Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Kampus bak Kebun Binatang hingga “Jalur Gaza”, Hal-hal Seputar UNNES Semarang yang Nggak Lumrah di Kampus Lain

Dimas Junian Fadillah oleh Dimas Junian Fadillah
17 September 2025
A A
Kampus bak Kebun Binatang hingga “Jalur Gaza”, Hal-hal seputar UNNES Semarang yang Nggak Lumrah di Kampus Lain Mojok.co

Kampus bak Kebun Binatang hingga “Jalur Gaza”, Hal-hal seputar UNNES Semarang yang Nggak Lumrah di Kampus Lain (unnes.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu saya menulis Ketemu Monyet hingga Kuliner Pinggir Jurang, Hal-hal yang Wajar di UNNES Semarang, tapi Nggak Lumrah di Kampus Lain. Tiga keunikan Universitas Negeri Semarang dalam tulisan itu menurut saya mustahil ditemukan di kampus lain. Artikel tersebut rupayany mendapat sambutan hangat. Bukan hanya dari mahasiswa aktif, alumni pun turut mengamini “keanehan” tersebut. 

Respon dari pembaca adalah bukti bahwa apa yang saya tulis bukan bualan belaka. UNNES memang serandom itu. UNNES memang mirip hutan. 

Padahal, bisa dibilang, apa yang saya tuliskan hanyalah permukaan. Masih banyak pengalaman kuliah di UNNES lain yang lebih absurd. Pengalaman-pengalaman yang mungkin terasa aneh di kampus lain, tapi wajar di UNNES karena mahasiswa sudah terlalu sering mengalaminya. 

#1 Di UNNES, tanjakan curam dan ekstrem adalah makanan sehari-hari

Bagi mereka yang sedang kuliah di UNNES atau mungkin alumni UNNES, melewati jalan menanjak adalah hal yang tidak mungkin terhindarkan. Maklum saja, kampus ini berada di kawasan perbukitan Gunungpati. Rute sekitar UNNES selalu berupa tanjakan dan turunan curam, bahkan kelokannya terasa tidak berkesudahan. 

Saya beri sedikit gambaran betapa ekstrem jalanan UNNES. Jika datang dari arah bawah seperti Jatingaleh, Kelud, atau Sampangan, biasanya orang-orang akan lewat tanjakan Trangkil. Jalur ini bisa dibilang cukup bersahabat karena sudah dibeton dan cukup lebar. Walau memang, tanjakannya membuat motor harus bekerja lebih keras. Lain cerita kalau memilih rute dari arah Ungaran karena di sana ada tanjakan Cangkiran yang lumayan panjang dan berkelok.

Sementara itu, bagi mereka yang merasa butuh rute lebih cepat dan punya kendaraan yang siap tempur, ada satu jalan alternatif yang cukup terkenal. Namanya tanjakan Bangkong atau lebih dikenal dengan “Jalur Gaza” saking menegangkannya. Jalur ini memang bisa menghubungkan UNNES dan UNDIP hanya dalam hitungan menit, tapi medannya benar-benar ekstrem: sempit, curam, dan penuh tikungan tajam. Banyak mahasiswa bilang, jalur ini cocok untuk mereka yang ingin sensasi adrenalin sebelum masuk kelas. 

#2 Kampus bak kebun binatang, ada hewan menggemaskan hingga paling berbahya

Sebelumnya, saya sempat menyebutkan bahwa mahasiswa UNNES Semarang bisa saja berpapasan dengan monyet di sekitar gedung Fakultas Teknik. Sebenarnya, tidak sebatas itu. Dari pengalaman pribadi, masih banyak hewan lain yang bisa dijumpai di UNNES dan sekitarnya.  

Hal ini wajar saja, mengingat wilayah UNNES dulunya merupakan kawasan hutan dan masih berada di area perbukitan. Meski kini bangunan kampus dan kos-kosan terus bertambah, hewan-hewan dari hutan masih sering mampir ke kampus dan pemukiman sekitarnya. 

Baca Juga:

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

Beberapa kali saya masih menjumpai tupai yang tampak asyik melompat di atas kabel atau pohon buah di dekat kos. Kadang juga ada biawak berukuran lumayan besar sedang bersantai di pinggir saluran air. Dan, tak jarang, hewan yang lebih mengejutkan seperti ular pun muncul secara tiba-tiba. 

Salah satu pengalaman paling menegangkan adalah ketika seekor ular viper ekor merah (jenis yang berbisa dan cukup berbahaya) masuk ke dalam kos saya. Untungnya, saya segera sadar ada sesuatu yang aneh dan berhasil mengusirnya. 

Pengalaman-pengalaman semacam itu awalnya tentu bisa bikin panik. Namun, seiring waktu, kehadiran hewan-hewan ini terasa biasa saja. Bahkan, kadang saya merasa asing ketika beberapa hari tidak melihat tupai atau mendengar suara burung liar. Serasa ada yang kurang. 

Dengan demikian, mahasiswa Unnes akhirnya diajak untuk terbiasa hidup berdampingan dengan alam. Bukan cuma lewat teori di mata kuliah konservasi, tapi lewat interaksi langsung dengan satwa liar yang bisa dianggap seperti “tetangga beda spesies”.

#3 Punya pilihan kos-kosan yang lokasinya ekstrem dan mistis

Lingkungan sekitar UNNES Semarang juga punya beragam pilihan kos. Ada yang dekat dengan gedung kampus hingga nyempil di antara kebun dan hutan. Biasanya, kos-kosan dengan suasana seperti ini banyak ditemukan di sekitar Gang Pete Selatan dan Cempakasari Timur. 

Itu mengapa, buat kalian yang ingin kabur sejenak dari keramaian dan hiruk-pikuk kampus, saya merekomendasikan memilih kos di area ini. Meski aksesnya sering kali harus melewati jalan setapak yang sempit dan agak ekstrem, pemandangan alam yang tersaji dijamin bikin tenang dan segar. 

Kalau kamu tipe yang suka tantangan dan ingin menguji nyali, ada juga kos yang menempel dengan kuburan. Misalnya, di Gang Setanjung belakang Fakultas Hukum. Ada juga di Gang Durian yang letaknya bersebelahan langsung dengan area pemakaman. 

Konon, dua kuburan ini dianggap sebagai “gerbang gaib” kampus UNNES. Entah benar atau tidak, cerita-cerita mistisnya selalu jadi bahan obrolan mahasiswa secara turun temurun. Jadi, kalau mau coba sensasi berbeda sekaligus dapat suasana mencekam, kos-kosan ekstrem dan sedikit mistis ini bisa jadi pilihan menarik.

Hal-hal di atas yang membuat kuliah di UNNES Semarang jadi makin sulit dilupakan. Kampus ini punya banyak hal-hal unik yang mungkin saya yakin sulit ditemui di kampus lain. Kalian yang mahasiswa atau alumni UNNES, “keanehan” apalagi yang membekas dari kampus ini? 

Penulis: Dimas Junian Fadillah
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Tidak Ada Skripsi hingga Jarang Ketemu Dosen, Hal-hal yang Lumrah di Universitas Terbuka, tapi Nggak Wajar di Kampus Lain.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 September 2025 oleh

Tags: alumni UNNESkampus semarangmahasiswa UNNESperguruan tinggi semarangptnPTN SemarangSemaranguniversitas negeri semarangUNNESUNNES Semarang
Dimas Junian Fadillah

Dimas Junian Fadillah

Magister Administrasi Publik, tertarik menulis isu lokal, politik dan kebijakan publik.

ArtikelTerkait

4 Tanda Kamu Nggak Cocok Hidup di Semarang, Jangan Nekat Jika Nggak Mau Sengsara

4 Tanda Kamu Nggak Cocok Hidup di Semarang, Jangan Nekat Jika Nggak Mau Sengsara

10 Mei 2025
5 Jajanan Kaki Lima ala Warlok Semarang yang Bikin Betah Tinggal di Sana Mojok.co

5 Jajanan Kaki Lima ala Warlok Semarang yang Bikin Betah Tinggal di Sana

8 Oktober 2025
Semarang Kota Hantu (Unsplash.com)

Semarang Kota Hantu: Potensi Aura Mistis dan Sisi Misterius Kota Semarang

5 Agustus 2022
4 Wisata Semarang yang Bisa Bikin Kamu Kapok Jika Salah Momen Berkunjung

Jangan Ngaku Pengusaha Hebat kalau Belum Sukses Jualan di Semarang, Kota Ini Super Keras!

7 Januari 2026
Mranggen, Kecamatan di Demak yang Lebih Akrab dengan Semarang Mojok.co

Mranggen, Kecamatan di Demak yang Lebih Akrab dengan Semarang

26 Februari 2024
Masjid di dekan kawasan simpang lima semarang underground city bekasi

4 Masjid Terdekat dari Simpang Lima Kota Semarang

7 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong di Banyumas (Wikimedia Commons)

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

15 Februari 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga

15 Februari 2026
Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Orang Bangkalan Madura yang Ternyata Beragam Mojok.co

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Bangkalan Madura yang Rasanya Nggak Kaleng-kaleng

15 Februari 2026
Bakpia Kukus Kuliner Jogja yang Palsu dan Cuma Numpang Tenar (Unsplashj)

Dear Wisatawan, Jangan Bangga Berhasil Membawa Oleh-oleh Bakpia Kukus, Itu Cuma Bolu Menyaru Kuliner Jogja yang Salah Branding

21 Februari 2026
Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan Mojok.co

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan

19 Februari 2026
Al Waqiah, Surah Favorit Bikin Tenang Meski Kehilangan Uang (Unsplash)

Al Waqiah, Surah Favorit yang Membuat Saya Lebih Tenang Meski Kehilangan Uang

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.