Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

8 Ciri Warung Nasi Pecel yang Sudah Pasti Tidak Enak dan Cukup Sekali Saja Dikunjungi

Marselinus Eligius Kurniawan Dua oleh Marselinus Eligius Kurniawan Dua
18 Oktober 2025
A A
8 Ciri Warung Nasi Pecel yang Sudah Pasti Tidak Enak (Shutterstock)

8 Ciri Warung Nasi Pecel yang Sudah Pasti Tidak Enak (Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

Jogja memang gudangnya kuliner. Tapi soal nasi pecel, tidak semua warung bisa dipercaya. Banyak yang ngaku khas Madiun atau Kediri. Padahal, rasanya jauh dari kata asli.

Dari luar tampak meyakinkan. Tapi begitu disuap, rasa kecewa langsung muncul. Warung-warung seperti ini yang sering menipu lidah para perantau dari Jawa Timur. Inilah 8 ciri-cirinya.

#1 Bumbu kacang nasi pecel yang aneh dan tak seimbang

Bumbu kacang adalah jantungnya nasi pecel. Kalau salah di sini, tamat sudah semuanya. Ciri pertama warung yang patut diwaspadai adalah bumbu kacang yang aneh. Kadang terlalu encer, kadang terlalu kental seperti pasta gigi. Ada juga yang warnanya pucat seperti tidak disangrai. Bau kacangnya pun tak keluar.

Di lidah, rasanya lebih ke manis pekat tanpa sentuhan pedas atau gurih. Pecel seharusnya punya harmoni. Ada pedas, manis, gurih, dan aroma rempah yang hidup. Kalau satu hilang, rasa langsung ambruk.

#2 Sayuran layu dan tak segar

Nasi pecel tanpa sayur segar ibarat kopi tanpa aroma. Banyak warung yang malas blansir sayuran dengan benar. Kangkung direbus sampai lembek. Kacang panjangnya lemas. Tauge-nya gosong. Warna hijau jadi pudar, malah cenderung ke abu-abu.

Di piring tampak sedih. Kadang mereka menyiapkan sayur sejak pagi lalu disajikan lagi sore tanpa pemanasan yang benar. Hasilnya basi halus dan berbau tanah. Ini tanda bahaya yang harus dihindari.

#3 Nasi yang dingin dan lembek

Warung nasi pecel yang baik tahu pentingnya nasi hangat. Tapi banyak warung yang cuek. Nasi sudah disiapkan dari pagi lalu dibiarkan sampai siang. Saat pelanggan datang, mereka hanya siram sambal di atas nasi dingin itu.

Akibatnya rasa tidak menyatu. Bumbu tidak menempel. Aroma kacang dan daun singkong jadi hambar. Lebih parah lagi, ada yang pakai nasi sisa semalam. Lembek, menggumpal, dan dingin seperti baru keluar dari kulkas.

Baca Juga:

6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Sakit Hati

Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja

#4 Sambal kacang nasi pecel yang diserbu lalat

Ciri mencolok lain dari warung nasi pecel yang wajib diwaspadai adalah sambal yang tidak ditutup. Banyak warung yang membiarkan mangkuk bumbu terbuka di meja. Lalat beterbangan, hinggap sebentar, lalu terbang lagi.

Kadang disingkirkan pakai kipas kecil, tapi tetap saja tak higienis. Belum lagi kalau pengunjung menciduk sambal dengan sendok yang sama tanpa dicuci. Sekali dua kali mungkin aman, tapi lama-lama bisa jadi ladang bakteri.

#5 Harga tak masuk akal

Harga memang relatif, tapi warung nasi pecel yang terlalu murah justru mencurigakan. Bagaimana mungkin seporsi pecel lengkap telur dan rempeyek hanya 5 ribu rupiah. Bisa jadi bahan yang dipakai bukan kualitas bagus. Minyak goreng bekas, sayur sisa pasar, atau bumbu yang dioplos dengan air.

Di sisi lain, ada juga nasi pecel yang kelewat mahal. Seporsi pecel kecil bisa sepuluh ribu tanpa lauk. Biasanya warung seperti ini hanya jual nama, bukan rasa. Ingat, harus berhati-hati.

#6 Rempeyek tua dan bau apek

Rempeyek jadi pelengkap wajib nasi pecel. Tapi di beberapa warung, rempeyek malah jadi petaka. Teksturnya tidak renyah. Rasanya pahit seperti minyak lama. Kadang bau tengik, kadang terlalu keras seperti batu.

Ini tanda kalau peyek sudah disimpan berhari-hari atau digoreng dengan minyak sisa. Pecel enak akan langsung rusak kalau peyeknya seperti ini. Apalagi kalau dijual dalam toples terbuka yang sudah lembap.

#7 Warung nasi pecel yang terlalu ramai tapi rasa biasa

Jangan terkecoh dengan keramaian. Kadang nasi pecel ramai bukan karena enak, tapi karena lokasi strategis atau terkenal di media sosial. Rasa bumbunya datar, sambalnya manis polos tanpa ruh. Tapi karena antrean panjang, orang ikut makan dan merasa harus bilang enak.

Padahal setelah pulang, lidah merasa ada yang salah. Warung pecel yang benar-benar enak tak perlu teriak. Rasa akan bicara sendiri. Sudah banyak buktinya kalau viral bukan berarti enak.

#8 Tidak ada aroma khas

Ciri khas nasi pecel yang sejati bisa dikenali dari aromanya. Kacang sangrai, daun jeruk, dan kencur harusnya tercium sejak piring diantar. Tapi kalau aromanya kosong, itu tanda bumbu dibuat asal.

Kadang cuma kacang goreng ditumbuk dengan gula dan air. Tak ada kencur, tak ada daun jeruk, tak ada roh. Pecel seperti ini ibarat tubuh tanpa jiwa.

Itulah 8 ciri warung nasi pecel di Jogja yang cukup sekali saja dikunjungi. Jogja memang punya banyak warung pecel. Tapi di antara yang asli, banyak juga yang palsu. Bedanya tipis tapi bisa dirasakan. Kadang cuma dari bumbu, kadang dari cara penyajian, kadang dari suasananya.

Pecel sejati tak perlu banyak gaya. Ia hidup dari kesederhanaan, dari sambal yang jujur, dari sayur yang segar, dari nasi yang hangat. Tapi kalau semua itu hilang, jangan ragu, itu bukan pecel yang pantas disinggahi.

Penulis: Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 3 Dosa Saat Makan Nasi Pecel yang Sering Dilakukan Penikmatnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Oktober 2025 oleh

Tags: Jogjakuliner jogjaNasi Pecelpecel jogjaPecel kediripecel. madiunrekomendasi nasi pecelwarung nasi pecelwarung nasi pecel jogja
Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Guru yang baru terjun di dunia menulis. Gemar main game, jalan-jalan, dan kulineran. Suka membahas tentang daerah, sosial, ekonomi, pendidikan, otomotif, seni, budaya, kuliner, pariwisata, dan hiburan.

ArtikelTerkait

Klitih Tidak Hilang dengan Ditangkapi, tapi Diberi Ruang Berekspresi terminal mojok.co

Klitih Tidak Hilang dengan Ditangkapi, tapi Diberi Ruang Berekspresi

28 Desember 2021
Perpustakaan Grhatama Pustaka, Tempat Healing Terbaik Mahasiswa Jogja

Perpustakaan Grhatama Pustaka, Tempat Healing Terbaik Mahasiswa Jogja

27 Maret 2023
Sisi Gelap Alun-Alun Kidul Jogja yang Selama Ini Tidak Terdeteksi (Foto milik penulis)

Sisi Gelap Alun-Alun Kidul Jogja: Tumpukan Sampah di Tengah Ringin Kembar yang Luput dari Pandangan dan Merusak Estetika Tempat Wisata

9 Juni 2024
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
sumber suara drumband di jogja suara gamelan malam hari pendatang arti makna urban legend mitos klenik mojok.co

Suara Drumband di Jogja pada Malam Hari, Menurut 4 Teori

26 Maret 2021
6 Waktu dan Cara yang Tepat Membunyikan Klakson di Jogja, Sebuah Panduan untuk Pengendara Luar Mojok.co

6 Waktu dan Cara yang Tepat Membunyikan Klakson di Jogja, Sebuah Panduan untuk Pengendara Luar

26 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada Mojok.co

Pengalaman Bertahun-tahun Naik Honda Revo, Motor Paling Nggak Ribet dan Tahan Banting yang Pernah Ada

21 Februari 2026
Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja Mojok.co

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

22 Februari 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

19 Februari 2026
Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Siksaan di Bus Ekonomi Rute Surabaya Semarang bikin Frustrasi dan Kapok Naik Lagi: Murah tapi Harus Pasrah Jadi “Ikan Pindang” Sepanjang Jalan
  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa tapi Bisa Memakluminya karena Keadaan lalu Memaafkan
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.