Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Terminal Bungurasih Surabaya, Terminal Paling Sibuk se-Asia Tenggara Itu Nggak Cuma Berisi Calo dan Tukang Palak

Ahmad Dzaki Akmal Yuda oleh Ahmad Dzaki Akmal Yuda
23 Januari 2025
A A
Terminal Bungurasih Surabaya Bukan Milik Calo dan Tukang Palak (Unsplash)

Terminal Bungurasih Surabaya Bukan Milik Calo dan Tukang Palak (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Obrolan random yang selalu menarik di Terminal Bungurasih Surabaya

Terminal Bungurasih Surabaya dan bus-bus di sana sering mempertemukan saya dengan berbagai cerita random. Misal waktu itu, saya lagi perjalanan ke Mojokerto. Saya duduk agak belakang. 

Tidak lama, ada 2 tentara yang saya kira sedang perjalanan pulang. Salah satunya duduk di sebelah saya. Dia sama seperti saya, berasal dari Mojokerto. Intinya, beliau mau nongkrong santai dulu sepulang kerja. Eh, tapi ternyata ada kabar kalau istrinya melahirkan malam itu.

ADVERTISEMENT

Cerita lain, seorang bapak berusia 50 tahun penasaran ingin mencoba bus listrik Trans Semanggi. Saat itu, beliau baru pulang kerja jadi memang sudah kelelahan. Eh, di dalam bus, beliau malah tertidur, dibawa bus keliling kota, dan akhirnya kembali ke Terminal Bungurasih Surabaya.

Ada juga seorang bapak, yang merantau dari Sukoharjo untuk jualan bakso di Surabaya. Sudah 14 tahun beliau merantau di Surabaya. Salah satu kekesalan beliau adalah dompet yang tertinggal di bus ketika naik dari Terminal Bungurasih Surabaya. Namun, dia bahagia sekali ketika cerita anaknya lulus kuliah dengan predikat cum laude. Saya ikut senang.

Tempat yang menyenangkan untuk merenung

Healing nggak harus ke tempat wisata di puncak bukit atau menyendiri di hutan. Terminal Bungurasih Surabaya yang ramai juga bisa. Tapi, tentu saja, dengan cara-cara tertentu.

Bagi saya, mendengar cerita unik dan tidak biasa dari orang itu bisa jadi healing. Bagus untuk menaikkan mood yang sedang ambyar. Selain itu, orang yang bercerita juga merasa di-manusia-kan karena cerita mereka didengar. Bagi kita, cerita mereka mungkin sepele. Namun, bagi mereka, cerita itu punya makna dan kesan mendalam.

Saya menyebut kehidupan di terminal itu saya kayak “gerbang kehidupan”. Artinya, terminal kadang jadi tempat pertemuan, pengharapan, hingga perpisahan. 

Bagi sebagian orang lainnya, terminal juga bisa jadi rumah yang tidak pernah mereka pilih. Dan pasti ada ketidaknyamanannya di situ, tapi tetap saja, mereka menyebut Terminal Bungurasih Surabaya sebagai “rumah”.

Baca Juga:

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

Penulis: Ahmad Dzaki Akmal Yuda

Editor: Yamadipati Seno

 BACA JUGA Pengalaman Saya Dipalak dan Ditipu Calo di Terminal Bungurasih Surabaya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 24 Januari 2025 oleh

Tags: jawa timurSidoarjoterminal bungurasihTerminal Bungurasih Surabayaterminal paling sibuk di asia tenggaraTerminal Purabaya
Ahmad Dzaki Akmal Yuda

Ahmad Dzaki Akmal Yuda

Asli Mojokerto, tapi semi nomaden. Menyukai isu politik, sekaligus ingin jadi politisi.

ArtikelTerkait

Kalau Mau Menua dengan Tenang Jangan Nekat ke Malang, Menetaplah di Pasuruan!

Kalau Mau Menua dengan Tenang Jangan Nekat ke Malang, Menetaplah di Pasuruan!

15 Desember 2025
4 Keunikan Kabupaten Tulungagung yang Nggak Dimiliki Kabupaten Lain kudus kota kretek

4 Keunikan Tulungagung yang Nggak Dimiliki Kabupaten Lain

1 Maret 2024
Sidoarjo Menyimpan Peluang Bisnis yang Menggiurkan (Unsplash)

Sidoarjo Menyimpan Peluang Bisnis yang Menggiurkan

12 Maret 2023
Banyuwangi Jawa Timur dan Banyuwangi Magelang: Nama Boleh Sama, tapi Soal Nasib Berbeda Jauh

Banyuwangi Jawa Timur dan Banyuwangi Magelang: Nama Boleh Sama, tapi Soal Nasib Berbeda Jauh

2 Januari 2026
Meratapi Kebijakan Transit Commuter Line Dhoho-Penataran yang Semakin Rumit

Meratapi Kebijakan Transit Commuter Line Dhoho-Penataran yang Bikin Ruwet Penumpang

7 Juni 2023
4 Hal yang Tidak Bisa Dilakukan di Kota Surabaya Terminal Mojok

4 Hal yang Tidak Bisa Dilakukan di Kota Surabaya

1 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Iuran wajib Hari Kemerdekaan Indonesia itu penjajahan gaya baru (Unsplash)

Tradisi iuran wajib untuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di kampung itu nggak masuk akal karena nggak semua warga punya uang sisa cuma buat panggung hiburan yang bikin berisik

9 Agustus 2026
Kawasan Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

Jangan ke Surabaya Utara saat siang hari, jalannya bikin emosi, panasnya nggak masuk akal!

10 Agustus 2026
Takut ke Puskesmas karena malas hadepin antrean panjang (Unsplash)

Pergi ke Puskesmas itu tidak menakutkan, yang menakutkan menghadapi antrean panjang dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa

10 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

9 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.