Ikhlas Tidak Harus Miskin: Ironi Kesejahteraan Guru Agama dan Lulusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

Bagaimana bisa guru agama, profesi yang dituntut membentuk akhlak bangsa, justru digaji di bawah standar hidup layak?

Bagaimana bisa guru agama, profesi yang dituntut membentuk akhlak bangsa, justru digaji di bawah standar hidup layak?