Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Kesalahan Mencuci Piring yang Lazim Dilakukan

Rahma Liasa Zaini oleh Rahma Liasa Zaini
21 Februari 2021
A A
4 Kesalahan Umum Mencuci Piring yang Dilakukan Orang-orang
Share on FacebookShare on Twitter

Akhir-akhir ini, jagat dunia maya sedang hangat topik mengenai anak pertama, apalagi kalau perempuan, yang katanya harus kuat. Gimana nggak harus kuat coba kalau misalnya punya orang tua yang memegang prinsip anak perempuan harus bisa mengerjakan semua pekerjaan rumah dengan baik, sementara anak laki-laki nggak harus. Ketimpangan seperti ini tentu dirasakan sebagian orang.

Dulu, saya menganggap adalah hal wajar ketika ada seorang adik perempuan yang memiliki abang, dan si adik bertugas mencuci pakaian serta menyiapkan konsumsi untuk si abang, berlaku juga sebaliknya. Kadang saya merasa miris dengan beban ganda yang dimiliki anak perempuan. Anak perempuan harus kuat, tapi nggak boleh keras. Anak perempuan harus mandiri, tapi jangan sampai sendiri. Sakit kepala memang kalau harus hidup berdasarkan apa yang diinginkan orang lain.

Tapi, tulisan saya ini nggak akan membahas perkara anak perempuan kok, apalagi mengkaji secara detail. Maklum saja ilmu saya masih belum cukup. Namun, kalau dirasa-rasa memang rasanya sakit juga walau nggak berdarah. Ehehehe. Nah, salah satu tugas anak perempuan di rumah adalah mencuci piring, meski tugas ini nggak berlaku pada semua keluarga. Toh, ada beberapa orang tua yang sudah open minded dan menyamakan peran anak laki-laki dan perempuan di rumahnya tanpa embel-embel apa pun.

Sama halnya dengan mencuci pakaian, mencuci piring adalah aktivitas yang paling sering dilakukan orang-orang, baik yang tinggal di rumah maupun anak kosan. Bahkan saat tengah makan di luar rumah, kita masih sering mencuci peralatan makan yang akan kita gunakan, minimal dilap sampai bersih sebelum digunakan, deh. Perkara mencuci piring ini tidak bisa sembarangan dilakukan juga, ada beberapa kesalahan umum dalam mencuci piring yang dilakukan oleh orang-orang.

#1 Menumpuk piring di ember atau wastafel

Sebagai anak perempuan yang setelah makan harus bertanggung jawab dalam dunia mencuci piring, sambil menunggu makanan turun, menumpuk piring di ember atau wastafel adalah suatu hal yang menyenangkan. Namun, kebiasaan ini membuat piring dan gelas secara tak langsung bercampur dengan peralatan masak lainnya yang berminyak. Tentu saja piring dan gelas yang tadinya tidak berminyak jadi ikutan berminyak dan sulit dibersihkan, apalagi yang terbuat dari plastik. Untungnya sekarang sudah muncul beragam sabun cuci piring yang bisa membuat lemak dan minyak menempel di piring hilang.

#2 Tidak merendam terlebih dulu

Beberapa alat masak seperti wadah rice cooker atau wajan antilengket butuh perlakuan khusus saat hendak dicuci, yakni direndam terlebih dulu agar lebih mudah dibersihkan dari benda-benda yang menempel di permukaannya. Sayangnya, kadang karena yang bertugas mencuci piring tidak sabaran, hal ini luput dari perhatian sehingga langsung digosok dan dicuci begitu saja. Padahal kebiasaan seperti itu justru membuat peralatan masak yang butuh perlakuan khusus tadi cepat rusak karena ada beberapa elemennya yang terkelupas. Mungkin ahli wajan bisa menjelaskan? Hehehe.

#3 Merendam terlalu lama

Siapa yang di kosnya sering mencium aroma busuk dari tempat cuci piring dan marah-marah dalam hati? Biasanya, ada sebagian anak kos yang lupa (atau malah sengaja) merendam cucian piring dan gelas lama-lama. Mungkin maksud hati biar mudah dibersihkan kali, ya? Padahal kalau direndam kelamaan, justru berpotensi membuat bau lantaran sisa makanan yang masih menempel terkena air. Kalau sudah begini sih bukan lagi kebersihan sebagian dari iman, malah mengundang penyakit. Piye, sih?

#4 Tidak mengeringkan setelah dicuci

Ketika semua peralatan makan dan masak selesai dicuci, tentu ada rasa bahagia. Saatnya santuy dan nonton acara YouTube masak-masak lagi. Eh? Biasanya, jika sudah selesai mencuci dan buru-buru, kita cenderung langsung saja memasukkan piring dan gelas ke dalam lemari penyimpanan, padahal air di permukaan peralatan makan tersebut belum kering sepenuhnya sehingga bikin banjir lokal a.k.a airnya menetes di lantai tiap kali kita memindahkan dari tempat cucian piring ke lemari penyimpanan. Sudah dimarahin emak gara-gara bikin lantai licin dan basah, eh malah kepleset pula. Sungguh menyakitkan! Untuk poin terakhir ini, jangan lupa keringkan dulu peralatan makan dan masak yang telah dicuci sebelum disimpan, ya.

Baca Juga:

Adab Meletakkan Piring Kotor di Wastafel Atau Tempat Cuci Piring yang Kerap Dilupakan Orang

Mencuci Piring Saat Lebaran, Kegiatan yang Perlu Dihindari

Nah, itulah beberapa kesalahan mencuci yang lazim dilakukan orang-orang. Sekarang hentikan kebiasaan salah tersebut yuk, demi kegiatan mencuci piring yang lebih baik. Hiya, hiya~

BACA JUGA Misteri Keberadaan Piring Kotor yang Menumpuk meski Nggak Masak Sekalipun dan tulisan Rahma Liasa Zaini lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 21 Februari 2021 oleh

Tags: cuci piring
Rahma Liasa Zaini

Rahma Liasa Zaini

Yang sedang berusaha untuk merdeka secara finansial.

ArtikelTerkait

cuci piring

Nggak Bisa Masak Nggak Masalah, tapi Kalau Nggak Bisa Cuci Piring, Itu Baru Masalah

18 September 2021
Adab Meletakkan Piring Kotor di Wastafel Atau Tempat Cuci Piring yang Kerap Dilupakan Orang

Adab Meletakkan Piring Kotor di Wastafel Atau Tempat Cuci Piring yang Kerap Dilupakan Orang

4 Januari 2024
Pekerjaan Rumah Tangga Mengubah Pandangan Saya terhadap Perempuan terminal mojok.co

Tips Mencuci Piring yang Benar biar Nggak Buang-buang Waktu

10 Mei 2020
7 Dosa Saat Mencuci Piring yang Sebaiknya Dihentikan

7 Dosa Saat Mencuci Piring yang Sebaiknya Dihentikan

5 November 2022
Misteri Keberadaan Piring Kotor yang Menumpuk meski Nggak Masak Sekalipun terminal mojok.co

Misteri Keberadaan Piring Kotor yang Menumpuk meski Nggak Masak Sekalipun

19 Februari 2021
Pekerjaan Rumah Tangga Mengubah Pandangan Saya terhadap Perempuan terminal mojok.co

Menjadi Lelaki yang Suka Beres-beres Artinya Harus Siap sama Omongan Orang

14 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Mengecewakan Pembeli (Danangtrihartanto - Wikimedia Commons)

8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Sering Disepelekan Penjual dan Mengecewakan Pembeli

30 Januari 2026
Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Solo Baru Sebelum Mangkrak seperti Sekarang Mojok.co

Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Sukoharjo sebelum Mangkrak seperti Sekarang

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.