Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

Scarcity Effect: Teknik Jualan Paling Nggateli yang Manfaatkan Rasa Takut dan Ketergesaan Pelanggan

Firdaus Al Faqi oleh Firdaus Al Faqi
20 Juni 2021
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Saat diberi deadline untuk menyelesaikan tugas, kira-kira kalian bakal mengerjakan jauh sebelum deadline atau kalau udah mepet waktunya? Saat skripsi, kapan kalian mengerjakannya dengan penuh semangat? Saat awal pengerjaan atau ketika udah mentok di semester terakhir menjelang DO?

Saya rasa, jawaban yang akan muncul untuk pertanyaan pertama adalah saat deadline tugas sudah dekat dan jawaban atas pertanyaan kedua ialah ketika udah mentok di semester terakhir menjelang DO. Ini bisa terjadi karena waktu awal pengerjaan tugas ataupun skripsi, kita merasa ada opsi untuk mengulur waktu lantaran panjangnya waktu yang diberikan. Namun, ketika sudah mepet dan merasa sudah diujung tanduk dan udah nggak ada waktu lagi, barulah kita akan mengerjakannya dengan sangat semangat dan optimal.

ADVERTISEMENT

Intinya, adalah keterbatasan waktu yang punya pengaruh besar terhadap pengambilan keputusan.

Dalam pemasaran, ada satu strategi yang saya pelajari dan konon, dari dulu masih jadi strategi jitu sampai saat ini. Namanya adalah scarcity effect. Secara sederhana, teknik scarcity effect tersebut memanfaatkan keterbatasan jumlah dan waktu. Teknik atau strategi ini sungguh efektif untuk bikin para pelanggan rela merogoh kocek secara impulsif dan hampir dalam fase nggak sadar.

Contoh sederhana sebagai bahan untuk dipelajari adalah pernyataan dari pihak Tokopedia yang bikin promo puncak Ramadan pada 2018 lalu. Mereka mengaku, penjualannya dalam satu bulan setara dengan hasil penjualan lima tahun. Bayangkan, keuntungan dalam lima tahun bisa “diambil” hanya dalam waktu satu bulan. Caranya gimana? Promo flash sale!

Dalam penggunaan flash sale tersebut, ada satu yang bikin para pelanggan gercep. Yakni keterbatasan jumlah produk dan juga waktu yang diberikan sebagai jangka pembelian. Hal yang dipengaruhi dari keterbatasan tersebut adalah rasa takut nggak kebagian, rasa takut kehilangan kesempatan untuk bisa mendapatkan produk tertentu.

Kenapa bisa rasa takut? Rasa takut itu satu anugerah yang diberikan Tuhan untuk bertahan hidup. Saat rasa takut muncul, tindakan-tindakan impulsif biasanya langsung muncul sebagai mekanisme untuk bertahan hidup. Contoh sederhana, saat lihat hantu atau sesuatu yang mengerikan lainnya, kalau nggak kabur ya langsung lemparin hantu tersebut. Ini adalah tindakan wajar yang muncul dari kemungkinan dideketin sama hantu atau juga kemungkinan kesurupan.

Dan mekanisme canggih yang langsung Tuhan berikan pada tiap manusia ini, secara nggateli dimanfaatkan untuk menjual produk lebih laris oleh para penjual.

Baca Juga:

Penipuan Pembayaran Melalui QRIS Semakin Banyak, Kenali Modus dan Pencegahannya

3 Risiko yang Akan Ditanggung Pedagang Judes

Kamu pernah dapat tawaran yang bunyinya begini, “Buruan, stok terbatas!” atau “Ayo segera dibeli, minggu depan harga naik!” dan pokoknya bebunyian yang sejenis? Kalau denger yang begituan, harap jangan terpengaruh. Bisa saja itu hanya pancingan agar kita mau bergerak membelinya.

Dengan penawaran yang begitu, kita jadi cenderung berpikir bahwa dengan langkanya produk tersebut, kita jadi mengasosisikannya dengan sesuatu yang positif, mewah, eksklusif, dan merasa bahwa hal tersebut diperebutkan oleh banyak orang sehingga kita terpengaruh untuk dapat memilikinya. Ini dipengaruhi dengan rasa takut nggak kebagian, padahal itu produk biasa aja dan kadang juga masih banyak stoknya.

Dengan ditawari hal yang dianggap langka tersebut dalam nada dan nuansa yang agak buru-buru, kita secara otomatis bakal tergesa-gesa untuk ngeluarin duit untuk barang tersebut. Di flash sale kan sering terjadi yang begitu. Barang-barang yang dijual biasanya ya nggak penting-penting banget buat dimilikin. Namun, gara-gara tulisan “Promo Flash Sale, Hanya Sampai Besok”. Ya kita yang nggak butuh-butuh banget sama barang tersebut akhirnya mau nggak mau harus membelinya. Dan itulah kekalahan kita sebagai konsumen.

Dengan kekalahan tersebut, maka jayalah para penjual dan akhirnya tinggal bikin seminar wirausaha lalu cerita tentang kisah suksesnya tersebut. Sebagai konsumen, sebagai musuh perang, saya nggak mau lagi tertarik dengan hal yang begituan. Akal-akalan aja itu biar cepat laris. Dengan diketahuinya teknik atau strategi jual yang beginian, sebagai konsumen, saya berharap agar makin banyak orang bisa berpikir lebih jernih saat membeli barang. Sebagai konsumen, kita nggak terpengaruh dengan ragam model dari scarcity effect tersebut~

BACA JUGA Memahami Strategi Decoy Effect agar Nggak ‘Tertipu’ untuk Beli Produk dengan Harga Paling Mahal dan tulisan Firdaus Al Faqi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Oktober 2021 oleh

Tags: Keuangan TerminalkonsumenpemasaranScarcity Effect
Firdaus Al Faqi

Firdaus Al Faqi

Sejak lahir belum pernah pacaran~

ArtikelTerkait

aspek perpajakan peraih medali olimpiade mojok

Aspek Perpajakan pada Hadiah yang Diterima Atlet Peraih Medali Olimpiade

5 Agustus 2021
Akui Saja Belanja di Minimarket Memang Menjengkelkan karena Harus Bertemu Karyawan yang Cuek dan Lelet

Akui Saja Belanja di Minimarket Memang Menjengkelkan karena Harus Bertemu Karyawan yang Cuek dan Lelet

24 November 2023
Perempuan yang Nggak Pakai Emas-emasan di Kampung Saya Sering Dianggap Hidupnya Susah dan Nggak Bahagia terminal mojok

Perempuan yang Nggak Pakai Emas-emasan di Kampung Saya Sering Dianggap Hidupnya Susah dan Nggak Bahagia

19 Juli 2021
gaji profesional professional fee mojok

3 Alasan Pekerja Profesional Harus Dibayar secara Layak

4 Agustus 2021
Jangan Samakan Standar Harga 'Mahal-Murah' untuk Semua Orang. Plis Deh. terminal mojok

Menyamakan Standar Harga ‘Mahal-Murah’ untuk Semua Orang Adalah Perbuatan Nggak Menyenangkan. Please Jangan Dilakukan!

27 Juli 2021
Pertashop Bangkrut Justru Bikin Repot: Laporan Langsung dari Pelanggan Bensin Pertamina

Pertashop Bangkrut Justru Bikin Repot: Laporan Langsung dari Pelanggan Bensin Pertamina

21 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 Agustus 2026
Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk pelajar Mojok.co

Menolak lupa bus jalur 15 Jogja yang punya trayek terpanjang dan berjasa untuk banyak pelajar 

8 Agustus 2026
Nakes vs pasien BPJS sama-sama korban sistem kesehatan (Unsplash)

Nakes vs pasien BPJS terjadi karena sistem kesehatan yang busuk

9 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.