Hidup yang Penuh Sambatan: Kenapa Tidak Kita Injak Hidup Si Anjing Diogenes Sekalian?

Bagaimana sebetulnya manusia harus menjalani hidup? Awalnya ini bagaimana. Kok tiba-tiba saat dewasa kita mengisinya dengan sambatan-sambatan setiap saat.
Tidak Ada Tempat Bagi Rasisme di Dunia Ini, Sekalipun Dalam Sepak Bola

Sebelumnya, saya pikir rasisme hanya terjadi di kalangan sesama orang Indonesia dalam memanggil berdasarkan asal daerah orang tersebut—bahkan warna kulit.
Banyak Masalah Dalam Hidup Kita Dimulai Dari Kalimat ‘Ah Cuma’

Iya kalau ambil kreditan atau utangan itu cuma satu item, bagaimana kalau ‘Ah cuma’ itu diucapkan untuk beberapa item kreditan?
Komunikasi Antara Driver Ojol dan Penumpang: Soal Titik Penjemputan Baiknya Saling Memahami Saja

Saya butuh kenyamanan, mereka—para driver ojol—pun tetap membutuhkan penumpang. Jadi, tidak perlu ada yang merasa lebih superior.
Apresiasi Singkat Untuk Para Pahlawan Kebersihan

Saya pribadi sangat berterima kasih pada pahlawan kebersihan yang selalu membantu kami dalam hal apapun di mana pun dan kapan pun kalian berada.
Kelakuan Para Pembeli Gorengan: Lain yang Dipegang, Lain Pula yang Dibeli

Sejujurnya, saya sih jijik. Selain itu kan amat sangat jorok. Ditambah, saya tidak tahu menahu apa yang sudah dipegang seseorang sebelum memegang gorengan.
Mengapa Bucin, Kepo, dan Bahasa Slang Lainnya Harus Benar-Benar Kita Tahu Artinya?

Sayangnya, karena seringnya kata-kata (entah serapan atau bahasa slang) ini beredar, kita bahkan tidak tahu arti konkretnya.