5 Keajaiban Minyak Wijen yang Jarang Diketahui

5 Keajaiban Minyak Wijen yang Perlu Diketahui Terminal Mojok

5 Keajaiban Minyak Wijen yang Perlu Diketahui (Wikimedia Commons)

Minyak wijen kerap kita jumpai dalam masakan Asia. Konon Bangsa Asyiria sudah menggunakan minyak ini sejak 600 SM untuk memasak, merawat tubuh, hingga pengobatan. Pada zaman kuno, penggunaan minyak wijen sekaligus menjadi penanda status sosial mengingat harganya yang sangat mahal dan ketersediaannya yang langka.

Jenis-jenis minyak wijen

Sebenarnya terdapat dua jenis minyak wijen yang bisa kita jumpai di pasaran, yaitu mentah dan sangrai. Minyak yang mentah terbuat dari biji wijen mentah yang langsung dihaluskan dan dipress. Hasilnya adalah minyak transparan yang nyaris tak berbau. Minyak jenis ini biasa digunakan di India dan Timur Tengah. Selain untuk memasak, minyak jenis ini juga umum digunakan sebagai minyak pijat dan merawat tubuh.

Jenis yang kedua adalah sangrai. Biji wijen perlu melalui tahap pemanggangan atau disangrai terlebih dahulu sebelum dihaluskan dan dipress. Minyak yang dihasilkan berwarna kecoklatan dan lebih gelap serta beraroma kuat. Minyak inilah yang kerap digunakan dalam masakan oriental seperti di restoran Cina. Temperatur api pada saat menyangrai atau memanggang bisa berpengaruh pada kepekatan warna, rasa, dan aroma si minyak wijen.

Ternyata minyak wijen punya banyak manfaat, lho. Berikut di antaranya:

#1 Menyulap masakan sederhana jadi istimewa

Minyak wijen sangrai kerap dipakai sebagai penyedap dalam masakan Asia Timur. Sebab minyak ini memberikan sentuhan aroma yang khas dan menambah cita rasa masakan.

Keberadaannya pada makanan bisa diketahui dari aromanya saja, tanpa perlu menunggu mencicipinya. Memang sekuat itu aromanya, Gaes. Cukup beberapa tetes saja aromanya sudah menggugah selera. Penggunaannya memang tidak perlu banyak-banyak, agar tidak merusak rasa. Salah satu negara yang paling banyak menggunakan minyak wijen adalah Korea Selatan. Bahkan minyak satu ini menjadi komponen wajib dalam bumbu masakan Korea.

Minyak wijen juga bisa dipakai untuk memarinasi daging. Penggunaan minyak ini sekaligus mampu menghilangkan bau amis pada daging. Beberapa saat yang lalu di Twitter sedang viral resep telur dadar yang ditambahkan minyak wijen dan kecap inggris masing-masing 2 tetes. Rasanya memang mewah sekali, membuat telur dadar yang biasa-biasa saja jadi naik kasta.

Saran saya sih tak ada salahnya untuk menyetok minyak wijen, kecap inggris, dan saus tiram di dapur. Kalian bisa memanfaatkannya untuk membuat aneka tumisan, nasi goreng, mi goreng, dimsum, dan sebagainya. Dijamin hasilnya nggak akan kalah sama buatan restoran.

#2 Baik untuk kesehatan jantung

Biasanya kita dianjurkan untuk mengurangi konsumsi gorengan karena dapat meningkatkan kolesterol. Kandungan lemak jenuh pada minyak goreng yang terakumulasi di dalam darah bisa mengakibatkan mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah. Kondisi itu mampu meningkatkan potensi terkena penyakit jantung.

Namun berbeda dengan minyak wijen. Minyak ini tersusun atas lemak tak jenuh yang sangat dominan. Lemak tak jenuh justru dapat menurunkan kadar kolesterol di dalam darah. Bahkan minyak ini juga bisa mengontrol kadar gula dalam darah. Makanya mengonsumsi minyak satu ini sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko terkena penyakit jantung.

#3 Meredakan nyeri

Minyak wijen mengandung zat anti inflamasi yang dapat meredakan nyeri. Entah akibat nyeri sendi (artritis), menstruasi, maupun sakit gigi. Minyak satu ini juga mampu mempercepat penyembuhan luka luar. Cukup dengan mengoleskannya pada bagian yang terluka dengan merangsang pembentukan jaringan kulit yang baru.

#4 Sumber antioksidan

Minyak wijen juga kaya akan antioksidan yang mampu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan radikal bebas. Oleh sebab itu minyak ini bisa membantu menjaga keremajaan kulit sekaligus mencegah penuaan dini. Bahkan antioksidan pada minyak wijen bekerja lebih efektif dalam melindungi kulit dari radiasi UV dibandingkan minyak kelapa.

Secara alami, zat antioksidan turut menjaga ketahanan minyak ini agar tidak mudah tengik sekalipun disimpan dalam jangka waktu lama. Semakin tinggi kemurnian minyaknya, maka semakin tinggi pula kandungan antioksidannya.

Minyak wijen sebaiknya tidak dipanaskan terlalu lama di atas api, sebab bisa menghilangkan aroma harumnya. Suhu yang terlalu tinggi juga dapat merusak nutrisi minyak, mengubah lemak jenuh menjadi lemak jenuh yang jahat, dan merusak antioksidan di dalamnya.

#5 Merawat kesehatan rambut

Kandungan vitamin E dan antioksidan pada minyak wijen dipercaya mampu menjaga rambut tetap sehat dan indah. Membuat rambut nampak berkilau, lebat, dan tidak mudah memutih. Cukup oleskan minyak pada kulit kepala, lalu pijat-pijat dengan lembut untuk beberapa saat. Untuk perawatan ini ada baiknya menggunakan minyak yang transparan agar rambut terbebas dari aroma minyak yang menyengat. Nggak mau kan bau rambutmu disamakan dengan aroma masakan cina?

Nah, itulah beberapa “keajaiban” minyak wijen. Tidak hanya berfungsi sebagai bumbu masak, minyak ini juga baik untuk tubuh. Maka tak heran jika minyak satu ini dianggap sebagai rajanya minyak nabati.

Penulis: Erma Kumala Dewi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Hal Konyol yang Terjadi Saat Berburu Minyak Goreng Subsidi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Exit mobile version