Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Bagi Orang Sidoarjo, Surabaya Adalah Kota yang Penuh Kenikmatan, Asal Kamu Betah Panas dan Nggak Baperan

Dito Yudhistira Iksandy oleh Dito Yudhistira Iksandy
15 Maret 2024
A A
Surabaya di Mata Orang Sidoarjo Nikmat, tapi Bikin Baper (Unsplash)

Surabaya di Mata Orang Sidoarjo Nikmat, tapi Bikin Baper (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak tempat nongkrong estetis dan ekonomis

Alasan berikutnya yang membuat teman-teman saya betah di Surabaya adalah banyak tempat nongkrong. Mulai dari warkop sampai kafe bernuansa estetis bertebaran di setiap sudut kota ini. Hebatnya lagi, sebagian besar kafe di sini harganya masih ramah di kantong. Cocok untuk kaum BPJS (Budget Pas-pasan Jiwa Sosialita) yang butuh asupan Instagram Story.

Oh, kalian butuh tempat yang gratisan? Tenang, nongkrong gratisan pun masih bisa dilakukan di Surabaya. Teman-teman saya beberapa kali mampir ke Jalan Tunjungan, Alun-Alun Surabaya, atau Balai Kota hanya berbekal air mineral, sebungkus rokok, dan uang parkir. Jadilah mereka nongkrong di sana sambil menikmati lalu lalang kendaraan. Nyeni poll, Lur. Menyenangkan banget buat orang Sidoarjo.

Butuh yang bisa buat nugas? Ada juga, dong. Perpustakaan Bank Indonesia menjadi tempat andalan saya dan teman-teman untuk nugas. Di sana enak, AC-nya dingin, internetnya kenceng, banyak novel terbaru, dan gratis. Nah, alternatif lainnya kalau mau yang agak di tengah kota, kami biasa mampir ke Koridor Coworking Space di Jalan Tunjungan.

Syarat hidup nyaman di Surabaya

Beberapa kawan saya sepakat bahwa ada 2 hal yang harus dikompromikan agar bisa menikmati hidup di Surabaya, yakni betah panas dan nggak gampang baperan. Surabaya panas itu sudah jadi 2 kata yang nggak bisa dipisahkan. Lha gimana, musim hujan aja masih panas. Makanya, ungkapan seperti neraka bocor alus akan sering kalian dengar di sini.

Selain itu, perantau juga wajib punya mental nggak gampang baperan, terutama ketika mendengar celotehan orang Surabaya yang dikit-dikit misuh. Kalau bagi saya, yang asli Sidoarjo, hal kayak gini biasa dan nggak bikin tersinggung. Tapi, ternyata, bagi teman-teman saya nggak. Misuhnya orang Surabaya kadang masih melukai perasaan mereka.

Ya, meskipun pada akhirnya mereka ngerti kalau nggak semua misuh itu konotasinya jelek dan bermakna mengumpat. Tapi, percayalah kalau perlu pembiasaan diri untuk nggak tersinggung mendengar kata jancok langsung dari sumbernya.

Begitulah sedikit gambaran kehidupan di Surabaya menurut saya yang asli Sidoarjo dan teman-teman dari daerah lain. Ada baik, juga ada buruknya. Lagi pula, Surabaya memang nggak sempurna dan nggak akan pernah sempurna. Sebab, kesempurnaan hanya milik Tuhan Yang Maha Esa dan Jogja. Eh….

Penulis: Dito Yudhistira Iksandy

Baca Juga:

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Setelah Berkeliling Indonesia dan Tinggal di Kota-Kota Besarnya, Saya Bersyukur Pernah Tinggal di Surabaya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 15 Maret 2024 oleh

Tags: Alun-alun Surabayabiaya hidup di surabayaJalan Tunjungan Surabayajawa timurPerpustakaan Bank Indonesia SurabayaSidoarjoSurabayasurabaya panas
Dito Yudhistira Iksandy

Dito Yudhistira Iksandy

Alumnus Sosiologi Universitas Negeri Surabaya. Bekerja sebagai crew event organizer. Suka menonton anime dan drama korea.

ArtikelTerkait

madura

Drama Bahasa Jawa dan Madura di Keluarga Besar Saya

13 Agustus 2019
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Bahasa Jawa Surabaya yang Sulit Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia (Unsplash)

10 Bahasa Jawa Suroboyoan yang Paling Unik dan Sulit Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. Para Perantau di Surabaya Wajib Tahu!

12 Desember 2023
4 Strategi Bertahan Hidup di Bangkalan Madura supaya Tetap Waras dan Bahagia, Setidaknya Tidak Sampai Gila!

4 Strategi Bertahan Hidup di Bangkalan Madura supaya Tetap Waras dan Bahagia, Setidaknya Tidak Sampai Gila!

6 Juni 2025
Kereta Api Matarmaja, Kereta Ekonomi yang Bikin Penumpang Cenat-cenut Sepanjang Perjalanan

Kereta Api Matarmaja, Kereta Ekonomi yang Bikin Penumpang Cenat-cenut Sepanjang Perjalanan

9 Februari 2024
Hanya Karena Rumah Saya Dekat Pabrik Gudang Garam, Bukan Berarti Harga Gudang Garam Surya Jadi Lebih Murah, Lur! jawa timur

Gudang Garam Surya Akan Selalu Jadi Rokok Nomor 1 di Jawa Timur

12 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026
Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

7 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

2 Agustus 2026
Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang kalah sama Indomaret (Wikimedia Commons)

Kopdes mending jualan jasa aja ketimbang jualan barang entar pasti kalah sama Indomaret

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.