Skintific Truffle Biome, Moisturizer Unik yang Bentuknya Mirip Kacang Sukro

Skintific Truffle Biome, Moisturizer yang Bentuknya Mirip Kacang Sukro

Skintific Truffle Biome, Moisturizer yang Bentuknya Mirip Kacang Sukro (Instagram Skintific Indonesia)

Pengguna skincare pasti sudah tidak asing lagi dengan produk moisturizer atau pelembap. Malah moisturizer merupakan salah satu produk skincare yang wajib ada dan dipakai karena termasuk dalam basic skincare routine. Maka tidak heran kalau semua brand skincare memproduksi pelembap dalam rangkaian varian produk mereka. Meskipun kandungan yang ada bisa berbeda antara satu produk dengan yang lainnya, fungsi utamanya tetap sama, yaitu untuk mencegah kulit dehidrasi.

Kalau selama ini kita mengenal pelembap berbentuk krim atau gel yang dikemas dalam wadah tube maupun jar, gebrakan anyar belakangan ini dilakukan oleh brand Skintific. Brand asal Kanada tersebut mengeluarkan produk pelembap berupa bola-bola kecil berwarna putih yang merupakan perpaduan krim berbalut gel kemudian dikemas dalam jar bening.

Nama yang diberikan untuk pelembap yang baru saja masuk ke pasar Indonesia tersebut adalah Skintific Truffle Biome Skin Reborn Cream Gel Moisturizer. Sekilas, penampilan gemas pelembap tersebut mengingatkan kita pada makanan kacang sukro yang juga berbentuk bulat dan putih.

Di balik itu semua, tentu saja merek sebesar Skintific tidak hanya bermain inovasi dari tampilan unik yang bakal mudah ditiru oleh kompetitornya. Bentuk nyeleneh dari pelembap tersebut hanya sebagai gerbang awal guna meningkatkan awareness dan mengenalkan keunggulan produk Skintific Truffle Biome yang sebenarnya.

White truffle dipilih jadi kandungan utama moisturizer ini

Sekali lagi, keunggulan yang hanya berdasar pada keunikan rupa tidak dapat memastikan kelanggengan eksistensi produk dalam persaingan pasar yang dinamis, termasuk preferensi konsumen yang mudah berubah. Menyadari hal itu, Skintific memasukkan kandungan yang terhitung belum pernah digunakan oleh merek lain dalam industri yang sama. Ekstrak white truffle menjadi pentolan ingredients pada produk pelembap ala bubble ini. Konon, white truffle merupakan jamur mahal yang harga sekilonya mencapai hampir 60 juta rupiah. Fantastis, bukan?

White truffle dipilih sebagai kandungan utama karena di dalamnya kaya akan asam lemak yang berfungsi mempertahankan kesehatan skin barrier, peptide yang dikenal sebagai anti-aging, serta vitamin C yang bermanfaat melindungi kulit dari bahaya buruk radikal bebas. Di samping itu, Skintific Truffle Biome turut serta menyertakan ceramide dan probiotic complex yang bermanfaat untuk menghidrasi kulit. Berdasarkan uraian kandungan di atas, boleh dikatakan bahwa produk tersebut bisa dipakai oleh berbagai jenis kulit, terlebih pemilik kulit kering, tanpa batasan usia serta dapat diaplikasikan pada siang maupun malam hari.

Bicara soal cara memakai moisturizer ini memang agak berbeda dari kebanyakan produk serupa lainnya. Pertama, tentu saja pastikan tangan bersih terlebih dahulu sebab nantinya bulatan moisturizer tersebut akan dilumat dan diaduk di telapak tangan sebelum diaplikasikan ke kulit wajah. Hal tersebut bertujuan agar krim yang dibalut dalam gel bola dapat tercampur merata dengan bantuan hangat alami dari telapak tangan.

Untuk pemakaian pagi hari, cukup gunakan sebutir saja. Alasannya, pada pagi hari, orang biasanya masih mengenakan sunscreen dan kosmetik. Sedangkan, tekstur Skintific Truffle Biome cukup padat sehingga kalau terlalu banyak menggunakan skincare yang mengandung minyak akan membuat wajah tampak oily dan riasan mudah luntur.

Sementara itu, untuk pemakaian malam hari direkomendasikan menggunakan dua butir guna mengembalikan kelembapan kulit muka. Khususnya bagi orang-orang yang tidur dalam kamar berpendingin udara di mana kondisi ini rentan membuat kulit kering.

Packaging Skintific Truffle Biome patut diacungi jempol

Cuma itu aja kelebihannya? Eits, tunggu dulu. Dari segi packaging, Skintific Truffle Biome ini juga perlu diacungi jempol. Bukan hanya kemasan kardusnya yang mencerminkan kemewahan produk ini, faktor safety dan hygiene juga diperhatikan betul oleh Skintific.

Pertama, jar tempat bulatan pelembap ditanam dalam sebentuk gabus yang kokoh. Hal tersebut dimaksudkan agar bentuk pelembap tetap aman dan konsisten dalam rupa bola meskipun terkena guncangan.

Kedua, produk tersebut dilengkapi dengan spatula berwarna perak yang terkesan mahal. Spatula ini ditujukan untuk membantu mengambil bulatan pelembap agar tetap higienis sehingga khasiat produk tetap terlindungi dari kuman dan bakteri. Sebagai saran, ketika membuka produk, gabus pelindung tersebut jangan dibuang karena permukaannya sudah didesain lubang kecil untuk menancapkan spatula.

Kekurangan dari produk ini adalah kurang travel friendly. Memang benar bahwa isi produk dapat dipindahkan ke dalam wadah lain yang lebih kecil dan ringkas. Namun demikian, tidak ada garansi jika bentuknya akan tetap sama. Pun, kebersihannya juga dipertanyakan bila memindahkan produk sembarangan.

Solusinya, konsumen dapat membeli pelembap Skintific ini dalam kemasan yang lebih kecil saat hendak dibawa bepergian. Skintific Truffle Biome yang berisi bersih 30 gram dijual seharga 149 ribu rupiah. Sedangkan kemasan yang lebih besar, yakni 50 ml, dipasarkan dengan harga 227 ribu rupiah. Kalian bisa membelinya di sini.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Produk Skincare yang Dulu Ngetren tapi Kini Kehilangan Popularitas.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Exit mobile version