Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Stasiun Nambo Bogor, Rock Bottom “SpongeBob SquarePants” di Dunia Nyata yang Dihindari Anker

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
14 Oktober 2023
A A
Stasiun Nambo Bogor, Rock Bottom "SpongeBob SquarePants" di Dunia Nyata yang Dihindari para Anker

Stasiun Nambo Bogor, Rock Bottom "SpongeBob SquarePants" di Dunia Nyata yang Dihindari para Anker (Cal1407 via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Stasiun sepi

Stasiun Nambo hanyalah salah satu contoh stasiun kelas III/kecil yang ada di Indonesia. Mengutip dari laman KAI, Stasiun Nambo pertama kali diresmikan tahun 1990-an, jadi masih tergolong baru. Fungsi awalnya adalah melayani kereta pengangkut semen dan kereta penumpang tujuan Stasiun Manggarai. Namun, saat ini Stasiun Nambo hanya melayani kereta pengangkut barang (utamanya semen) dan KRL Jakarta Kota-Nambo. Wajar saja sih, mengingat nggak jauh dari sana terdapat pabrik semen milik PT Indocement Tunggal Perkasa yang memproduksi Semen Tiga Roda.

Bisa dibilang KRL Jakarta Kota-Nambo adalah satu-satunya kereta penumpang yang berhenti di Stasiun Nambo. Maka wajar saja jika stasiun yang ini tergolong sepi sekali. Lha, wong penumpangnya aja nggak banyak.

Memasuki jalur sempalan Nambo, suasana lingkungan sekitar di sepanjang perjalanan jelas berbeda dengan jalur utama Jakarta Kota-Bogor yang semarak. Suasana sepi selepas keluar dari Stasiun Nambo mengingatkan kita pada kondisi senyapnya Rock Bottom yang terkesan seperti dunia lain.

Waktu tunggu kereta sangat lama

Mengingat hanya ada satu kereta yang berhenti di Stasiun Nambo, jadwal keretanya pun juga minim. Hanya tersedia 12 jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta di stasiun ini!

UPDATE PERUBAHAN
JADWAL KRL COMMUTERLINE
LINTAS JALUR NAMBO

Grafik Perjalanan Kereta (GAPEKA) berlaku 1 Juni 2023

Pantau update melalui Aplikasi C-Access/KRL Access ya 😉

Untuk jadwal lengkap lintas jalur nambo silahkan bisa diunduh melalui
link >>> https://t.co/yiY6BC4iPe pic.twitter.com/puSkjA88CS

— Jalur Nambo | #JN (@JalurNambo) June 2, 2023

Tentu saja jumlah ini sangat sedikit jika dibandingkan stasiun lain. Imbasnya waktu tunggu kereta jadi sangat lama, antara 50-110 menit. Ya hampir 2 jam lah. Padahal di stasiun lain, KRL adalah kereta yang jadwalnya paling rapat. Dalam waktu kurang dari 10 menit saja sudah ada KRL baru yang berangkat sehingga penumpang nggak perlu terlalu khawatir akan terlambat.

Namun lain cerita dengan penumpang KRL Nambo. Telat sedikit saja bisa fatal akibatnya, jelas akan terlambat kalau harus nungguin kereta selanjutnya. Maka dari itu para pejuang KRL Nambo adalah orang yang patut diapresiasi karena ketepatan waktu dan kesabarannya. Orang-orang ini pasti punya kemampuan super dalam manajemen waktu lantaran terbiasa ngos-ngosan mengejar KRL Nambo yang langka itu.

Bikin penumpang KRL takut salah naik kereta dan nyasar ke Stasiun Nambo

Kelangkaan jadwal keberangkatan ini juga bikin penumpang lain dari KRL Bogor waswas, lho. Pasalnya kalau mereka salah naik kereta dan nyasar ke Stasiun Nambo, mereka harus menunggu nyaris 2 jam lagi buat kembali ke jalan yang benar. Sama seperti nasib SpongeBob yang nyasar ke Rock Bottom dan diprank bus berkali-kali.

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Kota Bogor Tak Cocok buat Orang Surabaya Liburan, Surabaya Jauh Lebih Rapi ketimbang Bogor!

Bus yang transit di Rock Bottom sama langkanya dengan KRL yang transit di Stasiun Nambo. Sekalinya berhenti pun waktunya sangat singkat, nggak sumbut sama sekali dengan waktu tunggunya yang bikin lumutan. Alhasil SpongeBob selalu ketinggalan bus dan harus pulang dengan cara alternatif yang epic. Barangkali beginilah nasib orang-orang yang nyasar ke Nambo, berakhir sial seperti SpongeBob.

Itulah alasan mengapa Stasiun Nambo dijuluki Rock Bottom versi dunia nyata. Kalau dipikir-pikir memang mirip sih. Biar penumpang di stasiun ini nggak terus-menerus nelangsa seperti SpongeBob yang nyasar ke Rock Bottom, bisa kali jadwal KRL Nambo ditambahin.

Penulis: Erma Kumala Dewi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Merasakan Tua di Jalan: Naik KRL Transit Manggarai Harus Bayar Pakai Mental Health.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 18 Oktober 2023 oleh

Tags: bogorhighlightKRLpilihan redaksiSpongebob squarepantsstasiunstasiun keretaStasiun Nambo
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

5 Kasta Mainan yang Meresahkan di Indomaret dari yang Termahal hingga Termurah

5 Kasta Mainan yang Meresahkan di Indomaret dari yang Termahal hingga Termurah

23 Oktober 2022
5 Tempat Wisata Overrated di Kota Batu. Apanya yang Spesial, sih?

5 Tempat Wisata Overrated di Kota Batu. Apanya yang Spesial, sih?

9 Desember 2023
5 Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Underpass Kentungan Jogja Saat Banjir

5 Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Underpass Kentungan Jogja Saat Banjir

28 November 2024
Kalau Saya Jadi Kepala Daerah, Jelas Saya Akan Peduli dengan Klub Bola Lokal terminal mojok.co

Kalau Saya Jadi Kepala Daerah, Jelas Saya Akan Peduli dengan Klub Bola Lokal 

3 Oktober 2021
kante

Hidup Seperti Kante, Bukan Larry

20 September 2019
Serangan Rusia ke Ukraina: Mungkinkah Perang Dunia III Terjadi?

Serangan Rusia ke Ukraina: Mungkinkah Perang Dunia III Terjadi?

25 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.