3 Fakta Jualan Online Itu Tak Semudah dan Seindah yang Dibayangkan

jualan seller penjual olshop mojok

jualan seller penjual olshop mojok

Beberapa orang di sekitar saya beranggapan bahwa jualan online itu mudah. Bahkan salah satu di antaranya telah melihat bukti bahwa saudaranya hanya dengan modal seratus ribu, sekarang sudah mendapatkan keuntungan sebanyak satu juta. Begitu juga di akun media sosial saya, banyak sekali berseliweran mengenai hal yang serupa. Apakah itu nyata dan dapat dibuktikan? Tentu. Tapi, ada tiga fakta yang perlu diketahui ketika jualan online. Berikut ulasannya.

Mendapat keuntungan jutaan itu butuh proses

Misal, kita beli bahan untuk membuat baju anak dengan modal seratus ribu. Kemudian dari modal itu bisa menghasilkan tiga pasang baju anak. Yang ketika dijual setiap pasangnya mendapat keuntungan 20.000, dan apabila dikalikan tiga, apakah keuntungannya sudah cukup untuk mencapai satu juta? Tentu tidak.

Lalu, bagaimana kalau kita menjadi reseller? Itu tergantung dengan siapa kita bergabung. Soalnya berdasarkan pengalaman pribadi, menjadi reseller juga banyak macamnya. Ada yang setiap menjual produk hanya mendapat keuntungan lima ribu. Tapi, ada pula yang memberi keuntungan sampai 60.000/produk.

Jika misalkan kita bisa menjual 17 produk dalam sehari dengan keuntungan 60.000, keuntungan satu juta sudah dapat kita raih. Wow, indah bukan? Tapi, pertanyaannya mampukah menjual 17 produk tersebut? Tergantung dari seberapa cepat kita mendapatkan pembeli. Intinya cepat atau lambat itu semua tentang proses yang harus dijalani.

Target pasar

Dari penjelasan sebelumnya kita mengetahui bahwa harus bisa menjual 17 produk. Misalkan produk yang dijual adalah kacamata antiradiasi. Kira-kira siapa saja sih yang bakalan pakai produk itu? Mereka adalah orang-orang yang kerjaannya menatap layar laptop atau HP. Itu artinya orang yang bakal beli produk kita pasti banyak. Sebab, mayoritas orang sekarang pasti menggunakan HP atau laptop.

Tapi, tunggu dulu produk yang kita jual harganya Rp300.000 dengan kualitas terbaik. Kira-kira berapa banyak orang yang akan membelinya? Tentu mereka harus orang-orang yang berpenghasilan di atas Rp300.000 dengan kondisi hidup tanpa beban. Sebab, jika hidupnya dipenuhi cicilan, utang, biaya sekolah, biaya sehari-hari, kemungkinan untuk beli kacamata antiradiasi pun kecil. Soalnya mereka akan mengutamakan yang pokok dan mendesak daripada yang lain.

Lantas berapa banyak orang di sekitar kita yang kira-kira sudah memenuhi faktor bisa beli kacamata anti radiasi? Jika sudah ada minimal 17 orang, selamat Anda akan dengan mudah mendapat keuntungan 1 juta. Jika tidak, mari merenung.

Harus banyak belajar

Jualan online cakupannya luas. Ada banyak platform yang bisa kita gunakan seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, TikTok, dan lain sebagainya. Namun, dari banyaknya platform tersebut ternyata mereka memiliki cara main yang berbeda. Misal di TikTok menggunakan strategi berbasis video sedangkan di Facebook menggunakan strategi berbasis tulisan.

Tidak hanya itu di berbagai sosial media memiliki algoritmanya sendiri yang mesti dipelajari juga. Kemudian selain itu kita mesti belajar editing untuk foto produk agar produk yang dijual terlihat lebih cantik dan menarik.

Lalu setelah semua dipelajari sambil berproses tak lupa kita juga harus rajin posting atau rajin membuat konten jualan agar orang-orang bisa tahu dan ingat bahwa kita itu jualan.

Dan terakhir yang tidak kalah penting adalah kita harus belajar sabar. Sabar ketika tidak ada yang beli, sabar ketika pembelinya ribet, sabar ketika di-ghosting pembeli dan berbagai macam hal lainnya.

Jadi, apakah berjualan online itu mudah dan indah? Silakan kalian sendiri yang menyimpulkannya.

BACA JUGA Tuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri China, Bukan Hanya Belanja Barang Impor dari Mr. Hu dan tulisan Yanyan Nur Arifah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.
Exit mobile version