Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

Suzzanna Malam Jumat Kliwon Itu Bukan Film Balas Dendam Setan, tapi tentang Ngerinya Utang!

Tanti Setiawati oleh Tanti Setiawati
10 Agustus 2023
A A
Suzzanna Malam Jumat Kliwon Itu Bukan Film Balas Dendam Setan, tapi tentang Ngerinya Utang!

Suzzanna Malam Jumat Kliwon Itu Bukan Film Balas Dendam Setan, tapi tentang Ngerinya Utang! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya nggak pernah berminat menonton film horor mana pun. Bukan karena saya penakut, melainkan untuk menghindari pertanyaan teman ketika saya ditanya sehabis nonton: serem nggak? Saya beberapa kali nonton film horor Indonesia dan Korea, tapi belum pernah merasa ketakutan ketika menontonnya. Mungkin hidup saya sudah lebih horor dibanding film horor hmm. Sejak itu saya jadi malas nonton film horor. Jadi jawaban saya atas pertanyaan teman saya tadi adalah: nggak seram sama sekali dan membuat mereka kesal sendiri kalo nanya saya. 

Bulan lalu saya sempat taruhan dengan teman saya. Ketika film Suzzanna: Malam Jumat Kliwon mulai digembar-gemborkan, teman saya bilang, “Tan, lo berani nggak nonton film itu ntar? Taruhan, kalo lo nonton, gopek gue transfer. Kalo lo gak sampe nonton, lo jadi cewek gue.”

Pertanyaan bodoh. Tentu saja saya berani dan mengiyakan tantangannya dengan senang hati. Lumayan buat ngopi kalo menang hahaha. Dia lupa kalau saya nggak takut nonton film jenis itu. Ditambah lagi saya malas banget jadi pacar dia.

Sebulan kemudian, yaitu tepat di tayang perdana film itu tanggal 3 Agustus 2023, saya sudah siap ke XXI dengan tiket di tangan saya nonton Suzzanna: Malam Jumat Kliwon.

Alur cerita 

Film berdurasi 132 menit itu masih diperankan oleh Luna Maya sebagai Suzzanna, sama dengan film terdahulunya, Suzzanna: Bernapas dalam Kubur. Namun kali ini ditemani Achmad Megantara, Tio Pakusadewo, Sally Marcellina, Taskya Namya, dan Adi Bing Slamet. Pak Bekti yang merupakan mantan suami Suzzanna masih diperankan oleh Clift Sangra.

Benar dugaan saya. Kisah horor dalam film ini dilatarbelakangi oleh dendam kesumat Suzzanna yang dibunuh oleh istri pertama Raden Aryo (Tio Pakusadewo) yang menikahi Suzzanna karena orang tuanya yang terlilit utang besar dengan juragan kaya raya itu. Sekali lagi, gara-gara utang! Raden Aryo akan menghapus utang jika orang tua Suzzanna mau menikahkan Suzzanna dengannya. Suzzanna terpaksa menikah dengannya padahal dia sudah berencana akan menikah dengan lelaki pujaan hati, Surya (Achmad Megantara) demi melunasi utang orang tuanya.

Istri pertama (Sally Marcellina) Juragan Raden Aryo yang bernama Minati tidak bisa memberi keturunan dan merasa cemburu begitu Suzzanna langsung mengandung anak pertama Raden Aryo. Selanjutnya Minati meminta dukun sakti untuk menyantet Suzzanna yang sedang hamil besar.

Upayanya berhasil hingga Suzzanna meninggal dalam keadaan hamil besar dan tepat meninggal di malam Jumat Kliwon.

Baca Juga:

Nasib Dianggap Jadi Warga Kelas Menengah: Dianggap Banyak Uang, Tak Pernah Dapat Bantuan, tapi Hidupnya Justru Paling Sering Nelangsa

Jangan Kasih Utang ke Orang, Traktir Makan Aja: Udah Dapet Pahala, Silaturahmi Tetap Terjaga!

Rupanya Suzzanna menjelma menjadi Sundel Bolong, sosok hantu berambut panjang dengan ciri khas gaun putih dan punggungnya berlubang. Sungguh membagongkan. Saya berharap Suzzanna tidak menjelma menjadi Sundel Bolong karena terlalu mainstream. Kenapa nggak berubah wujud menjadi buaya betina saja, sih?

Sundel Suzzanna gentayangan dan membalas dendam pada orang-orang yang berdosa di masa lalunya, termasuk dukun sakti yang membantu Minati membunuh dirinya, juga anak yang sedang dikandungnya.

Sudah terlihat pesan moralnya?

Utang lebih mengerikan ketimbang film horor mana pun!

Betul, film ini sebatas cerita akibat utang besar sampai korban menjadi sundel bolong lalu balas dendam sama orang yang membunuhnya. Padahal utang piutang sudah beres, tapi selama ada hati yang masih tersakiti, cerita berubah menjadi (tampak) horor.

Bagi saya, tema utang dalam film horor ini menjadi hal terhoror dibanding melihat sundel bolong yang gentayangan dengan gaun putihnya itu. Saya merinding jika mengingat utang orang tua menjadi penyebab penderitaan Suzzanna. Bukan merinding melihat hantu perempuan berambut panjang dengan mata melotot hampir keluar bijinya.

Persoalan utang memang tak akan ada habisnya, apalagi jika utang itu berkaitan dengan persoalan jodoh menjodohkan sebagai jalan keluar. Film ini mau tidak mau memperlihatkan kisah nyata dalam kehidupan sekitar kita. Betapa persoalan utang memang sering menjadi penyebab banyak kejadian pembunuhan.

Saya jadi teringat dengan film Indecent Proposal yang juga tidak jauh dari persoalan utang. Film yang diperankan Demi Moore sebagai Diana dan Woody Harrelson sebagai David berjuang melunasi utang mereka. Suatu hari mereka bertemu miliarder yang diperankan Robert Redford yang membuat tawaran tidak masuk akal: dia akan membayar utang mereka dengan satu syarat, yaitu Diana harus menghabiskan satu malam bersamanya. Bagi saya permintaan itu sungguh horor. Yah, mereka mengalami dilema karena keputusan mereka akan berpengaruh besar dan mengubah hidup mereka selamanya.

Utang. Satu kata yang paling horor bagi saya dibanding film horor mana pun, termasuk Suzzanna: Malam Jumat Kliwon. Satu hal yang pasti, saya akan segera tagih utang teman saya yang kalah taruhan, apa pun tantangannya. Bahahahah!

Penulis: Tanti Setiawati
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Merayakan Halloween, Merayakan Suzzanna dan Mitosnya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Agustus 2023 oleh

Tags: Film Hororsetansundel bolongSuzzannaUtang
Tanti Setiawati

Tanti Setiawati

Social Media Analyst yang sedang mencari cinta sejati.

ArtikelTerkait

Mahasiswa Masih Nungguin Uang Kiriman dari Orang Tua Aja Sok-sokan Punya Paylater, buat Apa?

Mahasiswa Masih Nungguin Uang Kiriman dari Orang Tua Aja Sok-sokan Punya Paylater, buat Apa?

24 Oktober 2023
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Nasib Dianggap Jadi Warga Kelas Menengah: Dianggap Banyak Uang, Tak Pernah Dapat Bantuan, tapi Hidupnya Justru Paling Sering Nelangsa

7 Desember 2025
Hal-hal yang Kita Tak Ketahui dari Debt Collector: Mereka Tidak (Sekadar) Menagih, tapi (Juga) Mengingatkan

Hal-hal yang Kita Tak Ketahui dari Debt Collector: Mereka Tidak (Sekadar) Menagih, tapi (Juga) Mengingatkan

1 Mei 2023
Merayakan Halloween, Merayakan Suzzanna dan Mitosnya

Merayakan Halloween, Merayakan Suzzanna dan Mitosnya

30 Oktober 2022
Tulisan Balasan: Tak Masalah Orang Tua Berutang untuk Pendidikan Anak, demi Hidup yang Lebih Baik, Apa Salahnya?

Tulisan Balasan: Tak Masalah Orang Tua Berutang untuk Pendidikan Anak, demi Hidup yang Lebih Baik, Apa Salahnya?

6 Januari 2023
Tips untuk Sineas agar Filmnya Tembus 6 Juta Penonton kayak KKN di Desa Penari Terminal Mojok.co

Tips untuk Sineas agar Filmnya Tembus 6 Juta Penonton kayak KKN di Desa Penari

17 Mei 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

26 Februari 2026
Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026
Pulang ke Lembata NTT Setelah Lama Merantau di Jawa, Kaget karena Kampung Halaman Banyak Berubah Mojok.co

Momen Pulang ke Lembata NTT Setelah Sekian Lama Merantau di Jawa Diliputi Rasa Kaget, Kampung Halaman Banyak Berubah

25 Februari 2026
Nasi Godog, Makanan Magelang yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang, Tampilan dan Rasanya Absurd Mojok.co

Nasi Godog Magelang, Makanan Aneh yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang

28 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.