Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

5 Hal Enaknya Kerja di Gudang Alfamart Ketimbang di Toko

Fareh Hariyanto oleh Fareh Hariyanto
14 Oktober 2022
A A
5 Hal Enaknya Kerja di Gudang Alfamart Ketimbang di Toko Terminal Mojok

5 Hal Enaknya Kerja di Gudang Alfamart Ketimbang di Toko (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai alumnus PT Sumber Alfaria Trijaya (SAT), perusahaan retail minimarket yang memegang Alfamart, Alfamidi, Lawson, dan Dan+Dan, saya pernah merasakan dua suasana kerja berbeda di sana: di toko dan di gudang. Perusahaan retail terbesar kedua setelah PT Indomarco Prismatama (baca: Indomaret) ini memang selalu membuka lowongan pekerjaan—untuk ditempatkan di gudang dan toko—yang diumumkan di akun media sosial resmi mereka. Tentu saja salah satu alasannya adalah untuk mengisi kekosongan karyawan. Maklum, dalam sehari, hampir selalu ada toko baru yang dibuka oleh Alfamart.

Lowongan pekerjaan yang ditawarkan beragam dan bisa dilamar oleh siapa saja mulai dari lulusan SMA hingga sarjana. Khusus untuk lulusan SMA, ada dua lowongan pekerjaan yang biasanya ditawarkan. Pertama, menjadi pramuniaga di toko. Kedua, menjadi karyawan di gudang. Oh ya, kami juga menyebut gudang ini dengan sebutan Distribution Center (DC).

Tak sedikit dari pelamar kerja yang utamanya lulusan SMA merasa kebingungan saat memilih hendak melamar kerja di toko atau di gudang Alfamart. Sebagai seorang alumnus yang sudah pernah merasakan bekerja di toko dan gudang Alfamart, saya harus bilang kalau bekerja di gudang lebih enak ketimbang di toko. Tentu saja ada alasan saya berani mengatakan demikian. Buat kalian yang mungkin sedang galau mau melamar ke mana, sebaiknya simak dulu alasan saya lebih senang bekerja di gudang Alfamart ketimbang di tokonya.

#1 Nggak perlu tebak-tebakan soal penempatan

Keuntungan pertama bekerja di gudang Alfamart adalah lokasi kerjanya pasti sehingga karyawan nggak perlu tebak-tebakan soal penempatan kerja. Sebab dalam satu wilayah DC hanya akan ada satu gudang Alfamart. Misalnya di Kota Semarang, gudang pusatnya ada di Kecamatan Tugu. Gudang ini bertugas mendistribusikan barang kepada ribuan toko di Kota Semarang.

Tentu saja ini berbeda jika kalian memilih posisi menjadi pramuniaga toko yang mana wilayah kerjanya jauh lebih luas dan kesempatan untuk dipindah ke toko lain lebih besar. Bisa saja rumah kalian berada di Kendal, tapi kalian ditempatkan di Jepara. Atau rumah kalian di Demak, tapi ditempatkan di toko yang ada di Batang. Nggak ada hal yang mustahil soal penempatan kerja ini jika bekerja di toko.

#2 NBH kecil

Di dalam dunia retail, Nota Barang Hilang (NBH) jadi hal yang bakal ditemui tiap bulan oleh para karyawan. NBH merupakan potongan uang yang dibebankan ke gaji karyawan yang berasal dari selisih laporan keuangan bulanan. Besarannya beragam tergantung selisih pada laporan bulan itu. Misalnya di bulan Oktober selisih laporan keuangan antara debit dan kredit toko sebesar Rp2 juta, sementara total karyawan di toko tersebut ada 8 orang, maka Rp2 juta dibagi 8 orang sehingga gaji tiap karyawan di toko tersebut dipotong Rp250 ribu untuk NBH. Angka 8 itu tergantung jumlah karyawannya, lho. Kalau kalian berada di toko yang jumlah karyawannya sedikit, NBH-nya cenderung lebih besar.

Soal NBH di toko berbeda dengan di gudang Alfamart. Di gudang DC, jumlah karyawannya banyak hingga ribuan orang. Banyaknya karyawan ini membuat besaran NBH yang dibebankan pada karyawan jadi lebih kecil ketimbang di toko. Misalnya di gudang Alfamart ada selisih laporan Rp35 juta sementara total karyawan gudang ada 1250 orang, tinggal dibagi saja angka tersebut dan ketemulah nominal Rp28 ribu per orang untuk potongan NBH. Selama saya bekerja di gudang Alfamart, potongan NBH terbesar yang pernah saya alami adalah Rp30 ribu.

#3 Jam kerja lebih pasti

Kepastian jadi hal yang diperlukan nggak cuma dalam hubungan percintaan, tapi juga pekerjaan, ygy. Saat bekerja sebagai karyawan di gudang Alfamart, saya memiliki jam kerja yang pasti. Kelebihan jam kerja akan menjadi hitungan lembur dan itu pasti.

Baca Juga:

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

Ini sedikit berbeda saat saya bekerja di toko. Saya pernah mendapat sif pagi dan sudah menyelesaikan kewajiban saya bekerja selama 8 jam. Namun, waktu itu saya belum bisa pulang lantaran ada jadwal pengiriman barang dari toko. Maklum, bongkar muat barang yang datang jadi kewajiban para pramuniaga toko terkhusus karyawan pria dan itu tetap harus dilakukan meski jam kerja sudah kelar. Waktu itu saya harusnya sudah selesai bekerja pukul 4 sore, tapi hingga pukul 7 malam saya masih belum bisa pulang karena masih harus menunggu barang datang. Waktu tunggu ini nggak dihitung lembur, ygy.

#4 Libur di hari raya

Jangan heran melihat toko Alfamart nggak pernah tutup, sebab toko memang dilarang untuk tutup meski ada hari raya keagamaan sekalipun. Eh, tapi bukan berarti karyawannya nggak libur, ya. Libur bagi pramuniaga toko tetap ada meski harus bergantian.

Hal tersebut nggak saya alami saat bekerja di gudang Alfamart. Saat bekerja di gudang DC dulu, tiap menjelang hari raya keagamaan, utamanya Idulfitri, persiapan pengiriman barang sudah dimulai sejak awal sehingga saat jelang Lebaran minimal H-2 gudang sudah steril dari aktivitas pengiriman barang. Makanya seluruh karyawan gudang bisa berlibur di hari Lebaran.

#5 Kesempatan cari jodoh lebih besar

Selain cari uang yang banyak, kerja di gudang Alfamart bisa mendapat kesempatan untuk cari jodoh. Di gudang DC Alfamart ada ribuan pekerja, meski didominasi karyawan laki-laki, tetap ada kok karyawan perempuan di sini. Tak jarang terjadi cinlok di antara karyawan tersebut dan berujung pada pelaminan.

Sebenarnya di toko juga bisa sih cari jodoh, tapi kan rekan kerjanya nggak sebanyak di gudang DC. Selain itu, karena lingkup kerja toko yang kecil, kalau ada karyawan cinlok dan tiba-tiba mereka berantem, bisa berdampak pada stabilitas di toko tersebut. Ha gimana, masa diem-dieman terus di toko yang diisi 8 orang pramuniaga saja?

Semoga penjelasan di atas mengenai hal-hal enakmya bekerja di PT SAT, utamanya di bagian gudang Alfamart, bisa menjadi referensi bagi para lulusan SMA yang hendak mencari pekerjaan. Selamat berjuang mencari kerja!

Penulis: Fareh Hariyanto
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Alfamart dan Kebijakan Barang Hilang Potong Gaji: Wawancara tentang Kehidupan Pegawai Minimarket.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Oktober 2022 oleh

Tags: alfamartgudangminimarketpegawai alfamarttoko
Fareh Hariyanto

Fareh Hariyanto

Perantauan Tinggal di Banyuwangi

ArtikelTerkait

warung sembako kuli mojok

Juru Kuli: Pekerjaan yang Diremehkan tapi Perannya Amat Vital

22 Agustus 2020
Kursi Besi Indomaret Tak Lagi Istimewa, Kulkas Indomaret Justru Sebaik-baiknya Tempat untuk Merenung

Kursi Besi Indomaret Tak Lagi Istimewa, Kulkas Indomaret Justru Sebaik-baiknya Tempat untuk Merenung

21 September 2025
Membandingkan Kenyamanan Mandi di Minimarket, Pom Bensin, dan Masjid

Membandingkan Kenyamanan Mandi di Minimarket, Pom Bensin, dan Masjid

7 November 2022
Panduan Membedakan Alfamart, Alfamidi, dan Alfaexpress. Mereka Serupa, tapi Tak Sama! Mojok.co

Panduan Membedakan Alfamart, Alfamidi, dan Alfaexpress. Mereka Serupa, tapi Tak Sama!

13 Juni 2024
5 Jajanan Anak Indomaret yang Bikin Anak Merengek, Kinder Joy Bukan Satu-satunya! alfamart toilet indomaret, spbu

Orang Kerja di Indomaret dan Alfamart Tidak Pantes Dihina, Justru Mereka Sebenar-benarnya Pejuang!

12 Juni 2025
9 Teh Kemasan yang Dijual di Indomaret dengan Kandungan Gula Terendah hingga Tertinggi Terminal Mojok

9 Teh Kemasan yang Dijual di Indomaret dengan Kandungan Gula Terendah hingga Tertinggi

27 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok (Wikimedia Commons)

4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok

11 April 2026
Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.