Wuling Confero 2019: Mobil Keluarga Terjangkau, Enak, tapi Harga Bekasnya Jatuh Bebas

Wuling Confero 2019: Mobil Keluarga Terjangkau, Enak, tapi Harga Bekasnya Jatuh Bebas

Wuling Confero 2019: Mobil Keluarga Terjangkau, Enak, tapi Harga Bekasnya Jatuh Bebas( Haysnawri10 via Wikimedia Commons)

Wuling Confero telah menjadi pilihan menarik di segmen Multi-Purpose Vehicle (MPV) keluarga di Indonesia sejak pertama kali diluncurkan pada 2017. Sebagai produk dari pabrikan Cina yang dirakit secara lokal di Cikarang, Jawa Barat, Confero menawarkan kombinasi komplit antara ruang luas, fitur lengkap, dan harga yang kompetitif.

Namun, salah satu fenomena yang paling mencolok dari mobil ini selain bodi tebal adalah penurunan harga bekasnya yang drastis, dan sering disebut “jatuh bebas”.

Pada 2026, harga baru Wuling New Confero 1.5 DB MY MT mulai dari Rp188.300.000 (OTR Jakarta), sementara harga bekas untuk model tahun 2021-2022 bisa didapatkan mulai dari Rp82 juta hingga Rp170 juta.

Saya sendiri suka dengan mobil ini, terus masih terbilang muda. Tapi apa alasan di balik anjloknya nilai jual kembali Wuling Confero? Sebelum kita bahas itu, ada baiknya kita bahas jeroan mobil ini terlebih dahulu.

Desain eksterior Wuling Confero futuristik, tapi nggak lebay dan tetap fungsional

Desain eksterior Wuling Confero mengusung gaya MPV yang nggak lebay dengan dimensi yang cukup besar untuk kelasnya. Panjang keseluruhan mencapai 4.530 mm, lebar 1.691 mm, tinggi 1.714 mm, dan jarak sumbu roda 2.720 mm. Hal ini membuatnya tampak kokoh dan mampu menampung hingga 8 penumpang dengan nyaman.

Grill depan berbentuk V khas Wuling memberikan kesan modern, dilengkapi lampu halogen yang cukup terang untuk penggunaan sehari-hari. Velg alloy 15 inci pada varian tertinggi menambah sentuhan stylish, meskipun desain keseluruhan tergolong sederhana dibanding kompetitor seperti Toyota Avanza atau Honda Mobilio.

Secara keseluruhan, eksterior Confero dirancang untuk fungsionalitas daripada estetika yang teramat mewah. Pintu geser di kedua sisi memudahkan akses ke baris kedua dan ketiga, ideal untuk keluarga dengan anak kecil atau barang bawaan banyak. Catnya pun cukup tahan terhadap goresan ringan.

BACA JUGA: Review Test Drive Wuling Confero, Si MPV 160-an Juta

Interior: ruang luas dan kenyamanan untuk keluarga

Salah satu keunggulan utama Wuling Confero adalah interiornya yang luas. Konfigurasi 8-seater dengan kursi baris ketiga yang nyaman membuatnya sempurna untuk perjalanan keluarga panjang. Kabin dirancang ergonomis, dengan headroom dan legroom yang lega bahkan untuk penumpang dewasa di baris belakang. Double blower AC memastikan sirkulasi udara merata ke seluruh kabin, mencegah penumpang belakang merasa gerah selama perjalanan di cuaca tropis Indonesia.

Dashboard berdesain sederhana dengan material plastik dominan, tapi fitur hiburannya cukup lengkap. Pada varian New Confero S, terdapat head unit touchscreen 8 inci yang mendukung konektivitas USB, Bluetooth, dan mirror link untuk smartphone. Ruang bagasi besar hingga 1.300 liter saat kursi baris ketiga dilipat, ideal untuk membawa perlengkapan piknik atau belanja bulanan.

Fitur lain kayak power window di semua pintu, cup holder banyak, dan pengaturan kursi fleksibel menambah nilai praktis.

Fitur canggih dan performa mesin

Wuling Confero dibekali mesin bensin 1.485 cc yang menghasilkan tenaga 107 hp pada 5.800 rpm dan torsi 142 Nm pada 3.800-4.400 rpm. Transmisi manual 5-speed atau otomatis ACT (Automated Clutch Transmission) memberikan akselerasi halus untuk penggunaan dalam kota. Konsumsi BBM tergolong irit, sekitar 12-15 km/liter di jalan tol, berkat teknologi P-TEC yang efisien.

Suspensi MacPherson strut di depan dan semi-independent di belakang menyerap guncangan dengan baik, meskipun handling kurang tajam dibanding MPV Jepang.

Fitur keselamatan meliputi dual airbag SRS, ABS (Anti-lock Braking System), EBD (Electronic Brakeforce Distribution), dan sensor parkir belakang. Pada varian Lux, ada tambahan kamera mundur dan ISOFIX untuk kursi anak. Fitur hiburan seperti speaker 4-6 unit dan pengaturan audio dari setir membuat perjalanan lebih menyenangkan.

Secara keseluruhan, Confero menawarkan value for money tinggi dengan fitur yang jarang ditemui di MPV seharga di bawah Rp200 juta. Tapi, kenapa harga jualnya jatuh bebas?

Harga bekas Wuling Confero yang jatuh bebas: apa penyebabnya?

Meskipun harga baru kompetitif, nilai jual kembali Wuling Confero sering anjlok drastis. Apalagi untuk model tahun 2018-2020, harga bekas bisa turun hingga di bawah Rp100 juta, bahkan untuk unit yang kondisinya baik.

Penyebab utama disinyalir karena persepsi negatif terhadap brand Cina. Sejarah produk Cina yang dianggap berkualitas rendah membuat konsumen ragu, meskipun Wuling telah membuktikan ketangguhannya dengan garansi mesin hingga 7 tahun.

Faktor lain adalah strategi harga pabrikan yang agresif. Wuling sering memberikan diskon besar untuk model baru, membuat harga bekas semakin tertekan. Pasar mobil bekas Cina juga belum matang, dengan demand rendah dibanding merek Jepang seperti Toyota atau Honda.

Layanan after sales yang masih terbatas di daerah-daerah pelosok menambah kekhawatiran pembeli potensial. Selain itu, perkembangan teknologi cepat di segmen listrik seperti Wuling Air EV atau Binguo membuat model konvensional seperti Confero kurang diminati. Akibatnya, depresiasi bisa mencapai 40-50% dalam 3-5 tahun, jauh lebih tinggi dari rata-rata MPV lain dari pabrikan lain.

BACA JUGA: 3 Penyebab Mobil Wuling Semakin Diminati Masyarakat Indonesia

Kelebihan dan kekurangan

Kelebihan Wuling Confero termasuk ruang kabin luas, fitur lengkap untuk harganya, dan biaya operasional rendah. Ini ideal untuk keluarga besar atau usaha kecil seperti travel. Namun, kekurangan seperti resale value rendah, dan suku cadang yang kadang sulit ditemui di luar dealer resmi menjadi pertimbangan.

Ada juga yang merasa performa mesin juga terasa kurang bertenaga saat muatan penuh.

Namun jika Anda mencari value maksimal tanpa peduli resale value, Wuling Confero layak dipertimbangkan. Dan bagi yang prioritaskan investasi jangka panjang, mungkin lebih baik melirik kompetitor Jepang sih.

Penulis: Budi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Wuling Confero Kok Murah? Murahan Ya?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version