Informasi
ADVERTISEMENT

Yamaha Gear Ultima, motor irit 20 jutaan yang cocok jadi teman piknik keluarga

Yamaha Gear Ultima, motor irit 20 jutaan yang cocok jadi teman piknik keluarga

Melihat Widodo (60) touring dengan cucunya, Raisa (10), di atas Yamaha Gear Ultima yang baru dibelinya Juli lalu, rasanya mak nyes. Sepanjang perjalanan, Raisa tampak sibuk mengajak kakeknya bicara. 

Ia menunjuk Selokan Mataram, lalu memperhatikan sawah dan Perbukitan Menoreh yang mereka lewati. Widodo terus mengemudi, membiarkan cucunya menikmati pemandangan dari jok belakang.

Saya bertemu mereka saat rombongan #UltimaFamilyPicnic singgah di Toserba Mulia 2, Godean, Minggu (27/9/2026). Raisa baru saja memilih susu kotak dan biskuit dalam tantangan belanja yang disiapkan panitia. “Saya ambil susu kotak sama biskuit,” katanya malu-malu.

Setelah membayar, keduanya membawa belanjaan itu ke Yamaha Gear Ultima yang mereka gunakan untuk piknik. Memasukannya ke bagasi motor.

Widodo dan Raisa (dokumentasi acara)

Widodo dan Raisa merupakan peserta #UltimaFamilyPicnic, kegiatan touring dan rekreasi keluarga dalam rangka Yamaha Customer Day 2026. Bersama sekitar 20 keluarga lain, mereka berangkat dari titik kumpul di Cosan Sagan. Rombongan singgah di Toserba Mulia 2 sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tinitah Alam di Kulon Progo.

Di toko itu, peserta mengikuti tantangan belanja dengan anggaran Rp125 ribu. Setelah memilih barang, mereka harus memanfaatkan bagasi atau ruang penyimpanan pada motor untuk membawa belanjaannya. Bagi Widodo dan Raisa, tantangan tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan yang mereka nikmati bersama.

“Raisa minta ikut, kalau di rumah pasti minta saya boncengin keliling kampung,” kata Widodo, warga Kasihan, Bantul.

Yamaha Gear Ultima, armada andalan bersama cucu kesayangan

Sehari-hari Widodo bekerja sebagai pengemudi ojek online. Ia membeli Yamaha Gear Ultima pada Juli 2026 lalu. Karena motor tersebut masih baru dan sedang dalam masa penyesuaian pemakaian, Widodo belum menggunakannya untuk bekerja. 

Selama ini, ia lebih banyak memakainya untuk kegiatan di sekitar rumah. Salah satunya mengajak cucu kesayangannya motoran.

Meski rute piknik kali ini lebih jauh daripada perjalanan mereka biasanya, Widodo memenuhi keinginan cucunya untuk ikut.

“Karena motor ini nyaman, jadi saya berani ngajak cucu buat touring,” katanya.

Perjalanan yang ramai oleh cerita Raisa

Setelah tantangan belanja selesai, Widodo dan Raisa kembali bergabung dengan rombongan. Saya mengikuti perjalanan mereka dan beberapa kali melihat Raisa mengajak kakeknya berbicara. 

Ia tampak antusias ketika rombongan melewati pinggir Selokan Mataram, area persawahan, dan pemandangan Perbukitan Menoreh.

“Saya ingin nyebur, soalnya airnya bening banget,” kata Raisa sambil tertawa saat saya bertanya mengapa ia begitu heboh ketika melewati Selokan Mataram.

Saya juga bertanya apakah ia terguncang saat motor melintasi bagian jalan yang rusak. Raisa menggeleng. “Nyaman banget kok,” katanya sambil tersenyum kepada kakeknya.

Widodo dan Raisa, peserta acara Yamaha Gear Ultima (Dokumentasi acara)

Setibanya di Tinitah Alam, Raisa sempat mengajak Widodo bermain ayunan. Ia kemudian menemani kakeknya berfoto bersama Taufiq, influencer otomotif yang pernah membawa Yamaha Gear Ultima dalam perjalanan Jogja-Mandalika-Jogja.

Bagi Widodo, motor yang biasanya dipakai beraktivitas di dekat rumah itu kini menjadi kendaraan untuk menghabiskan hari bersama cucunya. “Salah satu alasan saya beli ya karena iritnya, jadi untuk kerja atau touring seperti ini nggak khawatir. 

Pengalamannya, satu liter BBM Pertalite, bisa untuk jarak 60-an km. Ia juga berencana akan mengajak cucunya, Raisa untuk touring kalau ada ajakan dari Yamaha lagi. Apalagi cucunya merasa nyaman perjalanan jauh naik Yamaha Gear Ultima. 

“Nyaman, tadi pas lewat jalan rusak juga kayak nggak kerasa,” kata Raisa.

Bagasi untuk belanjaan, dek lega untuk kebutuhan keluarga, Yamaha Gear Ultima punya semuanya

Cerita lain saya temukan dari Muslikh (39) dan istrinya, Hasti (42). Pasangan asal Ngaglik, Sleman, itu ikut piknik bersama anak kembar mereka, Hamzah dan Rahma, yang berusia enam tahun.

Muslikh membeli Yamaha Gear Ultima pada Mei 2026. Sebelumnya, ia sempat mempertimbangkan motor lain. Pilihannya berubah setelah mencari tahu ruang dan fitur yang ditawarkan Gear Ultima.

“Awal mula sudah ngincer motor lain, terus dapat info soal Yamaha Gear, bagian dek bawahnya lebih luas, dan urusan BBM lebih irit,” kata Muslikh.

Muslikh dan Hasti, peserta touring Yamaha Gear Ultima (dokumentasi acara)

Dek kaki yang lega menjadi pertimbangan penting bagi keluarganya. Muslikh menggunakannya saat menjalani kegiatan sehari-hari, termasuk ketika mengantar dan menjemput anak-anaknya sekolah. 

Sementara itu, bagasi Gear Ultima berkapasitas 18,6 liter memberi tempat untuk menyimpan barang bawaan. Motor ini juga memiliki gantungan ganda di bagian depan dan handle belakang multiguna.

Dalam piknik kali ini, Hamzah dan Rahma menikmati susu kotak yang baru dibeli di Toserba Mulia 2. Saya mencoba mengajak keduanya mengobrol, tetapi mereka masih malu-malu.

Soal konsumsi bahan bakar, Muslikh mengaku puas berdasarkan pemakaiannya sendiri. “Saya beli bulan Mei 2026, awal-awal itu 1 liter bisa menempuh 63 km, sangat irit!” katanya. Angka tersebut merupakan pengalaman Muslikh, bukan pengukuran konsumsi BBM selama touring.

Bersama si kembar (dokumentasi acara)

Ia bahkan pernah menyarankan Gear Ultima kepada seorang temannya yang sedang mencari motor untuk anaknya yang kuliah di Jogja. Menurut Muslikh, harga di kisaran Rp20 jutaan juga sesuai dengan anggaran yang disiapkan.

“Ada satu yang sudah beli. Dia teman saya yang anaknya kuliah di Jogja, lagi nyari motor, saya sarankan Yamaha Gear,” katanya.

Motor hybrid 125 cc untuk kegiatan sehari-hari

Saya yang dipinjami Yamaha Gear Utama oleh panitia merasakan sendiri kenyamanan motor ini. Buat jalan halus, bergelombang, bahkan naik turun di Perbukitan Menoreh bisa dilibas dengan enteng. 

Ini tak lepas dari mesin Blue Core Hybrid berkapasitas 124,86 cc yang menempel di Yamaha Gear Ultima. Angka 125 merujuk pada kelas kapasitas mesinnya. Sementara itu, teknologi hybrid pada motor ini memberi bantuan tenaga listrik ketika motor mulai berakselerasi. Yamaha menyebut bantuan tersebut Electric Power Assist.

Baik Widodo dan Muslikh punya kesamaan alasan membeli Yamaha Gear Ultima, harganya yang sangar terjangkau di kelasnya, Rp20 jutaan dan sangat irit. 

Yamaha Gear Ultima hadir dalam tiga pilihan dengan harga berbeda. Gear Ultima Hybrid dibanderol Rp19.850.000, sedangkan Gear Ultima Hybrid Solid seharga Rp20.270.000. 

Bagi yang menginginkan fitur tambahan seperti Smart Key dan konektivitas Y-Connect, tersedia Gear Ultima Hybrid Smart dengan harga Rp22.400.000. Dengan pilihan tersebut, keluarga bisa menyesuaikan motor yang dibeli dengan kebutuhan dan anggaran mereka.

Pada varian Hybrid Smart, Yamaha menyematkan Smart Key System sehingga motor dapat dioperasikan tanpa memasukkan anak kunci. Varian ini juga mendukung Y-Connect, aplikasi yang menghubungkan motor dengan ponsel untuk melihat informasi kondisi motor, lokasi parkir, serta notifikasi pesan atau telepon.

Mendengar cerita dari Raisa maupun kakeknya, Widodo juga keluarga Muslikh, Yamaha Gear Ultima bukan sekadar motor irit yang bertenaga. Lebih dari itu, motor ini adalah motor keluarga, yang bukan sekadar hanya untuk membawa belanjaaan, tapi menciptakan kenangan dan pengalaman tak terlupakan. 

Penulis: Agung Purwandono
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 September 2026 oleh .

Agung Purwandono

Kontributor aktif media opini dan satir.

Exit mobile version