ADVERTISEMENT

4 tipe pengendara yang ditakdirkan beli motor bekas Kawasaki Athlete

4 tipe pengendara yang ditakdirkan beli motor bekas Kawasaki Athlete Mojok.co

Saat ini, motor bekas atau mokas bertebaran, salah satunya Kawasaki Athlete. Sebagian orang membeli motor bekas yang tak lagi diproduksi sejak 2011 ini karena murah. Sebagian lagi tertarik karena bentuknya yang seperti ayam jago. 

Adik saya naik kendaraan ini sejak 2009. Ayah saya lalu membelinya pada 2021. Walau tidak pernah memilikinya, pengalaman saya naik kendaraan ini tidak perlu diragukan lagi. 

ADVERTISEMENT

Berbekal pengalaman tersebut, menurut saya ada 5 tipe pengendara yang cocok naik Kawasaki Athlete.  

#1 Pengendara yang ingin berpenampilan stylish dan sporty

Kalau kamu pengendara motor yang ingin motor stylish dan sporty, memang tak ada salahnya membeli Kawasaki Athlete bekas. Motor ini mengusung model ayam jago. Bodinya tipis serta mengusung stang jepit. Model ayam jago memang kental dengan aura stylish dan sporty. Kental juga dengan aura anak muda dan modern.

Desainnya serupa dengan Suzuki Satria dan Honda Sonic. Bahkan, kalau stiker motor Athlete dilepas tanpa sisa, orang menduga motor ini Suzuki Satria. 

Sayangnya, motor ini tak dibarengi tenaga mumpuni. Karenanya, tenaganya harus diakui tak segarang Suzuki Satria dan Honda Sonic. Bahkan, berdasarkan pengalaman saya, setara motor bebek biasa.

Ayah saya yang memiliki motor bekas Kawasaki Athlete tahun 2007 pun melepas stiker tanpa sisa. Tentu saja, dengan menghilangkannya, motor terlihat keren, stylish, bertenaga dan sporty. Jadi, Kalau kamu lebih mementingkan aspek penampilan motor daripada performa mesin, cocok sih membeli Kawasaki Athlete. Lumayan buat upgrade kegantengan di lingkungan kampus maupun rumah.

#2 Kawasaki Athlete cocok untuk pengendara motor yang bertubuh tinggi kurus

Bodi motor Kawasaki Athlete itu tipis. Karenanya, kendaraan ini lebih cocok bagi pengendara bertubuh tinggi kurus. Perpaduan tubuh tinggi kurus dengan bodi motor terlihat proporsional. Perpaduan ini tentunya menjadikan kita tampak keren di atas motor. 

Kalau kalian sering membawa penumpang bertubuh berat atau bawa muatan berat, sebaiknya pikir ulang deh beli motor ini. Seperti yang sudah disebutkan, motor ini mengusung bodi tipis khas model ayam jago. Berdasarkan pengalaman saya, badan atau bawaan berat bikin kurang sat-set saat berkendara.  

#3 Pengendara motor yang suka modif untuk kenyamanan

Kawasaki Athlete itu mengusung stang jepit. Orang yang kurang suka, bisa mengganti tipe stang ini dengan ketinggian yang lebih sesuai. Sebab, bila ketinggiannya sesuai, tubuh lebih nyaman mengendarainya. Dan, untuk memodifikasinya pun nggak ribet. Kalau motor bebek biasa sih, kalau mau menaikkan maupun menurunkan ketinggian, besi stang harus dilas.

ADVERTISEMENT

#4 Kawasaki Athlete bekas cocok untuk mereka yang anggarannya terbatas

Kawasaki Athlete memang tak lagi diproduksi sejak 2018. Namun, motor bekasnya beredar luas di masyarakat. Harga motor bekas Athlete relatif terjangkau bagi masyarakat umum. 

Ayah saya membeli motor bekas tersebut tahun 2007 seharga Rp3,5 juta. Jadi, kalau ingin beli kendaraan terjangkau, motor bekas satu ini memang layak jadi salah satu pilihan untuk dibawa pulang.

Demikian, 4 tipe pengendara motor yang cocok beli Kawasaki Athlete. Nah, apakah kamu termasuk salah satunya?

Penulis: Rahadian
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Perjalanan Jogja-Semarang tetap lebih nyaman naik travel daripada KA Pandawa dan artikel menarik lainnya di TERMINAL MOJOK.

Terakhir diperbarui pada 6 November 2026 oleh .

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.