Informasi
ADVERTISEMENT

Sisi Gelap Tebus Murah Indomaret: Bukannya Lebih Hemat, Pembeli Malah Makin Boros

Sisi Gelap Tebus Murah Indomaret: Bukannya Lebih Hemat, Pembeli Malah Makin Boros Mojok.co

Kenapa saya bilang kita jadi spend lebih banyak uang? Soalnya untuk bisa ikut promo Tebus Murah, kita harus belanja dengan nominal tertentu terlebih dahulu. Misalnya nih, kita berangkat dari kos ke Indomaret niatnya hanya mau menghabiskan budget Rp20 ribu. Tapi ketika sampai di Indomaret, kita tergiur dengan promo Tebus Murah lalu spend hingga Rp50 ribu.

Itu belum termasuk harga barang yang akan kita tebus. Alhasil, kita jadi menghabiskan lebih dari tiga kali lipat budget yang sebelumnya kita tetapkan. Bagi seseorang yang cenderung gampang tergoda promo, penawaran ini malah berubah menjadi “jebakan hemat” yang sebetulnya malah jadi menambah pengeluarannya. Niatnya hemat malah jadi boros, kan.

Potensi menumpuk barang-barang mubazir

Selain itu, promo Tebus Murah ini juga berpotensi membuat barang-barang jadi mubazir atau terbuang sia-sia. Sebab, saat membeli kita tidak mempertimbangkan kebutuhan, tapi lebih pada takut kehilangan kesempatan diskon. Kita sebenarnya nggak terlalu membutuhkan barang yang ditawarkan di Tebus Murah. 

Misalnya, di Indomaret sangat sering ada promo Tebus Murah roti kasur. Seperti yang kita ketahui, daya tahan roti itu cenderung pendek. Kurang dari seminggu ia pasti sudah kedaluwarsa dan nggak bisa kita konsumsi lagi. Namun, mengingat Tebus Murah membuat harga roti kasur jadi lebih murah, kita beli deh. Padahal kita lagi nggak butuh roti kasur. Akibatnya, roti kasur yang sudah kita beli itu malah kita lupakan dan berakhir jadi sampah. Kalau sudah begini, bukan cuma menghabiskan uang, melainkan juga menambah limbah makanan dan berdampak negatif ke lingkungan.

Tebus Murah Indomaret memang menawarkan harga barang yang bisa bikin kita menghemat beberapa ribu rupiah. Tapi, ingat, jangan sampai kita jadi impulsive buying hanya demi mengejar tawaran ini. Kalau sampai begitu, bukan tidak mungkin, kita jadi lebih boros karena promo Tebus Murah. 

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Karyawan Indomaret itu Seperti Superhero yang Harus Multitasking, Nggak Cuma Display Barang tapi juga Merangkap Warung Makan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 September 2025 oleh .

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki