Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Tak Ada yang Lebih Tabah dari Pengguna Jalan Perempatan Gedangan Sidoarjo

Ade Vika Nanda Yuniwan oleh Ade Vika Nanda Yuniwan
16 Maret 2023
A A
Tak Ada yang Lebih Tabah dari Pengguna Jalan Perempatan Gedangan Sidoarjo

Tak Ada yang Lebih Tabah dari Pengguna Jalan Perempatan Gedangan Sidoarjo (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Lebih parah lagi karena ada proyek pembangunan frontage di sepanjang jalanan Gedangan. Ini menjadi hal yang membahagiakan sekaligus menyedihkan bagi saya sebagai akamsi.

Pembangunan frontage besar-besaran yang direncakan bakal rampung di awal April nanti membuat kendaraan besar semakin masif turun ke jalanan. Praktis, ruas jalan Gedangan yang lebarnya agak nanggung itu memaksa pengguna jalan, utamanya yang membawa kendaraan, harus legowo dan mengelus dada karena di banyak titik harus terhalang oleh barrier perbaikan jalan.

Oke, sebagai pengendara, saya harus bisa memaklumi. Sebab, jika pembangunan frontage rampung, saya juga yang akan menikmati hasilnya.

Banyak pengendara yang ugal-ugalan di perempatan Gedangan Sidoarjo

Saya menyadari bahwa nggak semua pengendara menggunakan akal warasnya saat melewati perempatan Gedangan Sidoarjo. Getem-getem rasanya melihat pengendara yang tampak melewati frontage setengah jadi dan sama sekali belum diresmikan.

Meski sebenarnya lampu lalu lintas sudah terpasang, lampu lalu lintas itu kan belum berfungsi karena memang frontage belum benar-benar jadi dan diresmikan. Makanya perempatan Gedangan yang sirkulasi kendaraannya sudah amburadul itu makin ruwet.

Belum lagi banyak pengendara yang hobinya menerobos lampu merah utama perempatan Gedangan Sidoarjo. Coba kalian bayangkan, saat truk-truk kontainer dan trailer berusaha keluar perempatan Gedangan dari kawasan perindustrian, mereka harus berhenti dadakan gara-gara pengendara motor dan mobil yang seenaknya menerobos lampu merah.

Kalau sudah gitu, nggak cuma truk-truk itu yang terdampak, pengendara yang berada di belakang truk ikut kena getahnya. Maju kena, mundur kena. Mau jalan terhalang truk, mau mundur terhalang mobil dan angkutan umum, padahal kan kami sedang terburu-buru berangkat kerja atau sekolah. Oh, indahnya dunia.

Durasi lampu merah di perempatan Gedangan bisa disambi nyeruput kopi di warkop

Selain ruwetnya kondisi jalan dan banyaknya pengendara yang ugal-ugalan, durasi lampu merah di perempatan Gedangan Sidoarjo juga bikin pengendara kayak saya harus banyak-banyak bersabar. Bahkan bukan nggak mungkin kami mampir ke warkop untuk menyeruput kopi sembari menunggu detik demi detik pergantian lampu merah ke lampu hijau.

Baca Juga:

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

Pengalaman membangun rumah di desa, mahal di mental karena ada saja konfliknya 

Sudah biasa rasanya melihat wajah pengendara yang lewat sana ketar-ketir akan terlambat berangkat kerja atau sekolah. Meski begitu, saya berusaha untuk berhusnuzan bahwa durasi lampu merah di perempatan ini memang sengaja diatur biar pengendara mobil dan motor nggak terburu-buru dalam berkendara sehingga mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Siapa tahu, kan?

Husnuzan hanya sebatas cara bagaimana agar tetap waras saat berada di perempatan Gedangan Sidoarjo. Bagi saya, perempatan Gedangan ini jelas ramashok bagi pengguna jalan yang sedang terburu-buru dan nggak memiliki skill sabar level dewa. Sebab, jika kita terburu-buru dan memaksakan diri melintasi perempatan Gedangan Sidoarjo ini, tiada cara lain selain sabar, tabah, dan berhusnuzan.

Penulis: Ade Vika Nanda Yuniwan
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sidoarjo Ramah untuk Pebisnis, tapi Tidak Ramah untuk Perantau.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 16 Maret 2023 oleh

Tags: perempatanperempatan gedangan sidoarjopilihan redaksiSidoarjo
Ade Vika Nanda Yuniwan

Ade Vika Nanda Yuniwan

Pekerja literasi yang mencintai buku, anak-anak, dan pendidikan. Suka berdiskusi sambil nulis ringan untuk isu-isu yang di sekelilingnya.

ArtikelTerkait

Pendakian Gunung Slamet dan Pengalaman Horor di Pos Samarantu terminal mojok.co

Pendakian Gunung Slamet dan Pengalaman Horor di Pos Samarantu

21 Desember 2021
Surabaya sidoarjo air mojok

Masalah Warga Sidoarjo dan Surabaya Itu Hanya Air

5 November 2020
4 UMKM Klaten yang Berhasil Go Digital, Ada yang Sukses Jualan sampai ke Luar Negeri!

4 UMKM Klaten yang Berhasil Go Digital, Ada yang Sukses Jualan sampai ke Luar Negeri!

9 Oktober 2025
Simpang Dago, Neraka di Tengah Romantisnya Kota Bandung

Tiap Sudut Kota Bandung Romantis, kecuali Simpang Dago

12 Juli 2024
Memahami Arti Resesi Pakai Bahasa Tukang Gorengan

Memahami Arti Resesi Pakai Bahasa Tukang Gorengan

11 Oktober 2022
Mengganti Elpiji dengan Kompor Induksi ketika Aliran Listrik Belum Merata, Pemerintah Sehat?

Mengganti Elpiji dengan Kompor Induksi ketika Aliran Listrik Belum Merata, Pemerintah Sehat?

17 September 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026
Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

Memangnya kenapa kalau orang kabupaten minta gaji tinggi? Nggak boleh gitu mereka sejahtera?

16 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026
5 hal berkesan selama jadi peneliti lapangan yang bikin saya bersyukur telah memilih pekerjaan ini (Mojok.co)

5 hal berkesan selama jadi peneliti lapangan yang bikin saya bersyukur telah memilih pekerjaan ini 

16 Agustus 2026
Gen Z lanjut S2 bukan karena ambisi, tapi patah hati (Unsplash)

Banyak Gen Z lanjut S2 bukan karena gelar dan ambisi, tapi karena patah hati dan bingung mau ngapain lagi

20 Agustus 2026
Bulan Agustus kebanyakan agenda, pekerja jadi kewalahan bagi waktu antara kerja dan kegiatan agustusan Terminal

Bulan Agustus kebanyakan agenda, pekerja jadi kewalahan bagi waktu antara kerja dan kegiatan agustusan

15 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.