Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Dosa Penikmat Mi Ayam yang Kerap Dilakukan

Iqbal AR oleh Iqbal AR
21 Desember 2021
A A
5 Dosa Penikmat Mi Ayam yang Kerap Dilakukan terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Mi ayam, tanpa perlu diperdebatkan lagi, merupakan makanan kesukaan kita semua. Kalau kata orang, ia salah satu comfort food, lah. Bahkan semangkuk mi ayam kadang bisa membuat kita menjadi lebih bahagia. Apa pun jenisnya, mau itu versi Wonogiri, Solo, Bangka, semuanya bisa jadi favorit. Selain itu, mudahnya menemukan penjual makanan ini juga menjadikan makanan ini semakin difavoritkan dan menjadi pilihan utama, baik bagi orang yang lapar maupun bagi yang memang pengin memakannya.

Kita tahu bahwa semangkuk makanan ini di waktu yang tepat dapat menjadi suntikan kebahagiaan tersendiri. Ketika sedang suntuk karena pekerjaan, emosi sedang tidak stabil, atau sedang marah, kita bisa sedikit “mengobatinya” dengan semangkuk mi ayam. Perpaduan antara mi yang bertekstur sangat khas, racikan bumbu, potongan atau suwiran ayam, kesegaran sayuran, hingga kuah gurih yang lembut bisa membuat rasa suntuk kita menghilang untuk sementara.

Tidak ada cara yang saklek dalam menikmatinya. Maksudnya, tidak ada aturan bahwa kalau makan mi ayam harus begini harus begitu. Tidak seperti bubur yang cara makannya selalu diperdebatkan, makan mi ayam ya tinggal makan saja, asal bertanggung jawab (menghabiskan dan membayar yang kita beli) dan menikmatinya dengan khidmat.

Namun, meskipun tidak ada aturan yang saklek, sebenarnya ada beberapa hal yang dianggap dosa dan kerap dilakukan para penikmat mi ayam. Tentu saja ini bukan dosa yang akan dicatat malaikat Raqib dan Atid. Lantas, apa saja dosa-dosa tersebut? Cek di bawah ini.

#1 Terlalu banyak menambahkan saus dan kecap

Sama seperti dosa para penikmat bakso, dosa para penikmat mi ayam adalah terlalu banyak menambahkan saus dan kecap. Menambahkan saus dan kecap sebenarnya boleh-boleh saja, tapi mbok ya sedikit saja. Kita tahu bahwa makanan ini sudah enak dari sananya, polosan saja. Dimakan tanpa bumbu tambahan pun enak.

Kalau mau menambahkan bumbu, paling ya sambal saja sudah cukup, untuk sedikit memberikan rasa pedas. Namun, kadang kita menjumpai orang yang makan mi ayam dengan saus dan kecap yangg berlimpah banget. Bahkan, sampai warna makanan ini jadi merah-hitam. Entah itu rasanya jadi bagaimana, mungkin sudah amburadul nggak karuan.

#2 Anti dengan sayuran

Dalam semangkuk mi ayam, sayuran itu bukan sekadar pelengkap. Namun, ia merupakan aspek penting. Kalau dalam bakso, ada atau tidak ada sayuran tidak terlalu berpengaruh. Tapi, kalau makanan ini dihidangkan tanpa sayuran, pasti akan berbeda. Makanan ini seperti kehilangan sisi kesegaran dan membuat komposisi rasanya agak hambar.

Maka dari itu, sayuran wajib hukumnya dalam semangkuk mi ayam. Bagi orang-orang yang anti dengan sayuran ketika makan makanan ini (kecuali yang punya alergi berat dengan sayuran), maka harusnya dihitung sebagai dosa. Sebab, dia melewatkan aspek penting dalam semangkuk mi ayam.

Baca Juga:

4 Cara Mudah Menikmati Mie Ayam untuk Sarapan ala Warga Lokal Jakarta

Panduan Menikmati Mie Ayam dengan Saos Menurut Anak Pedagang. Beda Jenis, Beda Saosnya

#3 Menghabiskan topping-nya terlebih dahulu

Makanan ini punya banyak sekali jenis topping yang melengkapi. Ada potongan atau suwiran ayam, ada pangsit goreng atau pangsit rebus, dan ada bakso. Fungsi topping dalam makanan ini cukup penting, yaitu menambah dan mengimbangi kekayaan rasanya. Maka dari itu, ia akan semakin nikmat jika dimakan dengan topping secara bersamaan, dari suapan pertama hingga suapan terakhir.

Sayangnya, masih ada beberapa orang yang malah menghabiskan toppingnya terlebih dahulu. Apalagi kalau toppingnya itu bakso atau pangsit. Biasanya, mereka justru akan disantap pertama. Itu jelas dosa, sebab menghabiskan topping terlebih dulu malah bakal mengurangi kekayaan rasa makanan ini.

#4 Makan dengan terburu-buru

Makanan ini harus dinikmati secara khidmat. Semua penikmat makanan ini harus tahu itu. Mau itu yang porsinya kecil atau besar, tetap harus khidmat ketika menikmatinya. Tidak dianjurkan memakannya dengan terburu-buru. Pasalya, selain “dosa” dan tidak baik untuk kesehatan (takutnya nanti tersedak dan malah membahayakan), makan dengan terburu-buru akan menghilangkan kenikmatannya. “Kalau waktunya mepet keburu balik ke kantor gimana?” Ya tinggal minta dibungkus saja sisanya, nanti dimakan lagi di kantor kan bisa. Intinya, makan makanan ini tidak boleh terburu-buru.

#5 Tidak menghabiskan mi ayam yang sudah dipesan

Meskipun memakannya tidak boleh terburu, bukan berarti juga mi ayamnya tidak dihabiskan. Sejatinya, ia harus dihabiskan bahkan sampai tetes terakhir kalau perlu. Hal ini selain untuk menghargai pembuatnya, kita juga menghargai makanannya.

Kadang kita menjumpai orang-orang yang tidak menghabiskan mi ayam yang dipesan. Bahkan ada yang masih sisa setengah porsi. Kasihan, mubazir. Kalau misalnya menemukan ulat di sayurannya, itu bisa diterima. Namun, kalau alasannya kenyang, tidak mood, lalu memutuskan tidak menghabiskan mi ayam yang sudah dipesan, itu alasan yang tidak diterima dan bisa-bisa jadi dosa beneran.

Itulah setidaknya lima dosa yang kerap dilakukan para pecinta mi ayam. Perlu diingat sekali lagi bahwa dosa yang dimaksud bukan dosa yang dicatat malaikat dan dihisab di hari akhir. Tidak perlu seserius itu. Oh iya, kalau kamu tidak sepakat dengan poin-poin di atas, nggak perlu marah-marah. Daripada marah-marah, bagaimana kalau kita makan mi ayam saja?

Sumber Gambar: Unsplash

Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Desember 2021 oleh

Tags: mi ayam
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

5 Mi Ayam Enak Dekat Universitas Negeri Malang Terminal Mojok

5 Mi Ayam Enak Dekat Universitas Negeri Malang

15 Juni 2022
Rekomendasi Mi Ayam di Sleman biar Tujuan Kulineran Mi Ayammu Nggak ke Selatan Mulu terminal mojok

Rekomendasi Mi Ayam di Sleman biar Tujuan Kulineran Mi Ayammu Nggak ke Selatan Mulu

7 Oktober 2021
Wonogiri dan Gunungkidul, Saudara Kembar Beda Nasib

10 Makanan Legendaris Kota Wonogiri selain Mi Ayam

22 November 2022
5 Rekomendasi Tempat Makan Mi Enak di Jogja, dari Bakmi Jawa sampai Ramen Jepang Terminal Mojok

5 Rekomendasi Tempat Makan Mi Enak di Jogja, dari Bakmi Jawa sampai Ramen Jepang

8 Februari 2023
Menentukan Tipe Bakso Goreng yang Paling Pas untuk Topping Mi Ayam terminal mojok.co

Menentukan Tipe Bakso Goreng yang Paling Pas untuk Topping Mi Ayam

3 Februari 2022
Alasan Mi Ayam Gerobak Cokelat Rasanya Lebih Enak Dibanding Gerobak Warna Lain terminal mojok.co

Alasan Mi Ayam Gerobak Cokelat Rasanya Lebih Enak Dibanding Gerobak Warna Lain

29 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026
Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

Susahnya Jadi Warga Bondowoso, Banyak Jalan Rusak, Jembatan pun Baru Dibenahi kalau Sudah Ambles

26 Februari 2026
Rapat Pejabat Indonesia, Mahal di Konsumsi, tapi Minim Substansi. Lebih Fokus ke Gedung Rapat dan Konsumsi ketimbang Isi Rapat!

Orang Indonesia Suka Banget Rapat, tapi Nggak Suka Ambil Keputusan, Akhirnya ya, Rapat Lagi!

22 Februari 2026
6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag- Cuma Bikin Sakit Hati! (Wikimedia Commons)

6 Oleh oleh Khas Jogja Paling Red Flag, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Sakit Hati

22 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Derita Punya Rumah Dekat Tempat Nongkrong Kekinian di Jogja: Cuma Bikin Emosi dan Nggak Bisa Tidur
  • Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman
  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.