Kalah Bagus sama Jalan Depan Rumah Saya

Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Palembang Ampas, Kalah Bagus sama Jalan Depan Rumah Saya

17 Juli 2024
Sisi Gelap Tinggal di Finlandia, Negara yang Katanya Paling Bahagia Sedunia Mojok.co

Sisi Gelap Tinggal di Finlandia, Negara yang Katanya Paling Bahagia Sedunia

2 April 2024
Cara Mudah Beli Minuman Starbucks Rp10 Ribu dan Promo Murah Lainnya Terminal Mojok

Cara Mudah Beli Minuman Starbucks Rp10 Ribu dan Promo Murah Lainnya

25 September 2022
Kasta Tempat Duduk di Kopi Klotok Jogja terminal mojok.co

Kasta Tempat Duduk di Kopi Klotok Jogja

13 November 2021
Kok Bisa Shizuka Lebih Memilih Nobita yang Suramnya Minta Ampun?

Kok Bisa Shizuka Lebih Memilih Nobita yang Suramnya Minta Ampun?

11 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
  • Kuliah Kebidanan sampai “Berdarah-darah”, Lulus dari World Class University Masih Sulit Cari Kerja dan Diupah Nggak Layak
  • Makin Muak ke Ulah Pesilat: Perkara Tak Disapa Duluan dan Beda Perguruan Langsung Dihajar, Dikasih Fakta Terang Eh Denial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.