Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Tempat di Banyuwangi yang Baiknya Nggak Dikunjungi

Fareh Hariyanto oleh Fareh Hariyanto
17 November 2021
A A
5 Tempat di Banyuwangi yang Baiknya Nggak Dikunjungi terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Nama Banyuwangi dalam peta pariwisata Indonesia satu dekade terakhir tentu cukup masyhur. Beragam potensi wisata alam ditawarkan untuk mengundang pelancong datang dan menghabiskan cuan di Bumi Blambangan. Beragam tarif wisata pun bermunculan, mulai dari yang budget jutaan hingga anggaran yang pas-pasan, semua tersedia.

Bagi jamaah mojokiyah yang sempat melipir dan melintas di Banyuwangi tentunya beberapa tempat pilihan bisa menjadi referensi saat pandemi di era kebiasaan baru. Namun, tempat berikut tentu perlu jadi pertimbangan Anda jika akan berkunjung ke Banyuwangi. Tempat berikut, sebaiknya tidak perlu Anda kunjungi.

#1 Gesibu Blambangan

Terletak di jantung Kota Banyuwangi, tepat di Jalan Diponegoro Nomor 02 Lingkungan Kepatihan, Kecamatan Kota Banyuwangi. Tempat ini jadi jujukan untuk wisatawan yang datang dan ingin menikmati beragam sajian seni dan budaya lokal Bumi Blambangan. Bertajuk Banyuwangi Culture Everyday, setiap hari beragam atraksi seni dan tradisi masyarakat Banyuwangi ditampilkan.

Namun, itu sebelum pandemi, Kawan. Pasalnya, lepas pandemi melanda, Banyuwangi Culture Everyday sempat beralih menjadi Every week, lalu berubah lagi Every month, dan akhirnya Every years lantaran izin keramaian tidak diperbolehkan. Jadi, jika Anda punya agenda datang ke sini, saya sarankan tidak dalam waktu dekat. Pasalnya, percuma saat ini tidak ada jadwal pertunjukan yang siap untuk sajian pengunjung.

#2 Patung Gandrung Gumitir

Bagi warga yang ke Banyuwangi dari arah Jember tentu bakal disambut dengan patung ini. Berada di Kecamatan Kalibaru di Jalur Pos penghubung Jember dan Banyuwangi, menjadikan lokasi ini jadi jujukan untuk pendatang yang ingin melepas lelah dan penat sehabis melahap jalur lintasan Gumitir. Sebab di sekitarnya menawarkan keasrian dan keeksotisan.

Namun saat ini, baiknya Anda tidak perlu datang ke sini lantaran situasi dan cuaca yang tidak memungkinkan. Mengingat seperti kebanyakan monumen patung pada umumnya, Patung Gandrung Gumitir tidak menyediakan atap dan jika Anda memaksakan untuk tetap datang di saat sekarang, potensi kedinginan akibat kehujanan tentu tidak terhindarkan. Apalagi hujan jadi kondisi yang lazim ditemui setiap harinya di Banyuwangi saat ini.

#3 Mall Pelayanan Publik Banyuwangi

Berada di Jalan Sritanjung Nomor 1, Lingkungan Kepatihan, Kecamatan Kota Banyuwangi, tempat ini merupakan pusat layanan publik di Banyuwangi yang berdiri sejak 2017, tercatat sebagai Mall Pelayanan Publik pertama di Indonesia yang diinisiasi pemerintah kabupaten. Saat ini telah mengintegrasikan 233 layanan dari 24 instansi.

Jika Anda milenial yang akan memilih tempat hangout di Banyuwangi, lokasi ini tentu tidak saya rekomendasikan untuk dikunjungi. Sebab meski mengusung konsep mall, Anda tidak akan menemukan Starbucks, Janji Jiwa, maupun Timezone yang bisa memanjakan pikiran Anda.

Baca Juga:

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

#4 Bioskop Ria Piter Genteng

Berada di jalur padat kendaraan di tengah Kota Genteng, tepatnya di Jalan Gajah Mada, bioskop ini menjadi salah satu jujukan untuk kaula muda dan tua menghabiskan waktu untuk menonton film layar lebar pada dekade 80-an. Pada masanya, berdasarkan kisah nenek saya, lokasi ini jadi tempat teramai untuk wilayah Genteng Banyuwangi.

Namun, jika kalian bukan anggota Komunitas Fotografi dan pencinta bangunan tua, tempat ini juga tidak saya sarankan untuk dikunjungi. Sebab akibat perubahan distribusi film di era dekade 90-an berimbas pada bioskop kecil yang mengalami kebangkrutan. Hingga akhirnya kini, Bioskop Ria Piter Genteng hanya menyisakan bangunannya.

#5 ASDP Ketapang

Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Ketapang jadi penghubung antara Bali dan Banyuwangi. Bagi warga Banyuwangi sebelum pandemi, liburan ke Bali jadi rutinitas yang mengasyikkan walaupun hanya sampai di wilayah Gilimanuk. Cukup merogoh kocek Rp8.000, Anda bisa memanfaatkan perjalanan ke Bali dengan kapal Ferry dengan fasilitas yang mumpuni.

Pun saat ini, baiknya tempat ini jangan kalian kunjungi jika memang nggak urgent betul untuk pergi ke Bali. Sebab, selain persyaratan yang ketat sejak pemberlakuan PPKM Jawa dan Bali, jika Anda tetap memaksa menyebrang, ada biaya tambahan yang harus Ada keluarkan untuk membayar rapid tes antigen. Harganya bisa berkali-kali lipat dengan biaya penyebrangan. Ini tentu perlu kalian pertimbangkan.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 November 2021 oleh

Tags: Banyuwangijawa timurwisata
Fareh Hariyanto

Fareh Hariyanto

Perantauan Tinggal di Banyuwangi

ArtikelTerkait

5 Rekomendasi Tempat Berburu Takjil di Banyuwangi, Kulinernya Dijamin Endes!

Plis Banget, Banyuwangi Bukan Kota Santet dan Nggak Perlu Nanya Hal Itu, kayak Nggak Ada Bahasan yang Lain Aja!

16 Juli 2023
Pengalaman Berkunjung ke TPU Keputih Surabaya Tengah Malam Berujung Kena Mental dan Takut Beneran

Pengalaman Berkunjung ke TPU Keputih Surabaya Tengah Malam Berujung Kena Mental dan Takut Beneran

20 April 2024
Orang Waru Sidoarjo Lebih Suka Disebut Orang Surabaya daripada Orang Sidoarjo

Orang Waru Sidoarjo Lebih Suka Disebut Orang Surabaya daripada Orang Sidoarjo

25 Januari 2024
Bali, Surga Liburan yang Nggak Ideal bagi Sebagian Orang

Pengalaman Motoran Banyuwangi-Bali: Melatih Kesabaran dan Mental Melintasi Jalur yang Tiada Ujung  

19 Desember 2025
Pasar Jongkok Wonokromo, Pasar Maling Surabaya yang Bikin Pembeli Berprasangka Buruk

Pasar Jongkok Wonokromo, Pasar “Maling” Surabaya yang Bikin Pembeli Berprasangka Buruk

20 Februari 2024
5 Kuliner Surabaya yang Terancam Punah Terminal Mojok

5 Kuliner Surabaya yang Terancam Punah

13 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

19 Januari 2026
Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

14 Januari 2026
Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

Jalan Kedung Cowek Surabaya: Jalur Mulus yang Isinya Pengendara dengan Etika Minus

15 Januari 2026
Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

14 Januari 2026
Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja Mojok.co

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja

16 Januari 2026
Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.