Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Telkomsel, Provider Seluler yang Diskriminatif

Muhammad Arif Prayoga oleh Muhammad Arif Prayoga
4 Februari 2023
A A
4 Alasan Wajib Pakai Telkomsel meski Cuma Kartu Cadangan Terminal Mojok Farzand01 Shutterstock

4 Alasan Wajib Pakai Telkomsel meski Cuma Kartu Cadangan (Farzand01/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saat magang kerja di Semarang tahun lalu, saya dari rumah sebenarnya sudah menggunakan kartu Telkomsel. Namun, karena di provider ini kalau kuotanya tiba-tiba habis tanpa sepengetahuan saya—nggak nggagas SMS sih, lebih tepatnya—menyedot sisa pulsa yang mengendap di nomor saya, saya putuskan untuk membeli satu kartu Telkomsel lagi untuk saya pergunakan sebagai sim card khusus kuota internet.

Setelah saya aktifkan kartu tersebut, saya mencoba mengecek harga kuota melalui aplikasi MyTelkomsel. Saya bandingkan dengan kartu lama saya, lah kok harganya sangat mahal, berbeda dengan kartu lama saya yang harganya lebih mendingan. Di kartu lama saya, harga paket internet termurah adalah Combo Sakti 3 GB, harganya nggak sampai Rp30 ribu. Sedangkan di kartu baru, harga paling murah ada di angka Rp50 ribu-an. Mengapa bisa berbeda?

ADVERTISEMENT

Saya jadi bingung dibuatnya. Kalau saya tetap pada rencana awal untuk menggunakan nomor lawas untuk SMS dan telepon lalu nomor baru untuk kuota internet, ya boncos. Kalau saya balik rencananya dengan menggunakan kartu lawas untuk kuota dan kartu baru untuk sms telepon, ya nanti malah pada nggak mengenali saya saat saya SMS atau telepon, harus perkenalan lagi. Pun, perkenalan saya itu bisa dianggap penipuan yang mengatasnamakan saya. 

Setelah menikah, saya dikejutkan dengan ketimpangan harga paket data yang jaih lebih miris di mata saya. Istri saya yang juga menggunakan Telkomsel sebagai provider internetnya malah mendapatkan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan dua kartu milik saya. Harga paket data yang dipatok untuk istri saya adalah Rp15 ribu untuk 4,5 GB. Wasem! Setengah harga yang dipatok ke saya tapi kuotanya lebih banyak satu setengah lali lipat. Ra mashok!

Baru baru ini, sebuah tweet yang dilayangkan melalui akun fess bercuit ingin menanyakan kepada khalayak mengenai perbedaan harga paket data Telkomsel. Kalau mau nonton harga paket orang-orang juga, bisa dipantau di sini. Kebanyakan tweet balasan bernada kesal terhadap harga mahal yang ditawarkan Telkomsel, padahal itu adalah harga promo. Harga aslinya kayak apa ya?

Ada satu balasan yang membuat saya tercengang melihatnya. Seseorang mengirimkan tangkapan layar aplikasi MyTelkomsel di ponselnya yang memperlihatkan bahwa dirinya mendapat kan promo paket data 20 gb hanya dengan Rp33 ribu. Batin saya menangis melihat ini. Bisa-bisanya 20 GB hanya perlu merogoh kocek sesedikit itu? Apa yang membuat orang ini begitu spesial? Anak direktur utama kah?

Buat pengelola Telkomsel, segera beri kami kejelasan mengapa ketimpangan harga ini bisa terjadi. Kenapa tidak bikin sama rata saja? Toh, kita sebagai sesama pengguna sama-sama warga biasa, bukan prioritas atau semacamnya. Jujur, sebagai pelanggan, saya merasa kecewa dengan diskriminasi harga paket data ini. Mentang-mentang sinyalmu kuat (yaiyalah karena BUMN), bukan berarti bisa kayak gini. Plis banget nech.

Penulis: Muhammad Arif Prayoga
Editor: Rizky Prasetya

Baca Juga:

Indosat Sebenarnya Provider yang Unggul kecuali Notifikasinya yang “Mengotori” Layar

Saya Beralih ke Tri Gara-gara Muak dengan Kelakuan Telkomsel yang Makin Lama Makin Nggak Masuk Akal

BACA JUGA Masa Aktif Telkomsel Memang Menyebalkan! Tapi Tenang, Mojok Punya Solusinya!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 5 Februari 2023 oleh

Tags: diskriminasiharga pakettelkomsel
Muhammad Arif Prayoga

Muhammad Arif Prayoga

Sarjana Komunikasi yang Gagap Berkomunikasi. Penulis di Copa-media.com. Bisa dihubungi via Instagram @arifprayogha_ dan Twitter @CopamediaID

ArtikelTerkait

Dilema Jadi Anak ASN Tata Usaha: Mau Cari Beasiswa kok Statusnya Anak ASN, tapi Nggak Dapet Beasiswa ya Susah Juga Bayar Kuliahnya

Dilema Jadi Anak ASN Tata Usaha: Mau Cari Beasiswa kok Statusnya Anak ASN, tapi Nggak Dapet Beasiswa ya Susah Juga Bayar Kuliahnya

2 Oktober 2023
4 Alasan Wajib Pakai Telkomsel meski Cuma Kartu Cadangan Terminal Mojok Farzand01 Shutterstock

4 Alasan Wajib Pakai Telkomsel meski Cuma Kartu Cadangan

14 April 2022
Telkomsel Itu Bukan Tidak Humanis, tapi Hanya Mencoba Realistis telkomsel garis keras

Menanggapi Tulisan Indosat Cocok Untuk Mahasiswa, Telkomsel Untuk Pekerja: Saya Mahasiswa dan Saya Pelanggan Telkomsel Garis Keras! 

19 Juli 2019
telkomsel rekomendasi hp di bawah 10 juta smartphone mojok

Alasan Kebanyakan Orang Tua Pakai Telkomsel

14 Maret 2021
Dear Telkomsel, Kamu Memang Baik tapi Lebih Baik Kita Putus. Setia sama Kamu Sama Aja Rela Bangkrut! tri

Dear Telkomsel, Kamu Memang Baik tapi Lebih Baik Kita Putus. Setia dengan Kamu Sama Aja Rela Bangkrut!

15 Agustus 2024
Dikecewakan by.U, Provider dari Telkomsel, Setelah Setahun Setia Bersama

Dikecewakan by.U, Provider dari Telkomsel, Setelah Setahun Setia Bersama

4 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

2 Agustus 2026
Tips membeli mobil bekas dari saya yang pernah jadi korban (Unsplash)

WAJIB IKUTI tips membeli mobil bekas ini biar kamu nggak jadi mangsa empuk para penipu

28 Juli 2026
Trauma menginap di hotel murah Cikarang yang lebih cocok jadi tempat uji nyali daripada tempat bermalam Mojok.co

Trauma menginap di hotel murah Cikarang yang lebih cocok jadi tempat uji nyali daripada tempat bermalam

30 Juli 2026
Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos Mojok.co

Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos

28 Juli 2026
Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh (Wikimedia Commons)

Nonton timnas Indonesia di Youtube Reza Arap memang aneh, komentator nggak jelas, tapi jangan menghujat dulu

1 Agustus 2026
Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering Mojok

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.