Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

In This Economy, Bekerja di Warung Madura jadi Pilihan Paling Bijak bagi Masyarakat Sumenep

Puzairi oleh Puzairi
22 Januari 2026
A A
In This Economy, Bekerja di Warung Madura jadi Pilihan Paling Bijak bagi Masyarakat Sumenep

In This Economy, Bekerja di Warung Madura jadi Pilihan Paling Bijak bagi Masyarakat Sumenep (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Buka usaha? Nggak semudah itu

Pilihan lain buat bertahan hidup di kota kecil ini adalah dengan buka usaha, kayak warung kopi, kedai makanan, sampai jajanan-jajanan di pinggir jalan. Tapi dari sekian banyak usaha mandiri itu, cuma sedikit yang akhirnya bertahan dan berhasil. Kalau soal daya beli, itu cukup relatif dan debatable. Buktinya banyak waralaba besar yang tetap masuk ke Sumenep.

Beberapa teman yang sedang menjajal dunia usaha juga bilang hal serupa. Menurut mereka, meski nggak setinggi kota-kota besar, daya beli masyarakat Sumenep sebenarnya nggak buruk-buruk amat, makanya buka usaha itu cukup potensial. Akan tetapi ada beberapa hal yang bikin buka usaha di Sumenep itu tetap susah.

Baca juga: 5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung.

Pertama, sulit cari tenaga kerja yang kapabel. Dari beberapa teman yang saya tanyai, serentak dari mereka memang mengakui kalau mencari pekerja yang kapabel itu kayak nyari paku di tumpukan jerami. Nggak sesusah nyari jarum sih, tapi ya tetap aja nggak semudah yang dibayangkan.

Kedua, perang harga yang terlalu toxic. Banyak dari pengusaha menawarkan harga produk yang jauh lebih rendah dibandingkan pesaingnya. Ini bikin dunia usaha di Sumenep jadi arena perang harga, bukan perang kualitas. Akhirnya, para pengusaha kecil yang nggak mampu bertahan dalam arena ini harus gulung tikar.

Warung Madura jadi oase

Sebagai orang yang hidup di lingkungan mayoritas anak muda bekerja di warung Madura, saya melihat pilihan mereka ini sangat masuk akal. In this economy and in this town, nggak banyak masyarakat yang mau ambil risiko dari “perjudian” pendidikan dan dunia usaha. Bekerja jadi penjaga warung adalah langkah paling sederhana yang risikonya bisa dinavigasi.

Potensi bekerja di warung seperti ini juga lumayan bagus, kok. Nggak sedikit dari mereka yang setelah bertahun-tahun bekerja, akhirnya bisa membuka warung sendiri dan memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya. Sehingga, potensi ekonomi warung Madura itu memang nggak bisa dipandang sebelah mata.

Jadi, bekerja di warung Madura itu bukan sekadar nyari jalan pintas atau tanda malas kuliah saja. Di tengah kondisi ekonomi dan masa depan yang makin nggak pasti, ini jadi cara anak muda Sumenep menyusun lintasan hidupnya sendiri. Warung Madura sejauh ini masih jadi tempat berlindung paling aman buat mereka. Alurnya jelas, bisa dihitung risikonya, dan hasilnya juga kelihatan.

Baca Juga:

Balasan terhadap tulisan tukang cukur Madura: sampai kapan Madura terus dikaitkan dengan hal-hal yang tidak ada hubungannya?

5 Dosa tukang cukur Madura yang bikin pelanggan risih dan kapok balik lagi

Penulis: Puzairi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sebagai Orang Madura, Saya Sebenarnya Agak Segan Belanja di Warung Madura.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2026 oleh

Tags: gaji penjaga Warung Maduramadurapenjaga Warung MaduraPulau Madurasumenepsumenep madurawarung madura
Puzairi

Puzairi

Akademisi Gaya Bebas, berfokus pada pengembangan diri melalui jalur akademik formal namun tetap fleksibel dalam berpikir dan berkarya.

ArtikelTerkait

Kesaktian dan Keunikan Warung Madura di Tengah Gemerlapnya Ibu Kota

Warung Madura di Daerah Lain Buka 24 Jam, tapi Kenapa di Madura Malah Nggak Buka 24 Jam?

18 Februari 2023
Pamekasan Madura Katanya Kabupaten Layak Anak, tapi Taman Bermainnya Nggak Ramah Anak karena Diisi Muda-mudi Mesum

Pamekasan Madura Katanya Kabupaten Layak Anak, tapi Taman Bermainnya Nggak Ramah Anak karena Diisi Muda-mudi Mesum

7 Februari 2024
Pengalaman Pertama Berkunjung ke Bangkalan Madura: Beneran Mengecewakan dan Bikin Saya Kapok

Pengalaman Pertama Berkunjung ke Bangkalan Madura: Beneran Mengecewakan dan Bikin Saya Kapok

14 Januari 2024
Jalan Raya Telang UTM, Jalan Seribu Kafe di Bangkalan Madura

Jalan Raya Telang UTM, Jalan Seribu Kafe di Bangkalan Madura

12 Februari 2024
Bertahun-tahun Hidup di Sumenep Madura Bikin Saya Nggak Sadar kalau 3 Kebiasaan Ini Aneh di Mata Orang Jember Mojok.co

Bertahun-tahun Hidup di Sumenep Madura Bikin Saya Nggak Sadar kalau 3 Kebiasaan Ini Ternyata Aneh di Mata Orang Jember

20 Juni 2024
Tugu Keris Sumenep, Tugu Aneh Senilai Rp2,5 Miliar yang Menuai Kecurigaan Warga Lokal Mojok.co

Tugu Keris Sumenep, Tugu Aneh Senilai Rp2,5 Miliar yang Dicurigai Warga Lokal

28 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa Mojok.co

Akal-akalan pemandu yang bikin liburan di Lembang Bandung berakhir kecewa

28 Juli 2026
Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya Mojok.co

Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya

31 Juli 2026
Motor Honda Vario 150, Sahabat Terbaik Toko Kelontong (Unsplash). daihatsu sigra

Honda Vario 150 LED Old, motor yang semakin tua justru semakin diburu, motor Honda terbaik!

27 Juli 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park memang bukan tempat wisata termurah, tapi Jatim Park jelas adalah tempat wisata terbaik, paling worth it, dan masih affordable, kok

30 Juli 2026
Bodoh! Ngapain iuran 100 ribu demi mengundang sound horeg (Pexels)

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

29 Juli 2026
Sleman Tanpa UGM dan UNY Cuma Jadi Kabupaten Sunyi dan Mati

Sleman jadi besar dan hebat justru karena tidak punya “pusat kota”, kemajuan tersebar merata di segala penjurunya

26 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.