Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

4 Episode Upin Ipin yang Cukup Ditonton Sekali Seumur Hidup

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
22 November 2024
A A
4 Episode Upin Ipin yang Cukup Ditonton Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Episode Upin Ipin yang Cukup Ditonton Sekali Seumur Hidup (lescopaque.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Serial Upin Ipin telah memasuki musim ke-14 per akhir November 2024. Itu dilihat dari musimnya, kalau dilihat dari jumlah episodenya, serial TV anak-anak asal Malaysia itu mencapai lebih dari 300 episode. Iya, kalian nggak salah dengar, duo kembar itu sudah menghiasi layar kaca hingga ratusan episode. 

Di antara ratusan tayangan itu, ada episode yang membuat penonton banjir air mata, ada pula yang menegangkan hingga episode yang terburuk. Episode-episode itu kerap ditayangkan berulang kali di MNC TV selaku pemegang hak siar Upin & Ipin di Indonesia. Maklum, durasi Upin Ipin di MNCTV mencapai 8 jam sehari. Rasa-rasanya nggak mungkin kalau episodenya tidak diulang-ulang. 

Di antara ratusan episode yang ditayangkan berulang kali itu, ada beberapa episode yang sebaiknya ditonton satu kali saja seumur hidup. 

#1 Episode Upin Ipin Dah Besar bikin trauma

Saya merasa episode Dah Besar cukup ditonton satu kali saja. Jujur, saya geli sendiri melihat Upin dan Ipin menjadi dewasa. Ada perasaan sedikit nggak rela, bocah yang imut itu menjadi nggilani ketika tumbuh besar. Sebagai pengingat, episode Dah Besar menceritakan duo kembar itu bertumbuh dewasa.  

Sebenarnya tim kreatif Upin Ipin patut diapresiasi. Mereka ingin menyuguhkan sesuatu yang beda. Hanya saja, ide menggambarkan Upin Ipin dewasa kurang dieksekusi dengan baik. Menonton duo kembar itu tumbuh dewasa membuat saya bertanya-tanya kehidupan yang mereka hadapi hingga tidak ada lagi jejak keimutan emreka. 

Pada akhirnya, saya jadi mikir kalau keputusan tim kreatif membuat episode Dah Besar ini adalah keputusan yang terlalu terburu-buru. Hanya gara-gara netizen suka berisik Upin Ipin TK melulu bukan berarti mereka perlu membuat si kembar segera jadi dewasa. Bagi saya, episode itu bikin trauma dan sebaiknya ditonton satu kali saja. 

#2 Semua episode terkait dengan budaya cukup ditonton satu kali saja!

Banyak episode Upin Ipin yang mengangkat topik soal kebudayaan. Salah satunya yang paling terekam memori saya adalah episode wayang. Saya rasa episode tersebut bukannya tanpa agenda di baliknya. Pencipta serial Upin Ipin tahu betul tontonnya bisa menjadi sarana penyebaran budaya. Apalagi penonton serial TV anak-anak itu tidak hanya dari Malaysia.

Saya merasa episode soal kebudayaan Malaysia sebaiknya ditonton satu kali saja atau setidaknya jangan terlalu sering. Jangan sampai anak-anak Indonesia menggap budaya-budaya yang ditayangkan dalam serial itu memang berasal dari Malaysia. 

Baca Juga:

4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita

Jika Tok Dalang dalam Serial Upin Ipin Pensiun, Abang Iz Layak Jadi Kepala Kampung Durian Runtuh

Sedikit konteks, Indonesia dan Malaysia memang punya histori yang panjang soal klaim budaya. Dua negara ini memang dari rumpun yang sama, itu mengapa 2 negara ini punya banyak kemiripan. Tidak percaya? Lihat saja bagaimana wayang kulit, lagu Rasa Sayange, kain batik, keris, hingga rendang muncul di serial Upin & Ipin. 

Saya hanya khawatir penonton Indonesia maupun internasional akan menganggap budaya-budaya itu memang berasal dari Malaysia. Jika dibiarkan, negara kita akan kalah pengakuan di tingkat internasional, bisa nahaya!

Itu sebabnya, semua episode Upin dan Ipin yang berbau kebudayaan lebih baik ditonton sekali saja. Alternatif lain, orang tua mendampingi anak-anak ketika menonton sambil menjelaskan soal kebudayaan yang ditampilkan di Upin Ipin.

#3 Upin Ipin Musim 3 Basikal Baru bikin nyesek

Episode lainnya yang cukup ditonton sekali saja adalah Basikal Baru yang muncul di musim ketiga. Entahlah, bagi saya, episode ini adalah yang paling nyesek. Memang tidak ada derai air mata di episode ini. Namun, nyesek tidak selamanya harus diartikan dengan air mata, bukan?

Di episode Basikal Baru diceritakan anak-anak Kampung Durian Runtuh sedang senang dengan sepeda baru. Mereka bahkan mengadakan lomba balap sepeda. Sayangnya dua bocah kembar kesayangan kita itu tidak punya sepeda. Alhasil, Upin dan Ipin hanya bisa berlari sambil mengikuti sepeda kawan-kawanya. 

Mereka bermain dengan riang bersama-sama, hingga di satu titik, saat kawan-kawannya mau pindah tempat, Upin melarang adiknya untuk ikut. Rupanya, Upin menyadari bahwa dunia mereka sudah berbeda dengan dunia teman-temannya.

Nyesek, kan? Bagi mereka yang pernah mengalami masa-masa kere di waktu kecil dulu. Episode benar-benar bisa mengorek luka lama. Sudah benar ditonton sekali saja. 

#4 Animasi Terakhir, horor dan nggak sehat untuk jantung

Episode lain yang cukup ditonton sekali sajada adalah Animasi Terakhir. Menurut saya, episode ini dark banget. Bayangkan saja, suasana Kampung Durian Runtuh yang baik-baik saja, tiba-tiba berubah jadi hitam putih. Karakter-karakter kemudian muncul secara tiba-tiba dengan gerakan patah-patah. Lalu, menghilang. 

Hal lain yang membuat episode ini terasa semakin menyeramkan adalah latar musiknya yang “kresek-kresek”. Semakin disimak kian bergidik bulu kuduk. Benar-benar nggak sehat untuk jantung.

Alasan lain, episode Animasi Terakhir cukup ditonton sekali adalah membuat penonton selalu teringat dengan polah gaje influencer yang sok-sokan pamit dari medsos. Eh, tahunya cuma gimmick demi meningkatkan engagement. Ups … apa mungkin Upin Ipin Animasi Terakhir terinspirasi dari mereka ya?

Pasti tidak mudah untuk konsisten menyajikan cerita yang apik di tengah-tengah ekspektasi penonton yang sudah kadung tinggi. Nggak kebayang seandainya saya jadi tim kreatif Upin Ipin, bisa-bisa makin rontok nih rambut gara-gara mikir ide cerita Upin dan Ipin episode selanjutnya. Terlepas dari itu semua beribu apresiasi ingin saya sampaikan pada tim kreatif yang selalu berupaya menyajikan tontonan anak-anak yang apik. 

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 3 Dosa Serial Upin Ipin kepada Penonton Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 November 2024 oleh

Tags: episode upin ipinIpinUpinupin-ipin
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Menerka Isi Profil Kak Ros Upin Ipin di LinkedIn

Menerka Isi Profil Kak Ros “Upin Ipin” di LinkedIn

16 November 2023
Seandainya Abah dan Emak Upin Ipin Masih Hidup, Serial Upin Ipin Jadi Membosankan Mojok.co

Seandainya Abah dan Emak Masih Hidup, Serial Upin Ipin Malah Jadi Membosankan

10 Februari 2025
Upin Ipin Kalau Jadi Mahasiswa dan KKN Bakal Jadi Kayak Gini (Upin Ipin Fandom)

Membayangkan Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh KKN. Mei Mei dan Mail Jadi Kesayangan Karang Taruna, Ehsan Dibenci Teman-temannya

20 Mei 2024
Membayangkan Tingkah Laku Upin Ipin dan Anak-anak Tadika Mesra kalau Punya Grup WhatsApp Mojok.co jogja kuliah di jogja

Membayangkan Tingkah Laku Upin Ipin dan Anak-anak Tadika Mesra kalau Punya Grup WhatsApp

19 Desember 2023
Sisi Gelap Mei Mei di Serial Upin ipin yang Nggak Disadari Penonton

Sisi Gelap Mei Mei di Serial Upin ipin yang Nggak Disadari Penonton dan Sebaiknya Nggak Ditiru

27 September 2024
7 Kebaikan Fizi yang Nggak Disadari Penonton Upin Ipin, Bukti kalau Dia Masih Punya Hati Nurani!

7 Kebaikan Fizi yang Nggak Disadari Penonton Upin Ipin, Bukti kalau Dia Masih Punya Hati Nurani!

4 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering "Keseleo" Mojok.co

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”

7 Februari 2026
Pemuda Pati Takut Menikah karena Standar Mahar Nggak Masuk Akal seperti Duit Ratusan Juta, Motor, bahkan Mobil Mojok.co

Pemuda Pati Takut Menikah karena Standar Mahar Nggak Masuk Akal seperti Duit Ratusan Juta, Motor, bahkan Mobil

7 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin (Unsplash)

5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin, Menghindari Pajak Bukan Satu-satunya!

9 Februari 2026
Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.